Gerombolan Barbar Sebar Hoaks soal Jokowi, TKN Kumpulkan 10 Daftarnya

Iwan Supriyatna, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 09 Maret 2019 | 05:49 WIB
Gerombolan Barbar Sebar Hoaks soal Jokowi, TKN Kumpulkan 10 Daftarnya
Diskusi berjudul Melawan Intoleransi, Radikalisme, Terorisme, di Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2019).(Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Selama menjadi pemimpin negara hingga maju kembali dalam panggung Pemilihan Presiden 2019, Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) seringkali diterpa isu-isu berita hoaks dengan tujuan mendiskreditkan namanya.

Menurut Direktur Kampanye Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf Amin, Benny Rhamdani, hal tersebut dilakukan oleh gerombolan barbar.

Benny mengatakan, bahwa pihaknya telah mengumpulkan daftar 10 hoaks yang menyudutkan Jokowi. Salah satu yang masuk ke dalam daftar tersebut ialah Jokowi merupakan keturunan PKI.

"Hari ini muncul yang saya katakan gerombolan terorganisir yang memiliki perilaku barbar karena overdosis kebencian, di lapangan saya menemukan data di tim kami misalnya, ada 10 isu yang menjadi trending topic yang seluruh isu itu Jokowi dikorbankan," kata Benny dalam diskusi berjudul Melawan Intoleransi, Radikalisme, Terorisme, di Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2019).

"Misalnya Jokowi dituduh PKI ada sebuah foto di mana Aidit pidato dalam sebuah mimbar yang di mimbar itu ada palu arit tahun 65 ada orang berdiri di depan podium yang salah satu mukanya itu diganti dengan muka Jokowi padahal di tahun 65 itu Jokowi baru berusia 4 tahun," sambungnya.

Kemudian Benny juga menemukan isu adanya 10 juta Tenaga Kerja Asing (TKA) yang berada di Indonesia masuk ke dalam daftar berita hoaks untuk menjatuhkan nama Jokowi. Isu Jokowi mengkriminalisasi ulama juga turut berada dalam daftar tersebut.

Benny menegaskan bahwa Jokowi bukan mengkriminalisasi ulama.

"Yang ada adalah ulama kriminal, jadi siapapun yang melakukan kriminal, tidak ada di republik yang menganut hukum sebagai panglima yang kemudian dia bisa terbebas dari hukum yang disepakati oleh masyarakat bangsa untuk menciptakan tertib hukum," pungkasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TKN: Hoaks Terhadap Jokowi Dilakukan Sistematis

TKN: Hoaks Terhadap Jokowi Dilakukan Sistematis

News | Sabtu, 09 Maret 2019 | 00:16 WIB

Kubu Jokowi Kritik Prabowo yang Lepas Baju Cuma Pakai Kutang saat Kampanye

Kubu Jokowi Kritik Prabowo yang Lepas Baju Cuma Pakai Kutang saat Kampanye

News | Jum'at, 08 Maret 2019 | 21:34 WIB

Menggemaskan! Ini Ekspresi Rafathar Saat Dikasih Sepeda Jokowi

Menggemaskan! Ini Ekspresi Rafathar Saat Dikasih Sepeda Jokowi

Entertainment | Jum'at, 08 Maret 2019 | 19:58 WIB

Terkini

Negara Agraris Tanpa Regenerasi Petani, Sampai Kapan?

Negara Agraris Tanpa Regenerasi Petani, Sampai Kapan?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Marc Ter Stegen Resmi Direkrut Ajax, Jordi Cruyff Bakal Buang Maarten Paes?

Marc Ter Stegen Resmi Direkrut Ajax, Jordi Cruyff Bakal Buang Maarten Paes?

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:59 WIB

Kasus Yusrizal Pasien BPJS: Ketika Empati Tak Bisa Ditawar dalam Profesi Dokter

Kasus Yusrizal Pasien BPJS: Ketika Empati Tak Bisa Ditawar dalam Profesi Dokter

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:56 WIB

Bromo Membara di Blok Bantengan: Jalur Jemplang-Senduro Ditutup

Bromo Membara di Blok Bantengan: Jalur Jemplang-Senduro Ditutup

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Greenpeace Bantah Bahlil, Sebut Raja Ampat Masih Terancam Ekspansi Tambang Nikel

Greenpeace Bantah Bahlil, Sebut Raja Ampat Masih Terancam Ekspansi Tambang Nikel

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:51 WIB

10 Mobil Bekas di Bawah 100 Juta untuk Keluarga, dari yang Irit hingga Jagoan Tanjakan

10 Mobil Bekas di Bawah 100 Juta untuk Keluarga, dari yang Irit hingga Jagoan Tanjakan

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Yang Mana Duluan, Bedak Tabur atau Bedak Padat? Ini Urutan Pemakaian yang Benar

Yang Mana Duluan, Bedak Tabur atau Bedak Padat? Ini Urutan Pemakaian yang Benar

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen

Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen

Riau | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:47 WIB

3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium

3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:42 WIB

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:37 WIB

×