Prabowo: Ledakan Penduduk Bisa Bebankan Rumah Sakit

Kamis, 28 Februari 2019 | 17:45 WIB
Prabowo: Ledakan Penduduk Bisa Bebankan Rumah Sakit
Prabowo Subianto (Suara.com/Dri Handayani)

Suara.com - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menilai saat ini tidak ada yang peduli dengan potensi ledakan penduduk yang terjadi di Indonesia. Padahal, menurutnya ledakan penduduk tersebut menjadi masalah serius yang memiliki dampak kepada sektor pelayanan kesehatan.

Prabowo memaparkan kalau ada pertambahan penduduk sebesar 3 persen di Indonesia per tahunnya berarti ada pertambahan sebanyak tiga juta penduduk di Indonesia. Jika hal tersebut tidak diperhatikan pemerintah, maka bakal muncul masalah baru yang menghantui pelayanan kesehatan baik untuk rumah sakit, maupun dokter dan perawat.

"Kalau ada tambahan tiga juta manusia Indonesia baru setiap tahun ini beban untuk rumah sakit kita, ini beban untuk komunitas kesehatan kita, ini beban untuk negara," kata Prabowo dalam pidatonya di acara dialog silahturahmi pasangan calon presiden dan wakil presiden bersama komunitas kesehatan di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Prabowo juga menyinggung soal perubahan iklim di dunia bukan hanya dirasakan pengaruhnya di mancanegara tetapi di tanah air. Mengutip prediksi dari Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menyebut adanya kenaikan permukaan air laut hingga 25 cm per tahun menurut Prabowo berpengaruh juga di Indonesia.

"Kalau jadi air permukaan air laut seluruh bumi naik dan kita lihat di situ yang merah-merah itu menyangkut Indonesia di situ pantai utara Jawa, pantai-pantai Sumatera, pantai Papua, pantai Kalimantan banyak terkena," katanya.

"Permukaan air laut diperkirakan Jakarta bisa tenggelam sampai dengan Bundaran HI kalau naiknya lebih dari itu. Dalam 20 atau 40 tahun pantai utara Jawa akan terpengaruh," pungkasnya.

Prabowo sangat menyadari kalau banyak pihak yang tidak menyukainya lantaran terus membicarakan persoalan bangsa yang tidak pernah dibahas oleh pemerintah. Namun, dirinya meyakini kalau masalah seperti itu sudah sepatutnya menjadi pembahasan penting untuk mendapatkan solusi.

"Persoalan bangsa Indonesia adalah masalah karena banyak orang tidak suka dengan saya, karena saya bicarakan ini tapi ini harus dibicarakan oleh semua kalangan," pungkasnya.

Baca Juga: Mengenal Imunoterapi, Senjata Harapan Baru Bagi Penderita Kanker Paru

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI