Menpora Terima 25 ASN dan CPNS di Kementeriannya

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari
Menpora Terima 25 ASN dan CPNS di Kementeriannya
Menpora, Imam Nahrawi didampingi Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto menerima 52 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenpora Tahun 2017 dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018, di Ruang Rapat Lantai 3, Graha Pemuda, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (4/3.2019). Kepada para pegawai dan calon pegawai baru tersebut, Menpora mengajak untuk secepatnya beradaptasi dengan lingkungan kerja Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang begitu dinamis. (Dok: Menpora).

Kecepatan dalam berpikir dan ketepatan dalam bertindak adalah obsesi pegawai.

Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi menerima 52 Aparatur Sipil Negara (ASN) Menpora 2017 dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 di kementeriannya, di Ruang Rapat Lantai 3, Graha Pemuda, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (4/3/2019). Kepada para pegawai dan calon pegawai baru tersebut, Menpora mengajak ASN dan CPNS secepatnya beradaptasi dengan lingkungan kerja Kementerian Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang dinamis.

Menpora mengucapkan selamat atas bergabungnya SDM baru, yang akan memperkuat kerja dan terus meningkatkan kinerja kementerian dalam tanggung jawabnya terhadap urusan kepemudaan dan keolahragaan nasional. Sebagai langkah awal, kecepatan dalam beradaptasi mengikuti ritme pekerjaan perlu dipersiapkan dengan matang oleh seluruh personel yang telah menerima SK sebagai PNS maupun CPNS.

"Selamat datang kepada ASN 2017 yang baru saja dilantik dan CPNS 2018. Segera beradaptasi dengan lingkungan, tetap bekerja dengan semangat dan tidak terpengaruh dengan hal negatif disekitar," katanya.

Selain adaptasi, Menpora menekankan perlunya disiplin, kerja sama, koordinasi lintas sektor dan unit kerja, serta peka terhadap perubahan zaman yang dikenal era milenial. Kecepatan dalam berpikir dan ketepatan dalam bertindak adalah obsesi seluruh pegawai.

"Tantangan bagi kita adalah bekerja cepat. Kita merupakan pelayan publik, apalagi publik kita adalah publik olahraga dan pemuda. Anak-anak milenial serba ingin tahu dengan cepat, sehingga sebuah keharusan ASN Menpora harus melek sosial media," ujar Imam.

Terakhir, yang perlu diperhatikan adalah bagaimana mengelolah data dan informasi untuk publikasi agar berbagai isu maupun hal-hal yang ditanyakan masyarakat, tidak menimbulkan presepsi-presepsi negatif dengan tetap mengedepankan transparansi yang membangun kepemudaan dan olahraga Tanah Air.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS