Bertahun-tahun Dilanda Perang, 10 Juta Warga Yaman Terancam Kelaparan

Bangun Santoso

Rabu, 27 Februari 2019 | 14:15 WIB
Bertahun-tahun Dilanda Perang, 10 Juta Warga Yaman Terancam Kelaparan
Potret warga Yaman tengah mencari sisa makanan di pembuangan sampah di Aden, 30 Desember 2018. (REUTERS/Fawaz Salman)

Suara.com - Negara donor telah menjanjikan 2,6 miliar dolar AS untuk segera menyediakan dukungan yang diperlukan oleh jutaan warga Yaman yang menghadapi bencana yang disebut-sebut bisa menjadi tragedi kemanusiaan yang sangat besar.

Sebanyak 10 juta orang Yaman menghadapi ancaman kelaparan setelah hampir empat tahun negara mereka dilanda perang brutal, kata Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Selasa (26/2/2019).

Ketika berbicara di sisi konferensi janji negara donor di Jenewa, Guterres menyambut baik kebaikan negara anggota, yang menjanjikan 30 persen lebih banyak daripada selama konferensi tahun lalu untuk menaikkan dana penyelamat nyawa buat Yaman, demikian laporan jejaring PBB.

Pemimpin PBB tersebut juga mengumumkan bahwa Program Pangan Dunia (WFP) sudah bisa menjangkau apa yang dinamakan toko makanan Red Sea Mills di Kota Pelabuhan Al-Hudaydah, demikian laporan Kantor Berita Iran, IRNA.

Di kota itu, lebih dari 50.000 juta ton gandum --cukup untuk memberi makan 3,7 juta orang selama satu bulan-- telah terperangkap selama berbulan-bulan, akibat pertempuran antara pasukan koalisi --yang mendukung pemerintah-- dan gerilyawan Syiah Al-Houthi, yang menguasai pelabuhan dan kota tersebut.

Lembaga bantuan pangan darurat tersebut mengkonfirmasi keterangan itu, tapi belum mengumumkan apakah simpanannya layak dimakan, setelah berbulan-bulan lembaga bantuan tak memiliki akses ke makanan tersebut.

"Negara donor telah menjanjikan 30 persen lebih banyak daripada yang disampaikan tahun lalu untuk membantu menangani situasi kemanusiaan yang sangat parah di Yaman," kata Sekretaris Jenderal PBB itu.

"Dari dua miliar dolar AS yang disampaikan dalam konferensi janji pada 2018, jadi 2,6 miliar dolar dalam konferensi janji 2019." Hampir empat tahun sejak pertempuran meningkat di Yaman, warga sipil terus menjadi pihak yang paling menderita.

"Puluhan ribu orang telah tewas atau cedera sejak konflik meningkat, banyak di antara mereka warga sipil," kata Guterres.

baca juga

"Banyak orang lagi telah menemui ajal akibat penyakit yang sebenarnya bisa dicegah, kondisi itu diperparah oleh gizi buruk."

Ia menyatakan sebanyak 20 juta orang tak bisa memberi makan diri mereka atau keluarga mereka secara layak.

Menurut dia, hampir 10 juta orang cuma satu langkah lagi dari kelaparan. Saat menyoroti dampak konflik tersebut pada orang yang paling muda, Guterres menyatakan, anak-anak tidak memulai perang di Yaman, tapi mereka membayar harga yang paling mahal.

Sebanyak 360.000 anak disebut menderita gizi buruk sangat akut. Mereka meregang nyawa setiap hari. Satu laporan yang bisa dipercaya menyatakan jumlah anak yang berusia di bawah lima tahun yang telah meninggal akibat kelaparan mencapai lebih dari 80.000.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Uni Emirat Arab Dituding Pasok Senjata Untuk Gerilyawan Yaman

Uni Emirat Arab Dituding Pasok Senjata Untuk Gerilyawan Yaman

News | Rabu, 06 Februari 2019 | 11:46 WIB

Paus Kunjungi Uni Emirat Arab, Kecam Perang Yaman

Paus Kunjungi Uni Emirat Arab, Kecam Perang Yaman

News | Senin, 04 Februari 2019 | 05:26 WIB

Cegah Polio di Yaman, WHO dan UNICEF Lakukan Vaksinasi Massal

Cegah Polio di Yaman, WHO dan UNICEF Lakukan Vaksinasi Massal

Health | Jum'at, 30 November 2018 | 20:15 WIB

Kekurangan Gizi, 85.000 Anak Tewas di Yaman

Kekurangan Gizi, 85.000 Anak Tewas di Yaman

Bisnis | Sabtu, 24 November 2018 | 17:15 WIB

Malnutrisi, 85 Ribu Anak di Yaman Meninggal karena Gizi Buruk

Malnutrisi, 85 Ribu Anak di Yaman Meninggal karena Gizi Buruk

Health | Rabu, 21 November 2018 | 11:56 WIB

Terkini

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB