Mensos : Pemerintah Hadir di Tengah Rakyat yang Alami Musibah

Fabiola Febrinastri

Selasa, 19 Maret 2019 | 09:38 WIB
Mensos : Pemerintah Hadir di Tengah Rakyat yang Alami Musibah
Menteri Sosial (Mensos), Agus Gumiwang Kartasasmita, di wilayah terdampak bencana di di Dusun Selong, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (18/3/2019) pagi. (Dok: Kemensos)

Suara.com - Pemerintah selalu hadir di tengah rakyat yang mengalami musibah. Hal ini dikatakan Menteri Sosial (Mensos), Agus Gumiwang Kartasasmita, saat bertolak menuju ke wilayah terdampak bencana di di Dusun Selong, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (18/3/2019) pagi.

"Sabar ya, bu... Ini cobaan, yang tabah. Pemerintah selalu hadir di tengah rakyatnya yang mengalami musibah. Kemarin kami dapat berita terjadi gempa di sini, tidak sampai 24 jam kami langsung hadir. Kami melihat keadaan ibu dan bapak yang mengalami musibah, sekaligus membawa bantuan," tutur Mensos, saat menyerahkan santunan dan bantuan.

Menteri Sosial (Mensos), Agus Gumiwang Kartasasmita, di wilayah terdampak bencana di di Dusun Selong, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (18/3/2019) pagi. (Dok: Kemensos)
Menteri Sosial (Mensos), Agus Gumiwang Kartasasmita, di wilayah terdampak bencana di di Dusun Selong, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (18/3/2019) pagi. (Dok: Kemensos)

Dalam kunjungan ini, Mensos menyerahkan santunan dan bantuan logistik berupa santunan ahli waris untuk tiga korban meninggal, masing-masing Rp 15 juta dan logistik tanggap darurat tahap pertama sebesar Rp 786.878.190.

Bantuan logistik Kementerian Sosial (Kemensos) untuk Lombok Timur terdiri dari 1.000 paket lauk pauk siap saji, velbed 190 unit, 142 kasur, 3.239 bungkus mi instan, 645 paket lauk pauk, 280 lembar tenda gulung, 160 paket family kit, 314 paket makanan anak, 151 paket food ware, 280 selimut, 158 peralatan dapur, 10 payung, 120 paket sandang, 146 paket kids ware, dan 2 unit tenda serba guna.

Mensos menjelaskan, tahap awal setelah bencana, telah dilakukan evakuasi korban bencana dan kaji cepat kebutuhan warga agar bantuan dapat segera dikirimkan.

Sebanyak 156 Taruna Siaga Bencana (Tagana) Indonesia telah diterjunkan ke lokasi. Mereka terdiri dari 20 Tagana Provinsi, 1 Tagana Kota Mataram, 55 Tagana Kabupaten Lombok Barat, 20 Tagana Kabupaten Lombok Tengah, 40 Tagana Kabupaten Lombok Timur dan 20 Tagana Kabupaten Lombok Utara.

"Tugas Tagana, selain membantu distribusi logistik, juga memberikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP), khususnya kepada kelompok rentan, yaitu anak-anak, para ibu, lansia, dan penyandang disabilitas. Kondisi psikologis mereka baru pulih dari serangkaian gempa tahun lalu dan kini bencana itu terulang kembali," katanya.

Seperti diketahui, gempa berkekuatan magnitudo 5.8 SR dan gempa susulan magnitudo 5.2 SR terjadi pada17 Maret 2019, pukul 15.07 WIT. Gempa dirasakan di Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur, dan mengakibatkan tanah longsor di air terjun Tiu Kelep, Kabupaten Lombok Utara.

Usai menyalurkan santunan dan bantuan, Mensos mengunjungi RSUD Provinsi NTB dan menemui beberapa WNA asal Malaysia yang menjadi korban luka. Menteri menyampaikan rasa simpati dan memberi semangat kepada dua ibu yang dirawat di ruang ICU.

"Pemerintah memastikan akan memberikan bantuan perawatan semaksimal mungkin, sampai para korban sembuh dan bisa kembali ke negaranya," tutur Mensos, saat bertatap muka dengan para wisatawan WNA asal Malaysia.

Ia juga menyerahkan santunan ahli waris untuk dua orang, masing-masing Rp 15 juta. Kedua ahli waris adalah suami korban dan anak korban, yang menerima santunan seraya memeluk erat Mensos. Keduanya menitikkan air mata.

Kepada awak media, Kepala Biro Humas Kemensos, Sonny W. Manalu menjelaskan, berdasarkan data sementara dari Dinsos Kabupaten Lombok Timur (hingga Senin, 18/3/2019), jumlah rumah rusak akibat gempa bumi di Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur sebanyak 4.456 unit, yang terdiri dari rumah rusak berat 869 unit dan sisanya rusak ringan.

Adapun jumlah meninggal dunia sebanyak tiga orang, yang terdiri dari satu warga Lombok Utara, dua WNA wisatawan Malaysia.

Turut mendampingi Mensos dalam kunjungan kerja ini adalah Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, Bupati Lombok Timur, Sukiman Azmy, Pangdam IX/Udayana, Benny Susianto, Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos, Harry Hikmat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mensos dan Presiden Jokowi Salurkan Bansos Tahap I di Pangkal Pinang

Mensos dan Presiden Jokowi Salurkan Bansos Tahap I di Pangkal Pinang

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 17:51 WIB

Mensos Salurkan Bantuan Tahap I di Kabupaten Lumajang

Mensos Salurkan Bantuan Tahap I di Kabupaten Lumajang

News | Selasa, 12 Maret 2019 | 09:35 WIB

Mensos : Tagana Masuk Sekolah Siap Jadi Gerakan Nasional

Mensos : Tagana Masuk Sekolah Siap Jadi Gerakan Nasional

News | Senin, 04 Maret 2019 | 09:57 WIB

Perangi Kemiskinan, Kemensos Naikkan Jumlah Keluarga Penerima Manfaat

Perangi Kemiskinan, Kemensos Naikkan Jumlah Keluarga Penerima Manfaat

News | Kamis, 07 Februari 2019 | 08:35 WIB

Terkini

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:33 WIB

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:15 WIB

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:00 WIB

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:12 WIB

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:56 WIB

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:54 WIB