Keluarga WNI Korban Penembakan Masjid Berangkat ke Selandia Baru

Bangun Santoso | Suara.com

Minggu, 17 Maret 2019 | 15:41 WIB
Keluarga WNI Korban Penembakan Masjid Berangkat ke Selandia Baru
Zulfirman Syah, korban penembakan masjid di Selandia Baru. (Foto: Ist / Covesia)

Suara.com - Anggota keluarga dari Zulfirman Syah, WNI asal Padang, Sumatera Barat yang menjadi korban penembakan masjid di Selandia Baru, pada Jumat siang waktu setempat, rencananya akan berangkat ke Selandia Baru.

"Rencananya ada empat anggota keluarga yang akan berangkat dari Indonesia ke Selandia Baru," kata kakak Zulfirman Syah, Yulierma di Padang, Minggu (17/3/2019).

Saat ini pihaknya tengah memproses beberapa dokumen dan administrasi yang diperlukan untuk keberangkatan itu.

"Jika dokumen dan administrasi yang diperlukan itu selesai pada Senin, maka rencananya berangkat pada Selasa," ujarnya seperti dilansir Antara.

Menurut dia, proses keberangkatan anggota keluarga sejauh ini dibantu oleh organisasi Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Menurutnya kehadiran keluarga di sana untuk menyaksikan langsung bagaimana kondisi Zulfirman Syah, serta memberi dukungan langsung.

"Kami meminta doa yang terbaik untuk kesembuhan adik dan keponakan kami," lanjutnya.

Pada sisi lain kondisi Zulherman Syah serta anaknya diketahui terus membaik hingga saat ini sejak perisitwa penembakan.

Informasi terakhir didapat keluarga dari istri Zulfirman Syah pada Minggu pagi sekitar pukul 05.00 WIB.

"Peluru di tubuhnya sudah dikeluarkan dan sudah siuman, namun masih dirawat intensif, sedangkan anaknya mulai ceria lagi namun masih tetap di rumah sakit," katanya.

Sebelumnya, masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru menjadi sasaran aksi teror pada Jumat (15/3). Pelaku secara brutal menembaki jamaah shalat Jumat di masjid tersebut.

Komisioner Kepolisian Selandia Baru Mike Bush dalam konferensi pers menyebut korban tewas dalam serangan teroris di dua masjid di Kota Christchurch mencapai 49 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tantowi Jenguk WNI Korban Penembakan di Selandia Baru, Ini Kondisi Terakhir

Tantowi Jenguk WNI Korban Penembakan di Selandia Baru, Ini Kondisi Terakhir

News | Sabtu, 16 Maret 2019 | 19:42 WIB

Selandia Baru Diserang Terorisme, Pertandingan Sepak Bola Ini Dibatalkan

Selandia Baru Diserang Terorisme, Pertandingan Sepak Bola Ini Dibatalkan

Bola | Sabtu, 16 Maret 2019 | 14:35 WIB

Hal Ini yang Buat YouTube Kerepotan Hapus Video Penembakan di Selandia Baru

Hal Ini yang Buat YouTube Kerepotan Hapus Video Penembakan di Selandia Baru

Tekno | Sabtu, 16 Maret 2019 | 14:20 WIB

Istri WNI Korban Penembakan Selandia Baru Ceritakan Suami dan Anaknya

Istri WNI Korban Penembakan Selandia Baru Ceritakan Suami dan Anaknya

News | Sabtu, 16 Maret 2019 | 12:31 WIB

Pemimpin Dunia Kompak Kecam Aksi Penembakan Masjid di Selandia Baru

Pemimpin Dunia Kompak Kecam Aksi Penembakan Masjid di Selandia Baru

News | Sabtu, 16 Maret 2019 | 12:23 WIB

Terkini

Anak Urus Anak: KPI Bongkar Fakta Pahit di Balik Maraknya Pernikahan Dini di Indonesia

Anak Urus Anak: KPI Bongkar Fakta Pahit di Balik Maraknya Pernikahan Dini di Indonesia

News | Jum'at, 10 April 2026 | 08:06 WIB

Sekutu Mulai Pecah Kongsi? Inggris Kecam Trump dan Tuntut Gencatan Senjata di Lebanon

Sekutu Mulai Pecah Kongsi? Inggris Kecam Trump dan Tuntut Gencatan Senjata di Lebanon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 08:04 WIB

TNI AL Latih UMKM Pesisir Olah Hasil Laut dan Kedelai, Dorong Kemandirian Ekonomi

TNI AL Latih UMKM Pesisir Olah Hasil Laut dan Kedelai, Dorong Kemandirian Ekonomi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 07:54 WIB

Awan Gelap Gencatan Senjata Perang AS - Iran

Awan Gelap Gencatan Senjata Perang AS - Iran

News | Jum'at, 10 April 2026 | 07:53 WIB

KPI Konsolidasikan Gerakan Perempuan Jelang Kongres VI, Soroti Kepemimpinan dan Keadilan Iklim

KPI Konsolidasikan Gerakan Perempuan Jelang Kongres VI, Soroti Kepemimpinan dan Keadilan Iklim

News | Jum'at, 10 April 2026 | 07:46 WIB

Korupsi Petral Bikin Harga Premium Melejit, Kejagung Gandeng BPKP Hitung Total Kerugian Negara!

Korupsi Petral Bikin Harga Premium Melejit, Kejagung Gandeng BPKP Hitung Total Kerugian Negara!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 07:45 WIB

Nuklir Iran Panas Lagi, Ambisi Pengayaan Uranium Teheran Tak Akan Bisa Dihentikan Amerika Serikat

Nuklir Iran Panas Lagi, Ambisi Pengayaan Uranium Teheran Tak Akan Bisa Dihentikan Amerika Serikat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 07:27 WIB

Iran Ancam Batalkan Gencatan Senjata dengan AS Jika Israel Terus Bombardir Lebanon Tanpa Henti

Iran Ancam Batalkan Gencatan Senjata dengan AS Jika Israel Terus Bombardir Lebanon Tanpa Henti

News | Jum'at, 10 April 2026 | 07:16 WIB

Pasokan Minyak Dunia Anjlok 13 Persen Akibat Perang Timur Tengah Menurut Bos IMF

Pasokan Minyak Dunia Anjlok 13 Persen Akibat Perang Timur Tengah Menurut Bos IMF

News | Jum'at, 10 April 2026 | 06:34 WIB

Nasib Lebanon di Ujung Tanduk, PM Nawaf Salam Harap Pakistan Bisa Tekan Israel Hentikan Serangan

Nasib Lebanon di Ujung Tanduk, PM Nawaf Salam Harap Pakistan Bisa Tekan Israel Hentikan Serangan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 06:26 WIB