Menkeu: Tingkatkan Ekspor Tak Segampang Balikkan Tangan

Dwi Bowo Raharjo | Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 27 Februari 2019 | 21:45 WIB
Menkeu: Tingkatkan Ekspor Tak Segampang Balikkan Tangan
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Gedung Dhanapala Kemenkeu, Senin (10/12/2018). (Suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah Indonesia terus melakukan upaya untuk meningkatkan ekspor. Namun hal itu dinilai Sri Mulyani tidak gampang seperti yang dikatakan.

Sri Mulyani menerangkan, untuk meningkatkan ekspor perlu kebijakan terstruktur mulai dari komoditas hingga negara tujuan.

"Kalau besok pengen ekspor naik sekarang pertumbuhannnya dibawah 7 persen dan saya pengen tahun depan bisa naik 15 persen, itu enggak seperti membalikkan tangan begitu saja," katanya di Kantor Pusat Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), Kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (27/2/2019).

"Kalau kita identifikasi berdasarkan komoditas yang terbesar dan kemudian bicara destinasi marketnya terlihat sekali bahwa dinamika ini memiliki kebutuhan mengelolanya policynya itu dari ujung ke ujung," tambah dia.

Mantan Direktur Pelaksaana Bank Dunia ini menuturkan, saat ini pemerintah telah bekerja sama dengan Jaringan Perguruan Tinggi (UNIED) untuk upaya meningkatkan ekspor. Nantinya, sambung Sri Mulyani, pemerintah dan UNIED bakal merumuskan komoditas dan negara tujuan ekspor Indonesia.

"Jadi kita senang dunia akademik, terutama dari UNIED menjdi partner kita dalam bagaimana memahami melihat secara detail persoalan ekspor di Indonesia. Ini adalah persoalan yang terlihat baik dari sisi penjelasan supply chain, bahwa masalah ekspor sangat detail dan pelik," tutur dia.

Sri Mulyani menerangkan, pihaknya melalui LPEI telah mengeluarkan wadah (platform) informasi online data ekspor. Dengan platform ini, masyarakat dan eksportir bisa mengetahui data ekspor secara online dari Indonesia ke negara lain.

"National export dashboard yang akan kita gunakan sebagai alat untuk tidak hanya memonitor, tapi juga untuk menciptakan framework di dalam kebijakan yang kemudian bisa semakun dikoordinasikan, diintegrasikan, dan ditingkatkan dalam mendukung ekspor Indonesia," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Mekanisme Pembayaran THR PNS, Ini Penjelasan Sri Mulyani

Soal Mekanisme Pembayaran THR PNS, Ini Penjelasan Sri Mulyani

Bisnis | Selasa, 26 Februari 2019 | 15:39 WIB

Bukan April, Menkeu Tegaskan THR PNS Akan Diberikan Jelang Hari Raya

Bukan April, Menkeu Tegaskan THR PNS Akan Diberikan Jelang Hari Raya

Bisnis | Senin, 25 Februari 2019 | 16:41 WIB

Sri Mulyani Ditertawakan saat Bicara Unicorn: Kayaknya Baru Nonton Sesuatu

Sri Mulyani Ditertawakan saat Bicara Unicorn: Kayaknya Baru Nonton Sesuatu

Bisnis | Selasa, 19 Februari 2019 | 21:02 WIB

Ini "Jurus Baru" Jokowi Guna Meningkatkan Ekspor Mobil Jadi

Ini "Jurus Baru" Jokowi Guna Meningkatkan Ekspor Mobil Jadi

Bisnis | Selasa, 12 Februari 2019 | 22:07 WIB

Terkini

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:13 WIB

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:38 WIB

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:34 WIB

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:26 WIB

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:24 WIB

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:09 WIB

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:04 WIB

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB