Identitas 3 Prajurit TNI yang Gugur Saat Baku Tembak di Nduga

Bangun Santoso
Identitas 3 Prajurit TNI yang Gugur Saat Baku Tembak di Nduga
Prajurit TNI bersiap menaiki helikopter menuju Nduga di Wamena, Papua, Rabu (5/12/2018). ANTARA FOTO/Iwan Adisaputra

Dalam baku tembak di Nduga itu, 10 anggota kelompok bersenjata dilaporkan tewas

Suara.com - Jenazah tiga anggota TNI yang menjadi korban saat baku tembak dengan kelompok bersenjata di Distik Mugi, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Jumat (8/3/2019) hari ini dievakuasi dari Timika ke Denpasar, Jakarta, dan Makassar.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kol Inf Muhamad Aidi mengatakan, proses evakuasi sudah dilakukan dengan menggunakan dua pesawat Garuda yang membawa dua jenazah, yaitu Serda Mirwariyadin asal NTB diturunkan di Denpasar, dan selanjutnya diterbangkan ke kampung halamannya di NTB.

Sedangkan jenazah Siswanto Bayu Aji dengan menggunakan pesawat yang sama dievakuasi ke Jakarta, dan selanjutnya ke Grobogan, Jawa Tengah.

Kemudian, jenazah Serda Yusdin akan diterbangkan menggunakan pesawat Sriwijaya ke Makassar, Sulawesi Selatan dan selanjutnya ke Palopo.

Ketiga anggota TNI yang tergabung dalam Satgas Nanggala itu gugur dalam kontak senjata dengan kelompok bersenjata di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga pada Kamis (7/3/2019) kemarin.

Selain menewaskan 3 prajurit TNI. Dalam kontak tembak dengan kelompok bersenjata pimpinan Egianus Kogoya itu, juga menyebabkan 10 anggota kelompok itu tewas. Lima pucuk senjata api yang mereka gunakan berhasil disita anggota TNI, kata Aidi.

Mantan Waasintel Kodam XVII/Cenderwasih itu mengaku belum mengetahui pasti jenis senjata api yang disita dari kelompok bersenjata itu.

Sedangkan jenazah anggota KKB yang tewas, jasadnya belum ditemukan karena diduga dibawa lari rekan-rekannya. (Antara)

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS