Jokowi Diprediksi Mampu Merebut Suara Pemilih yang Belum Menentukan Pilihan

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 13 Maret 2019 | 22:19 WIB
Jokowi Diprediksi Mampu Merebut Suara Pemilih yang Belum Menentukan Pilihan
Calon Presiden nomor urut 1 Jokowi bertemu Calon Wakil Presidennya Maruf Amin di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (12/3/2019). [Biro Setpres]

Suara.com - Hasil survei terbaru Konsep Indonesia (Konsepindo Research and Consulting) menunjukkan masih ada 11,1 persen pemilih belum menentukan pilihannya di Pemilu 2019. Namun, suara itu diprediksi mampu direbut oleh pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) - Maruf Amin.

Dari hasil survei yang termasuk ke dalam kategori undicided voters atau pemilih yang belum menentukan pilihannya, ternyata sebanyak 60,5 persen menyatakan cukup puas dengan kinerja Jokowi selama menjadi pemimpin negara. Ada pun 8 persen undecided voters menyatakan sangat puas, 20 persen kurang puas, 1 persen tidak puas sama sekali, dan 10,5 persen responden memilih untuk tidak tahu atau tidak jawab.

“Dilihat dari profilnya, Jokowi dimungkinkan akan mendapatkan suara dari pemilih yang belum memutuskan, karena setelah didalami tidak ada resistensi yang berarti dari kelompok ini," kata Direktur Eksekutif Konsepindo Veri Muhlis Afiruzzaman di Millennium Hotel, Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2019).

Hal serupa tampak saat responden undecided voters ditanya soal keinginan Jokowi kembali menjabat sebagai presiden RI periode 2019-2024.

Survei Konsep Indonesia terkait kepuasan dan keinginan memilih kembali Jokowi survei. (Suara.com/Ria Rizki)
Survei Konsep Indonesia terkait kepuasan dan keinginan memilih kembali Jokowi survei. (Suara.com/Ria Rizki)

Hasilnya, dari 11,1 persen undecided voters ada 18,1 persen responden yang ingin Jokowi kembali menjadi presiden. Sebanyak 10,4 persen menyatakan tidak ingin dan 71,5 persen memilih untuk tidak tahu atau tidak jawab.

Veri menerangkan, prediksi Jokowi - Maruf lebih mampu merebut suara undecided voters itu dikarenakan pilihan partai politik dalam Pemilihan Legislatif 2019. 11,1 persen responden yang termasuk ke dalam undecided voters memilih PKB sebanyak 9,9 persen, PDI Perjuangan 7,4 persen dan PPP sebesar 2,5 persen. Ketiga partai itu merupakan partai pendukung Jokowi - Maruf Amin.

Untuk diketahui, survei itu dilakukan sejak 17 hingga 24 Februari 2019 di 34 provinsi di Indonesia. Adapun masyarakat yang berpartisipasi pada survei tersebut ialah sebanyak 1.200 responden.

Margin of error survei di atas kurang lebih 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rocky Gerung: Kartu Prakerja Jokowi Absurd, Tuyul Saja Ogah Cari Dananya

Rocky Gerung: Kartu Prakerja Jokowi Absurd, Tuyul Saja Ogah Cari Dananya

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 22:00 WIB

Punya Pasar Ikan Modern, Permintaan Jokowi Dikabulkan Menteri Susi

Punya Pasar Ikan Modern, Permintaan Jokowi Dikabulkan Menteri Susi

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 21:02 WIB

Jokowi Kalah di Pemilih Sarjana, Ace: Deklarasi Alumni Belum Beri Impact

Jokowi Kalah di Pemilih Sarjana, Ace: Deklarasi Alumni Belum Beri Impact

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 20:22 WIB

Jokowi: Rakyat Ingin Merasakan Indonesia Bebas dari Korupsi

Jokowi: Rakyat Ingin Merasakan Indonesia Bebas dari Korupsi

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 19:45 WIB

Sindir Moeldoko, Ketum PAN: Pemilu Itu Jurdil Bukan Perang Total

Sindir Moeldoko, Ketum PAN: Pemilu Itu Jurdil Bukan Perang Total

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 18:41 WIB

Terkini

Gandeng Produser TWICE, Shi Shi Siap Go International Lewat EP 'The Taste Of...'

Gandeng Produser TWICE, Shi Shi Siap Go International Lewat EP 'The Taste Of...'

Entertainment | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:34 WIB

Digerebek Tanpa Busana di Kontrakan, 3 Pria Diduga Pesta Gay di Citeureup Diarak Warga

Digerebek Tanpa Busana di Kontrakan, 3 Pria Diduga Pesta Gay di Citeureup Diarak Warga

Bogor | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:33 WIB

Batik Ciprat Buka Harapan Baru bagi Penyandang Disabilitas di Banyuwangi

Batik Ciprat Buka Harapan Baru bagi Penyandang Disabilitas di Banyuwangi

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:32 WIB

Meki Nawipa: Pendapatan Daerah Papua Tengah Lampaui Target, PAD Tumbuh hingga 114,5 Persen

Meki Nawipa: Pendapatan Daerah Papua Tengah Lampaui Target, PAD Tumbuh hingga 114,5 Persen

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:30 WIB

Ironi Pajak vs Korupsi: Kemewahan yang Dibayar dari Keringat Rakyat

Ironi Pajak vs Korupsi: Kemewahan yang Dibayar dari Keringat Rakyat

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:30 WIB

Bank Neo Commerce Raup Laba Rp294,85 Miliar di Semester I-2026

Bank Neo Commerce Raup Laba Rp294,85 Miliar di Semester I-2026

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:27 WIB

Pembukaan MPLS, Orang Tua Siswa Terharu Anaknya Masuk Sekolah Rakyat

Pembukaan MPLS, Orang Tua Siswa Terharu Anaknya Masuk Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:19 WIB

Petani Tembakau Ingatkan Pemerintah akan Ada 'Tsunami Ekonomi'

Petani Tembakau Ingatkan Pemerintah akan Ada 'Tsunami Ekonomi'

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:18 WIB

Pakar Beberkan Rahasia Merek Bertahan Puluhan Tahun di Tengah Persaingan Ketat

Pakar Beberkan Rahasia Merek Bertahan Puluhan Tahun di Tengah Persaingan Ketat

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:09 WIB

Streamlining BUMN Asuransi Digeber, IFG Mulai Susun Dasar Hukum Pemecahan Perusahaan

Streamlining BUMN Asuransi Digeber, IFG Mulai Susun Dasar Hukum Pemecahan Perusahaan

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:08 WIB

×