Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR

Vania Rossa

Jum'at, 27 Februari 2026 | 23:25 WIB
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
Fasilitas Musala Dalam Cluster Neo Vasana & Vasana, Kota Harapan Indah. (Dok. Cluster Neo Vasana & Vasana)
baca 10 detik
  • Komisi III DPR RI mengusir perwakilan PT Hasana Damai Putra dalam RDPU karena dinilai tidak melaksanakan kesimpulan rapat mengenai akses musala.
  • Pengembang menolak pembukaan akses langsung musala di luar cluster sebab adanya penolakan tertulis dari mayoritas warga.
  • Developer telah membangun musala baru di dalam cluster serta menyediakan lahan 5.000 meter persegi untuk fasilitas ibadah.

Suara.com - Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi III DPR RI membahas polemik akses musala di Perumahan Vasana dan Neo Vasana, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, berlangsung tegang, Kamis (26/2). Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, bahkan mengusir perwakilan PT Hasana Damai Putra (HDP) dari ruang rapat karena dinilai tidak menjalankan hasil kesimpulan rapat sebelumnya.

Rapat tersebut membahas kelanjutan persoalan akses menuju musala yang berada di luar pagar cluster perumahan. Komisi III sebelumnya meminta pengembang memfasilitasi akses bagi warga. Namun, dalam rapat lanjutan, Habiburokhman menilai keputusan tersebut belum dijalankan.

Dalam pernyataan resminya, Township Management Division Head PT HDP, Lukman Nurhakim, menjelaskan bahwa musala yang menjadi polemik berada di luar pagar cluster. Permohonan pembukaan akses langsung dari dalam cluster ke musala tersebut tidak dapat disetujui karena adanya penolakan tertulis dari sebagian besar warga, tertanggal 12 Oktober 2024, 30 September 2025, dan 12 Desember 2025.

Sebagai solusi atas perbedaan pendapat warga, pihak pengembang membangun musala di dalam kawasan cluster. Musala tersebut kini telah selesai dan dapat digunakan. Selain itu, developer juga menyatakan telah menyediakan lahan seluas 5.000 meter persegi yang diperuntukkan sebagai fasilitas ibadah sesuai master plan yang telah disahkan dan diserahkan kepada pemerintah daerah.

“Ini bukan persoalan larangan beribadah, melainkan perbedaan sikap terkait pembukaan akses langsung dari dalam cluster ke lahan di luar kawasan,” ujar Lukman dalam klarifikasi tertulisnya.

Senada dengan itu, Ketua Paguyuban Warga Cluster Neo Vasana & Vasana, Richard, menyampaikan bahwa sebagian warga menolak pembukaan pagar karena alasan keamanan. Ia menegaskan perumahan tersebut dibeli dengan konsep cluster one gate system.

“Kami tidak setuju adanya pembukaan pagar karena mengganggu kenyamanan dan keamanan. Jika akses dibuka, bagaimana jaminan keamanannya? Warga luar bisa masuk. Kami mendukung langkah developer membangun musala di dalam cluster yang bisa digunakan bersama,” ujarnya.

Di sisi lain, terdapat pula warga yang mendukung pembukaan akses agar dapat terhubung langsung dengan musala yang telah lebih dahulu dibangun secara swadaya di luar cluster.

Perbedaan pandangan inilah yang kemudian memicu konflik berkepanjangan. Di satu sisi, ada aspirasi untuk kemudahan akses ibadah. Di sisi lain, muncul kekhawatiran soal sistem keamanan kawasan hunian tertutup.

baca juga

Polemik ini menunjukkan kompleksitas persoalan tata kelola kawasan hunian, terutama ketika kepentingan akses fasilitas publik dan sistem keamanan lingkungan saling beririsan. Hingga kini, penyelesaian yang dapat mengakomodasi kedua kepentingan tersebut masih menjadi tantangan bagi semua pihak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marah! Ketua Komisi III DPR Habiburokhman Usir Pengembang saat Rapat Penolakan Musala di Bekasi

Marah! Ketua Komisi III DPR Habiburokhman Usir Pengembang saat Rapat Penolakan Musala di Bekasi

Video | Jum'at, 27 Februari 2026 | 22:30 WIB

Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan

Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 17:45 WIB

Tangis Ibunda Radit di DPR: Mahasiswa IPK 4,0 Jadi Terdakwa Pembunuhan di Pantai Nipah

Tangis Ibunda Radit di DPR: Mahasiswa IPK 4,0 Jadi Terdakwa Pembunuhan di Pantai Nipah

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 16:09 WIB

Terkini

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Sisi Gelap Solo Traveling yang Gak Ada di Algoritma Instagram, Perempuan Wajib Tahu!

Sisi Gelap Solo Traveling yang Gak Ada di Algoritma Instagram, Perempuan Wajib Tahu!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:17 WIB

Hujan Mulai Turun, Ahmad Luthfi Optimis Target Produksi Padi Jateng 2026 Tercapai

Hujan Mulai Turun, Ahmad Luthfi Optimis Target Produksi Padi Jateng 2026 Tercapai

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Menguak Andil Manusia, Benarkah Kepunahan Keenam akan Segera Tiba?

Menguak Andil Manusia, Benarkah Kepunahan Keenam akan Segera Tiba?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari

Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:58 WIB

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:47 WIB

Penyaluran BSU Dinilai Bias Sektor Formal, Pakar UGM Desak Integrasi Basis Data Tunggal

Penyaluran BSU Dinilai Bias Sektor Formal, Pakar UGM Desak Integrasi Basis Data Tunggal

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:45 WIB

5 Rekomendasi Jam Tangan Digital Awet dan Terjangkau, Cocok Dipakai Outdoor dan Indoor

5 Rekomendasi Jam Tangan Digital Awet dan Terjangkau, Cocok Dipakai Outdoor dan Indoor

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:45 WIB

×