Maruf Amin Heran Diminta Lepas Gelar Ulama Saat Hadapi Sandiaga

Agung Sandy Lesmana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Jum'at, 15 Maret 2019 | 22:33 WIB
Maruf Amin Heran Diminta Lepas Gelar Ulama Saat Hadapi Sandiaga
Maruf Amin bersama Atta Halilintar (screenshot Twitter)

Suara.com - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01 Ma'ruf Amin mengaku heran adanya permintaan untuk melepas statusnya sebagai ulama saat tampil menghadapi pesaingnya, Sandiaga Uno dalam acara debat ketiga Pilpres 2019  pada Minggu (17/3/2019). Justru, menurutnya, gelar ulama tersebut  sudah menempel pada dirinya.

"Ulama kok dilepas. Itu mah enggak bisa, nempel aja cuma. Gimana sih?," ujar Ma'ruf di kediamannya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta, Jumat (15/3/2019) 

Pernyataan Ma'ruf menyusul permintaan Dosen Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio yang menginginkan Ma'ruf melepas status ulama berhadapan dengan Sandiaga. 

Soal permintaan itu, Ma'ruf pun mencontohkan status ulama sama halnya dengan profesi pengusaha, politisi yang sudah menjadi karakter. Dia pun mempertanyakan alasan permintaan agar dirinya mau melepas gelar ulama saat debat Pilpres berlangsung.

"Jadi, yang pengusaha jadi enggak bisa juga, politisi nempel juga, ulama nempel juga. Apanya yang dilepas?  Gimana sih," ucap Ma'ruf.

Ma'ruf mengaku tak ada persiapan khusus saat debat mendatang. Namun tetap santai sembari mempelajari bahan untuk debat.

"Ya seperti biasa. Saya terus jalan aja. Ngobrol sedikit, baca sedikit, jalan. Semalam sampai jam 01.00 malam baru pulang dari siang. Santai aja," kata Ma'ruf.

Kendati demikian, mantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia aktif itu tetap melakukan latihan dalam hal durasi waktu. Pasalnya kata Ma'ruf, dirinya tak  terbiasa dengan durasi waktu.

"Melatih diri saja. Saya kan biasa bicara panjang, kalau debat kan pakai meniit menit. Ya itu saya harus belajar yang menit menit itu," tutur Ma'ruf.

Selain itu, Ma'ruf pun mengklaim tidak memiliki jurus jitu untuk saat beradu argumentasi dengan Sandiaga.

"Wah, enggak usah pakai jurus lah. Kayak silat aja. Pakai jurus kayak silat saja," tandasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Koalisi Adil Makmur Kumpul di Hotel, BPN Rapatkan Barisan

Koalisi Adil Makmur Kumpul di Hotel, BPN Rapatkan Barisan

News | Jum'at, 15 Maret 2019 | 21:38 WIB

Rommy Ditangkap, Maruf: Pemberantasan Korupsi Era Jokowi Semakin Canggih

Rommy Ditangkap, Maruf: Pemberantasan Korupsi Era Jokowi Semakin Canggih

News | Jum'at, 15 Maret 2019 | 18:08 WIB

MK Bolehkan Petahana Tak Cuti, BPN: Spesial Buat Jokowi, Rugi untuk Kami

MK Bolehkan Petahana Tak Cuti, BPN: Spesial Buat Jokowi, Rugi untuk Kami

News | Jum'at, 15 Maret 2019 | 05:56 WIB

Prabowo Teken Kontrak Politik dengan Buruh, Isinya Hapus Sistem Outsourcing

Prabowo Teken Kontrak Politik dengan Buruh, Isinya Hapus Sistem Outsourcing

News | Jum'at, 15 Maret 2019 | 05:43 WIB

Sandiaga Uno Dipastikan Tak Beri Jebakan Batman ke Ma'ruf Amin saat Debat

Sandiaga Uno Dipastikan Tak Beri Jebakan Batman ke Ma'ruf Amin saat Debat

Jawa Tengah | Kamis, 14 Maret 2019 | 21:21 WIB

Terkini

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:00 WIB

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:21 WIB

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:00 WIB

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:46 WIB

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:38 WIB

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:05 WIB

Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia

Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:18 WIB

Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan

Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:59 WIB

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:36 WIB

Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi

Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:25 WIB