Array

Kekuatan Dunia Minta India dan Pakistan Tahan Diri

Bangun Santoso Suara.Com
Kamis, 28 Februari 2019 | 15:03 WIB
Kekuatan Dunia Minta India dan Pakistan Tahan Diri
Polisi paramiliter India berjaga di wilayah Kashmir yang diduduki negara itu. (Foto: AFP)
Polisi paramiliter India berjaga di wilayah Kashmir. (Foto: AFP)
Polisi paramiliter India berjaga di wilayah Kashmir. (Foto: AFP)

Konflik Jelang Pemilu India

Konflik terjadi pada saat yang kritis bagi Perdana Menteri India Narendra Modi, yang akan menghadapi pemilihan umum dalam beberapa bulan.

Pada Rabu malam, B.S Yeddyurappa, pemimpin partai Bharatiya Janata yang mengusung Modi di negara bagian selatan Karnataka mengatakan, serangan India ke Pakistan akan membantu partai tersebut untuk memenangkan kembali kekuasaan di negara tersebut, suatu komentar pertama dari partai yang berkuasa.

"Ini membawa gelombang pro-Modi di seluruh negeri," katanya kepada wartawan.

Sementara itu, Gedung Putih mendesak kedua belah pihak untuk mengambil langkah secepatnya untuk meredakan ketegangan.

Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo dalam pernyataan mengatakan, telah berbicara secara terpisah dengan menteri luar negeri Pakistan dan India dan mendesak mereka untuk "mengutamakan komunikasi secara langsung dan menghindari aktivitas militer secara langsung.

" Duta Besar Pakistan untuk AS, Asad Majeed Khan mengatakan, Islamabad ingin mengetahui apakah pemerintahan Trump akan memainkan peran yang lebih aktif dalam mengatasi krisis.

Pada saat yang sama, dia mengatakan, sikap AS yang kurang mengecam, serangan India ke Pakistan "ditafsirkan dan dipahami sebagai dorongan pada kedudukan India dan membuat mereka lebih memberanikan diri.

Sementara China, Uni Eropa dan negara-negara lain juga meminta pengendalian. Menteri Luar Negeri Jepang mengatakan pada Kamis, negaranya prihatin atas "situasi yang mundur ini".

Baca Juga: Cerita Prabowo Lari Ketakutan Saat Dipanggil Ibunya, Hingga Diledek Ajudan

Diplomat tertinggi China, Wang Yi berbicara melalui telepn dengan Menlu Pakistan Shah Mahmood Qureshi dan menyampaikan "keprihatinan yang mendalam", kata Kementerian Luar Negeri China, Kamis.

AS, Inggris, Prancis mengusulkan pada PBB untuk mendaftarhitamkan Ashar Masood, pimpinan Jaish-el-Mohammad, kelompok yang mengaku bertanggungjawab atas serangan 14 Februari. China agaknya akan bertindak menentang langkah tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI