Hal Ini yang Buat YouTube Kerepotan Hapus Video Penembakan di Selandia Baru

Dinar Surya Oktarini

Sabtu, 16 Maret 2019 | 14:20 WIB
Hal Ini yang Buat YouTube Kerepotan Hapus Video Penembakan di Selandia Baru

Suara.com - Sesaat setelah aksi brutal penembakan masjid di Selandia Baru disiarkan secara langsung di Facebook, video tersebut beredar cepat ke platform YouTube

Pihak YouTube segera menghapus video tersebut, namun nyatanya banyak yang mengunggah ulang video tersebut.

Bahkan unggahan ulang tersebut makin banyak bermunculan, hal ini membuat pengamat bertanya-tanya apakah YouTube memiliki alat otomatis yang dapat mengidentifikasi konten yang dilindungi hak cipta?

Unggahan ulang video yang utama telah berhasil diblokir YouTube, tetapi video yang berisi klip rekaman yang terus muncul harus ditinjau oleh manusia bukan mesin otomatis.

Hal itu merupakan bagian dari proses untuk memastikan video tersebut merupakan cuplikan dari video yang diblokir.

Dilansir dari laman The Verge, tim keamanan YouTube menganggapnya sebagai tindakan penyeimbang.

Tim YouTube sendiri memiliki alat untuk melindungi hak cipta, Conten ID, tetapi mesin hanya memblokir video yang diunggah ulang pertama kali.

YouTube FanFest 2018. (HiTekno.com/Dinar Surya Oktarini)
YouTube FanFest 2018. (HiTekno.com/Dinar Surya Oktarini)

Namun lain lagi cerita jika video tersebut haru di diedit atau dihapus, jika video sudah diedit maka alat otomatis tersebut akan menandainya ke tim bagian pengecekan yang dilakukan manual oleh manusia, baik itu karyawan penuh waktu YouTube atau kontraktor.

Merekalah nanti yang akan menentukan apakah video tersebut melanggar kebijakan perusahaan atau tidak.

baca juga

YouTube juga memiliki sistem untuk segera menghapus pornografi anak dan konten terkait terorisme dengan menyelidiki rekaman menggunakan sistem hash.

Tetapi sistem tersebut rupanya tidak diiterapkan dalam kasus-kasus seperti ini, karena potensi untuk nilai berita.

YouTube menganggap menghapus video yang memiliki nilai berita sama berbahayanya.

Platform berbagi video ini memang melarang rekaman yang akan membuat jijik penonton, namun jika hal itu digunakan untuk tujuan berita, YouTube mengatakan rekaman itu diperbolehkan tetapi mungkin dibatasi usia untuk melindungi penonton yang lebih muda.

Masalah lainnya adalah bahwa sistem ID Konten YouTube tak dibuat untuk menangani acara berita terkini.

Dikutip dari The Verge, Rasty Turex, CEO Pex, platform analitik video juga sedang mengerjakan alat untuk mengidentifikasi konten yang diunggah atau dicuri.

''Alat ID Konten YouTube membutuhkan waktu beberapa menit, atau kadang-kadang bahkan berjam-jam untuk mendaftarkan konten.'' kata Turek.

Itu sebabnya siarang langsung dianggap paling berisiko tinggi di YouTube, pasalnya pengguna yang melakukan siaran langsung tertangkap akan kehilangan Content ID begitu siaran langsung selesai.

Untuk saat ini, YouTube sedang fokus untuk menyisir semua video yang muncul dengan metadata dan gambar serupa yang ditemukan dalam siaran langsung insiden penembakan di New Zealand, pihaknya akan menentukan apakah video tersebut layak disiarkan atau melanggar aturan.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WNA Selandia Baru Tersangka Eksploitasi Seksual di NTB Dialihkan Jadi Tahanan Rumah, Ini Alasannya

WNA Selandia Baru Tersangka Eksploitasi Seksual di NTB Dialihkan Jadi Tahanan Rumah, Ini Alasannya

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:40 WIB

Cuma Modal Video Selfie, Begini Cara Dapat Centang Biru Gratis di Facebook

Cuma Modal Video Selfie, Begini Cara Dapat Centang Biru Gratis di Facebook

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 10:50 WIB

Petualangan Rasa di Selandia Baru Dimulai, Ini Daftar Lengkap Restoran Berbintang Michelin 2026

Petualangan Rasa di Selandia Baru Dimulai, Ini Daftar Lengkap Restoran Berbintang Michelin 2026

Lifestyle | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:48 WIB

Rudi Garcia Puji Peran Pemain Senior Usai Belgia Tekuk Selandia Baru 5-1

Rudi Garcia Puji Peran Pemain Senior Usai Belgia Tekuk Selandia Baru 5-1

Bola | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:38 WIB

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:30 WIB

3 Fakta Menarik Jelang Selandia Baru vs Belgia, Laga Hidup Mati di Grup G Piala Dunia 2026

3 Fakta Menarik Jelang Selandia Baru vs Belgia, Laga Hidup Mati di Grup G Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:49 WIB

Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:30 WIB

Mohamed Salah Menggila, Timnas Mesir Petik Kemenangan Perdana dan Buka Peluang ke 32 Besar

Mohamed Salah Menggila, Timnas Mesir Petik Kemenangan Perdana dan Buka Peluang ke 32 Besar

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 15:43 WIB

Cerita Jeda Babak Pertama Mesir yang Bangkit dan Raih Kemenangan Perdana di Piala Dunia 2026

Cerita Jeda Babak Pertama Mesir yang Bangkit dan Raih Kemenangan Perdana di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 13:52 WIB

Respons Mohamed Salah Usai Bantu Mesir Cetak Sejarah Baru di Piala Dunia

Respons Mohamed Salah Usai Bantu Mesir Cetak Sejarah Baru di Piala Dunia

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 13:45 WIB

Terkini

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI

Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI

Sport | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS

Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat

Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut

Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang

Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin

Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan

Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan

Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:26 WIB

×