Berburu Harta Karun Majapahit di Proyek Tol Malang, Ada Koin Emas dan Guci

Pebriansyah Ariefana

Senin, 11 Maret 2019 | 06:50 WIB
Berburu Harta Karun Majapahit di Proyek Tol Malang, Ada Koin Emas dan Guci
Harta karun Kerajaan Majapahit. (BeritaJatim)

Suara.com - Warga berburu harta karun situs peninggalan Kerajaan Majapahit di area kilometer 37 atau seksi lima proyek pembangunan jalan tol Malang - Pandaan, Desa Sekarpuro, Kabupaten Malang. Ternyata situs itu sudah ditemukan 6 bulan lalu.

Awalnya seorang pekerja proyek menemukan koin mata uang di area tersebut. Warga yang mengetahui informasi dan mulai melakukan pencarian harta karun peninggalan Kerajaan Majapahit. Muhammad Arifin, salah satu warga yang melakukan pencarian benda purbakala ini. Ia bahkan meninggalkan pekerjaan sebagai tukang meubel untuk berburu harta karun.

“Aku sampai rela tidak ngurusi kerjaan untuk mencari benda-benda antik ini. Informasi tersebut pertama ya dari pekerja proyek, akhirnya warga tahu mencari kesana termasuk saya,” kata Arifin, Minggu (10/3/2019).

Arifin mulai melakukan pencarian sejak 4 bulan lalu. Ia melakukan pencarian bersama temannya. Sebelumnya, ia telah berkonsultasi dengan paranormal, sebab ia pernah berswafoto di lokasi penemuan situs namun hasil fotonya mengeluarkan sinar.

“Pertama, saya foto terus hasilnya keluar cahaya di lokasi foto itu. Saya bawa foto tersebut ke orang pintar, katanya saya akan menemukan benda berharga di situ. Saya temukan potongan guci, keramik, puluhan keping koin mata uang dan emas. Katanya ini lencana pasukan Majapahit karena ada 8 penjuru mata angin,” papar Arifin.

Arifin mengatakan, emas yang diduga lencana pasukan Kerajaan Majapahit itu pernah ditawar oleh sebuah toko emas dengan harga Rp 3 juta. Tawaran kedua datang dari seorang kolektor, emas itu ditawar dengan harga Rp 4 juta.

“Pernah ditawar kolektor, yang emas itu dengan harga Rp 4 juta. Tapi tidak saya serahkan, jika Trowulan mau mengambil tidak apa-apa kalau ada ganti rugi yang diberikan ke saya,” ucap Arifin.

Arifin mengaku menemukan berbagai benda purbakala tidak hanya di satu lokasi. Ia menyisir hampir sebagian besar area situs. Paling banyak yang ditemukan adalah koin mata uang. Sebab hasil eskavasi atau pengerukan tanah mempermudah pencarian koin.

“Koin mata uang Cina itu tercecer di tanah kan bekas pengerukan menggunakan eskavator. Apalagi kalau hujan, kita tinggal menyisir sudah banyak terlihat koin,” kata Arifin.

baca juga

Sementara itu, arkeolog Universitas Negeri Malang, M Dwi Cahyono memperkirakan situs yang ditemukan berusia 400 hingga 900 tahun yang lalu. Situs ini diduga kuat merupakan pemukiman penduduk kerajaan Majapahit pada abad ke 10 hingga 15.

“Ini sebuah kota di zaman Majapahit. Dalam wilayah Nagari Kabalon yang dipimpin putri Hayam Wuruk, yakni Kusumawardani. Saat itu, Sekarpura menjadi bagian dari dusun yang melingkari Kota Madyapura,” ucap Dwi.

Dwi mengatakan pada zaman Majapahit konsep pembangunan kota menggunkan empat arah mata angin. Madyapura sebagai pusat kota, dikelilingi empat desa yakni, Ngadipuro, Sekarpuro, Lesanpuro dan satu desa yang saat ini belum diketemukan.

“Puro berasal dari pura artinya kota. Sedangkan hingga saat ini di dekat Sekarpuro, ada Madyopuro, Ngadipuro, dan Lesanpuro. Madyopuro sebagai pusatnya, dikelilingi empat pura, harusnya ada satu daerah lagi yang bernama puro, tapi belum ditemukan,” tandasnya.

