Islamabad Bebaskan Tawanan Pilot, Konflik India - Pakistan Tampak Meredup

Bangun Santoso

Minggu, 03 Maret 2019 | 08:27 WIB
Islamabad Bebaskan Tawanan Pilot, Konflik India - Pakistan Tampak Meredup
Polisi paramiliter India berjaga di wilayah Kashmir. (Foto: AFP)

Suara.com - Api permusuhan antara India dengan Pakistan tampak mulai meredup setelah Islamabad menyerahkan seorang pilot India pada Sabtu (2/3/2019). Namun ketegangan terus mendidih di tengah-tengah usaha global mencegah perang antara dua negara pemilik senjata nuklir itu.

Komandan Abhinandan Varthaman, yang menjadi wajah dan simbol dari bentrok terbesar antara India dan Pakistan selama bertahun-tahun, berjalan melintasi perbatasan sebelum pukul 21.00 waktu setempat pada Jumat dalam acara penyerahan pilot tersebut yang ditayangkan langsung oleh televisi.

Sementara itu gempuran melintasi Garis Kendali (LoC) yang bertindak sebagai perbatasan de facto di kawasan Kashmir yang diperselisihkan, terus berlanjut pada Sabtu.

Militer pakistan mengatakan pada Sabtu angkatan udara dan angkatan lautnya "terus siaga dan waspada", sementara dua tentaranya gugur setelah baku tembak dengan tentara India di sepanjang LoC.

Militer India menyatakan pada Sabtu bahwa Pakistan melancarkan serangan mortir melintasi LoC.

Pakistan menyebut kembali Abhinandan sebagai "tanda kemauan baik yang bertujuan menurunkan ketegangan dengan India" setelah selama beberapa waktu situasi tak kondusif yang mengancam berubah menjadi perang karena kedua negara menggunakan jet-jet temur untuk mengebom misi-misi pekan ini.

Kekuatan-kekuatan dunia termasuk China dan Amerika Serikat, telah mendesak kedua pihak untuk menahan diri mencegah konflik lain antara kedua negara tetangga tersebut yang telah berperang tiga kali sejak kemerdekaan dari Inggris tahun 1947. Ketegangan-ketegangan meningkat setelah peengeboman bunuh diri pada 14 Februari yang membunuh sedikitnya 40 polisi paramiliter India di Kashmir yang dikuasai India.

India menuduh Pakistan melindungi kelompok Jaish-e-Mohammad di balik serangan tersebut, yang Islamabad bantah, dan Perdana Menteri Narendra Modi berjanji akan mengambil tanggapan kuat.

Pesawat-pesawat tempur India melancarkan serangan pada Selasa di dalam wilayah Pakistan atas apa yang New Delhi katakan kamp-kamp militan. Islamanbad membantah kamp-kamp seperti ada di sana, seperti juga kata para penduduk desa setempat di kawasan itu, tetapi Pakistan membalas pada Rabu dengan misi udaranya, yang mengarah kepada klaim oleh masing-masing pihak bahwa mereka menjatuhkan jet-jet tempur. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ayu Tewas Dibakar Suami dan Ibu Mertua Gara-gara Lahirkan Bayi Perempuan

Ayu Tewas Dibakar Suami dan Ibu Mertua Gara-gara Lahirkan Bayi Perempuan

News | Minggu, 03 Maret 2019 | 07:30 WIB

Ini Lho Waktu Terbaik Menikmati Pesona Air Terjun Jog Falls

Ini Lho Waktu Terbaik Menikmati Pesona Air Terjun Jog Falls

Lifestyle | Jum'at, 01 Maret 2019 | 20:49 WIB

Bus Daimler Mencetak Sukses di Brasil dan India

Bus Daimler Mencetak Sukses di Brasil dan India

Otomotif | Jum'at, 01 Maret 2019 | 20:00 WIB

Rusia Tawarkan Mediasi Konflik India - Pakistan

Rusia Tawarkan Mediasi Konflik India - Pakistan

News | Jum'at, 01 Maret 2019 | 14:42 WIB

Pakistan Tutup Wilayah Udara, Ribuan Penumpang Thai Airways Terlantar

Pakistan Tutup Wilayah Udara, Ribuan Penumpang Thai Airways Terlantar

News | Jum'at, 01 Maret 2019 | 08:52 WIB

Terkini

Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus

Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:13 WIB

Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai

Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:00 WIB

Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur

Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:05 WIB

Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam

Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:04 WIB

Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus

Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 00:03 WIB

Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar

Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 23:06 WIB

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:36 WIB

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:22 WIB

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

×