Kubu Jokowi Sebut OK OCE Program Gagal, Ketumnya Tak Terima

Iwan Supriyatna | Stephanus Aranditio | Suara.com

Senin, 18 Maret 2019 | 14:25 WIB
Kubu Jokowi Sebut OK OCE Program Gagal, Ketumnya Tak Terima
Sandiaga Uno meresmikan OK OCE Stock Center sebagai wadah edukasi saham. [Dok Tim Pemenangan]

Suara.com - Ketua Umum OK OCE, Faransyah Agung Jaya menilai, pernyataan Hasto Kristiyanto yang merupakan Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - Maruf Amin keliru karena menggunakan data lama saat menyebut OK OCE program gagal.

Faransyah mengatakan, Hasto mengutip pernyataannya sekitar bulan November tahun lalu yang menyebut OK OCE menargetkan 40.000 unit usaha namun yang diaplikasikan hanya 150 unit.

"Itu permodalan tahun lalu, itu pernyataan saya bulan November atau Oktober ya," kata Faransyah saat dihubungi Suara.com, Senin (18/3/2019).

Dia menjelaskan, pada saat itu proses pengajuan modal untuk wirausaha yang mengikuti program OK OCE diajukan kepada Bank DKI selaku mitra BUMD DKI Jakarta dengan syarat izin usaha yang jelas, sementara Peraturan Gubernur baru keluar di pertengahan tahun sehingga unit usaha yang diberi modal masih sedikit.

"Waktu itu izin usahanya itu Pergub UMK, itu baru keluar kalau enggak salah di bulan Juni Juli deh saya lupa, nah jadinya baru mendaftar ke Bank DKI nya bulan puasa itu, makanya yang diberikan permodalan memang tidak begitu tinggi waktu itu," jelasnya.

Faran yang kini digandeng Sandiaga untuk membawa OK OCE ke tingkat nasional menambahkan, program OK OCE tidak berfokus pada permodalan tetapi lebih ke membantu perizinan bagi UMKM.

"Target kita bukan di permodalan, targetnya kita di P4 itu, perizinan, bahwa yang sudah memiliki izin usaha dianggap sudah layak disebut pengusaha," tutupnya.

Sebelumnya, saat debat ketiga Cawapres di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Minggu (17/3/2019), Sandiaga Uno mengemukakan tentang kekuatan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebagai solusi, karena serapan lapangan kerja dari UMKM mencapai 99,9 persen dari total 5,5 juta UMKM.

"Jika kita berpihak pada UMKM, 67 persen PDB disumbang dari UMKM. Karena itu kami tawarkan OKE OCE dengan melakukan pelatihan, pendampingan hingga akses permodalan," kata Sandiaga.

Seusai debat, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut OK OCE program gagal di Jakarta. Menurutnya, program OKE OCE yang menargetkan 40.000 unit usaha hanya diaplikasikan 150 unit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Debat Cawapres Usai, Kubu TKN Mengaku Sangat Puas

Debat Cawapres Usai, Kubu TKN Mengaku Sangat Puas

News | Senin, 18 Maret 2019 | 01:50 WIB

Sekjen PDIP Hasto: OK OCE Program Gagal di Jakarta

Sekjen PDIP Hasto: OK OCE Program Gagal di Jakarta

News | Senin, 18 Maret 2019 | 00:03 WIB

CEK FAKTA: Angka Pengangguran Era Jokowi Terendah Sejak Reformasi, Serius?

CEK FAKTA: Angka Pengangguran Era Jokowi Terendah Sejak Reformasi, Serius?

News | Minggu, 17 Maret 2019 | 22:49 WIB

Terkini

Kemlu Pastikan 13 WNI Selamat dari Kebakaran Besar di Malaysia, Begini Kondisinya

Kemlu Pastikan 13 WNI Selamat dari Kebakaran Besar di Malaysia, Begini Kondisinya

News | Selasa, 21 April 2026 | 19:54 WIB

UU PPRT Disahkan: Menteri PPPA Pastikan Tak Ada Lagi Pekerja Tanpa Perlindungan

UU PPRT Disahkan: Menteri PPPA Pastikan Tak Ada Lagi Pekerja Tanpa Perlindungan

News | Selasa, 21 April 2026 | 19:48 WIB

Lansia Tewas Tertabrak KRL di Rawa Buaya Jakarta Barat, Identitas Masih Misteri

Lansia Tewas Tertabrak KRL di Rawa Buaya Jakarta Barat, Identitas Masih Misteri

News | Selasa, 21 April 2026 | 19:42 WIB

Tak Cuma Berebut Minyak dan Rute Dagang: Siapa Saja Kubu yang Berebut Uranium Iran?

Tak Cuma Berebut Minyak dan Rute Dagang: Siapa Saja Kubu yang Berebut Uranium Iran?

News | Selasa, 21 April 2026 | 19:40 WIB

BNI Dorong Kesetaraan Gender, Perkuat Peran Perempuan di Dunia Kerja dan Masyarakat

BNI Dorong Kesetaraan Gender, Perkuat Peran Perempuan di Dunia Kerja dan Masyarakat

News | Selasa, 21 April 2026 | 19:28 WIB

Panas! Iran Siaga Penuh Antisipasi Serangan Amerika Serikat

Panas! Iran Siaga Penuh Antisipasi Serangan Amerika Serikat

News | Selasa, 21 April 2026 | 19:05 WIB

JK Meledak di Tengah Polemik Ijazah Jokowi dan Laporan Polisi, Apa yang Sedang Terjadi?

JK Meledak di Tengah Polemik Ijazah Jokowi dan Laporan Polisi, Apa yang Sedang Terjadi?

News | Selasa, 21 April 2026 | 18:59 WIB

Kasus Pelecehan di Transportasi Umum, UPT PPPA Ajak Masyarakat Berani Bertindak

Kasus Pelecehan di Transportasi Umum, UPT PPPA Ajak Masyarakat Berani Bertindak

News | Selasa, 21 April 2026 | 18:50 WIB

Proyek IT MBG Rp1,2 T Dituding Gaib, Kepala BGN Pastikan Anggaran Nyata dan Transparan

Proyek IT MBG Rp1,2 T Dituding Gaib, Kepala BGN Pastikan Anggaran Nyata dan Transparan

News | Selasa, 21 April 2026 | 18:40 WIB

Bukan Sekadar Pelengkap, Sekjen KPP RI: Legislator Perempuan Kini Bagian dari Pengambil Kebijakan

Bukan Sekadar Pelengkap, Sekjen KPP RI: Legislator Perempuan Kini Bagian dari Pengambil Kebijakan

News | Selasa, 21 April 2026 | 18:37 WIB