Steril dari aktivitas

Badan Peninggalan Cagar Budaya (BPCB) Trowulan Jawa Timur telah memasang garis pembatas di area penemuan situs bangunan kerajaan Majapahit di kawasan proyek jalan tol Malang-Pandaan. Situs berupa batu bata itu, berada di Kilometer 37 atau seksi lima di Desa Sekarpuro, Kabupaten Malang. BPCB berharap untuk sementara proses pembangunan jalan tol dengan alat berat tak dilakukan di area situs karena dikhawatirkan merusak situs.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditemukan! Negeri Kabalan Tempat Tinggal Kaum Elite Era Keemasan Majapahit

Ditemukan! Negeri Kabalan Tempat Tinggal Kaum Elite Era Keemasan Majapahit

News | Sabtu, 09 Maret 2019 | 13:41 WIB

Lagi, Ditemukan di Gudang: Empat Mobil Klasik Langka Super Mahal !

Lagi, Ditemukan di Gudang: Empat Mobil Klasik Langka Super Mahal !

Otomotif | Rabu, 09 Januari 2019 | 15:00 WIB

Peneliti Yakin Harta Karun Napoleon Tersimpan di Tempat Ini

Peneliti Yakin Harta Karun Napoleon Tersimpan di Tempat Ini

Tekno | Selasa, 08 Januari 2019 | 20:05 WIB

Mulai Tersingkap: Kemungkinan Pemilik BMW Misterius di Bulgaria

Mulai Tersingkap: Kemungkinan Pemilik BMW Misterius di Bulgaria

Otomotif | Senin, 07 Januari 2019 | 11:01 WIB

Tumpukan Batu Bata Kuno Ungkap Pemukiman Zaman Majapahit di Mojokerto

Tumpukan Batu Bata Kuno Ungkap Pemukiman Zaman Majapahit di Mojokerto

News | Sabtu, 05 Januari 2019 | 12:08 WIB

Terkini

Nekat Beroperasi, Home Stay di Jepara Kembali Digerebek Warga, Tujuh Pasangan Diamankan

Nekat Beroperasi, Home Stay di Jepara Kembali Digerebek Warga, Tujuh Pasangan Diamankan

Jawa Tengah | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:08 WIB

Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron

Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:02 WIB

Harga Telur Anjlok, SPPG Wajib Serap Telur Rp26.500 per Kg untuk MBG

Harga Telur Anjlok, SPPG Wajib Serap Telur Rp26.500 per Kg untuk MBG

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Kebahagiaan itu Bukan Dikejar: Refleksi Menarik dari Buku Happiness Here!

Kebahagiaan itu Bukan Dikejar: Refleksi Menarik dari Buku Happiness Here!

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:00 WIB

17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik

17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Dugaan Penggelapan Rekrutmen BLUD RSUD Karanganyar, Polisi Telusuri Aliran Dana

Dugaan Penggelapan Rekrutmen BLUD RSUD Karanganyar, Polisi Telusuri Aliran Dana

Jawa Tengah | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:59 WIB

Apakah Smartwatch Bisa untuk WA? Ini 5 Merk yang Mendukung WhatsApp

Apakah Smartwatch Bisa untuk WA? Ini 5 Merk yang Mendukung WhatsApp

Tekno | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:56 WIB

Viral Sam Meychou Jadi Tahanan Tercantik di Kamboja, Siapa Dia dan Kena Kasus Apa?

Viral Sam Meychou Jadi Tahanan Tercantik di Kamboja, Siapa Dia dan Kena Kasus Apa?

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:53 WIB

Nikmati Cashback Rp45 Ribu di Marugame Udon Pakai QRIS BRImo

Nikmati Cashback Rp45 Ribu di Marugame Udon Pakai QRIS BRImo

Bri | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:52 WIB

Tanggulangi Kekeringan di Musim Kemarau, Kodim 0730/Gunungkidul Bangun 18 Titik Sumur Bor

Tanggulangi Kekeringan di Musim Kemarau, Kodim 0730/Gunungkidul Bangun 18 Titik Sumur Bor

Jogja | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:51 WIB

×