Peradaban Majapahit Ditemukan, Proyek Tol Pandaan - Malang Sementara Setop

Reza Gunadha | Suara.com

Sabtu, 09 Maret 2019 | 16:31 WIB
Peradaban Majapahit Ditemukan, Proyek Tol Pandaan - Malang Sementara Setop
Lokasi temuan reruntuhan bangunan diduga peradaban Kerajaan Majapahit di Seksi 5 Proyek Tol Pandaan Malang, Sabtu (9/3). [Abdul Aziz]

Suara.com - Pengerjaan proyek pembangunan Jalan Tol Pandaan - Malang di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, sempat terpaksa berhenti sementara.

Pasalnya, pada lokasi proyek, ditemukan reruntuhan kuno diduga peninggalan Kerajaan Majapahit.

Saat alat berat pekerja proyek mengeruk tanah, ditemukan reruntuhan batu bata berukuran besar.

Bangunan berbahan batu bata ini diduga pondasi kompleks bangunan kuno era Majapahit. Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan, Jawa Timur langsung terjun ke lokasi untuk melakukan kajian, sepekan terakhir ini.

Setelah ditelusuri, situs yang terkubur di kedalaman sekitar setengah meter ini juga terdapat benda bersejarah atau biasa disebut artefak. Seperti kepingan koin berukiran aksara China, dan guci keramik.

Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan Andi Muhamad Said mengatakan, analisis sementara menunjukkan situs purbakala itu merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit antara tahun 1293 hingga 1500 Masehi.

"Kalau memperhatikan foto-foto, menunjukkan bahwa ukuran batanya menyerupai bata masa Majapahit dan terlihat ada struktur yang masih intak (belum rampung)," kata Said kepada Suara.com, Sabtu (9/3/2019), melalui pesan singkat.

Andi belum bisa memastikan apakah bakal melakukan upaya ekskavasi terhadap temuan situs tersebut. Sebab, timnya yang berada di lokasi belum memberikan laporan terbaru.

"Kami tunggu laporan lapangan dulu Mas, agar kita bisa bicara berdasar data yang faktual," urainya,

Direktur Utama PT Jasamarga Pandaan Malang, Agus Purnomo menjelaskan, pihaknya memutuskan untuk menghentikan sementara proyek konstruksi jalan tol tersebut.

Meskipun diperkirakan masih banyak situs lain yang ada di sepanjang Seksi 5 proyek Jalan Tol Pandaan - Malang, Agus mengakui baru satu tempat diketemukan.

"Tidak ada yang lain. Proyek kami hentikan sementara sampai ada laporan dari BPCB.”

Kontributor : Aziz Ramadani

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kondom Bergambar Jokowi - Maruf Amin Bikin Geger

Kondom Bergambar Jokowi - Maruf Amin Bikin Geger

News | Sabtu, 09 Maret 2019 | 15:41 WIB

Banjir di Jawa Timur Mulai Surut, Tapi Hujan Lebat Masih Mengancam

Banjir di Jawa Timur Mulai Surut, Tapi Hujan Lebat Masih Mengancam

News | Jum'at, 08 Maret 2019 | 15:57 WIB

Tepergok Curi Speaker Masjid, Maling Nekat Terjun ke Sungai

Tepergok Curi Speaker Masjid, Maling Nekat Terjun ke Sungai

News | Jum'at, 08 Maret 2019 | 15:30 WIB

Tol Ngawi-Kertosono Terendam Banjir, Pemerintah Diminta Audit Amdalnya

Tol Ngawi-Kertosono Terendam Banjir, Pemerintah Diminta Audit Amdalnya

Bisnis | Jum'at, 08 Maret 2019 | 14:37 WIB

Terkini

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22 WIB

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:16 WIB

Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:01 WIB

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:51 WIB

Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan

Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap

Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi

Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini

Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:38 WIB

Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius

Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:30 WIB

Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka

Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:22 WIB