Sandiaga Uno Minta OK OCE 4.0 Tak Melulu Dikaitkan Pilpres 2019

Reza Gunadha | Suara.com

Sabtu, 23 Maret 2019 | 20:52 WIB
Sandiaga Uno Minta OK OCE 4.0 Tak Melulu Dikaitkan Pilpres 2019
Cawapres nomor urut 2 Sandiaga Uno meresmikan Rumah Siap Kerja kedua yang dibangun di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (23/3/2019). Sebelumnya, ia membuka Rumah Siap Kerja pertama di Jakarta. [Suara.com/Sri Handayani]

Suara.com - Cawapres nomor urut 2 Sandiaga Uno meyakini, program One Kecamatan One Center of Enterpreneurship alias OK OCE 4.0 mampu menarik perhatian bank-bank daerah, swasta, dan BUMN.

Dengan begitu, banyak pihak nantinya mau memberi bantuan berupa pinjaman modal kepada para peserta OK OCE 4.0.

"Insya Allah akan menggaet bank-bank daerah, menggaet bank swasta dan BUMN," kata Sandiaga di Ngentak, Sinduharjo, Sleman, Sabtu (23/03/2019).

Sandiaga mengakui cukup yakin hal itu akan terwujud apabila dilepaskan dari masalah politik. Menurut dia, program OK OCE 4.0 lebih dari sekadar program politik. Ia ingin program ini tak selalu dikaitkan dengan pilpres. 

"Karena kalau ada masalah politik, selalu akhirnya dikait-kaitkan dengan  17 April (Pilpres 2019). Buat saya ini lebih esensi, perjuangan kemandirian ekonomi kita" ujar dia.

Menurut Sandiaga, OK OCE 4.0 akan diarahkan untuk menjawab kebutuhan revolusi industri 4.0. Periode ini mau tidak mau akan dimasuki oleh hampir semua lini usaha, sehingga diperlukan adaptasi sedini mungkin.

Ia menambahkan, program OK OCE 4.0 yang dijalankan di tingkat nasional masih menggunakan landasan OK OCE yang terlebih dahulu diterapkan di Jakarta.

Sistem 7 PAS masih akan digunakan dengan berbagai penyesuaian, misalnya pelatihan, pendampingan, dan pemasaran yang bisa dilakukan secara virtual atau daring.

Sebelumnya, OK OCE telah dijalankan di Jakarta ketika Sandiaga masih menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI.

Setelah Sandiaga mundur dan menjadi cawapres, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan payung hukum berupa Peraturan Gubernur Nomor 102 tahun 2018 tentang Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT).

Hingga kekinian, program OK OCE di Jakarta belum mampu menggaet bank-bank swasta maupun BUMN. Satu-satunya bank yang sepakat memberikan permodalan yaitu Bank DKI.

Kontributor : Sri Handayani

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nekat Lamar Jadi Istri Kedua Sandiaga Uno, Tiffani Tak Gentar di-Bully

Nekat Lamar Jadi Istri Kedua Sandiaga Uno, Tiffani Tak Gentar di-Bully

News | Sabtu, 23 Maret 2019 | 18:59 WIB

PSI Bongkar 2 Kebohongan Sandiaga Uno yang Klaim Keberhasilan OK OCE

PSI Bongkar 2 Kebohongan Sandiaga Uno yang Klaim Keberhasilan OK OCE

News | Sabtu, 23 Maret 2019 | 18:14 WIB

Jokowi Beri Target Dapat 70 Persen Suara Pemilih di Yogyakarta

Jokowi Beri Target Dapat 70 Persen Suara Pemilih di Yogyakarta

Jogja | Sabtu, 23 Maret 2019 | 17:10 WIB

Bilang ke Sandiaga Mau Jadi Istri Kedua, Ini Alasan Vincentia Tiffani

Bilang ke Sandiaga Mau Jadi Istri Kedua, Ini Alasan Vincentia Tiffani

Jogja | Sabtu, 23 Maret 2019 | 16:49 WIB

Terkini

Sobary Kritik Cara Prabowo Mengagumi Bung Karno: Kagum, tapi Tak Pahami Political Wisdom-nya

Sobary Kritik Cara Prabowo Mengagumi Bung Karno: Kagum, tapi Tak Pahami Political Wisdom-nya

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:21 WIB

KPK Bongkar 3 Perusahaan yang Setor Miliaran ke Oknum Kemnaker demi Urus K3

KPK Bongkar 3 Perusahaan yang Setor Miliaran ke Oknum Kemnaker demi Urus K3

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:15 WIB

Kapal Migran Indonesia Tenggelam di Malaysia: Korban Tewas Kini 11 Orang, 3 Masih Hilang

Kapal Migran Indonesia Tenggelam di Malaysia: Korban Tewas Kini 11 Orang, 3 Masih Hilang

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:11 WIB

Gerindra Jatuhkan 'Kartu Kuning' Terakhir ke Achmad Syahri: Saya Taat dan Menyesal

Gerindra Jatuhkan 'Kartu Kuning' Terakhir ke Achmad Syahri: Saya Taat dan Menyesal

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:59 WIB

Mata Berkaca-kaca, Legislator Gerindra Jember Akui Khilaf Main Game Sambil Merokok saat Rapat

Mata Berkaca-kaca, Legislator Gerindra Jember Akui Khilaf Main Game Sambil Merokok saat Rapat

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:50 WIB

Tindak Lanjut Usai Kirab Budaya, KDM Bakal Tata Fasilitas Seni dan Budaya di Jabar

Tindak Lanjut Usai Kirab Budaya, KDM Bakal Tata Fasilitas Seni dan Budaya di Jabar

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:48 WIB

Guru Besar UMY Warning Pemerintah: Jangan Nekat Pindah ke IKN Kalau Belum Siap!

Guru Besar UMY Warning Pemerintah: Jangan Nekat Pindah ke IKN Kalau Belum Siap!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:43 WIB

Peringatan Terakhir! Gerindra Tak Segan Copot Achmad Syahri dari DPRD Jember Usai Viral Merokok

Peringatan Terakhir! Gerindra Tak Segan Copot Achmad Syahri dari DPRD Jember Usai Viral Merokok

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:38 WIB

Menakar Wacana Dedi Mulyadi: Mungkinkah Jawa Barat Hidup Tanpa Pajak Kendaraan?

Menakar Wacana Dedi Mulyadi: Mungkinkah Jawa Barat Hidup Tanpa Pajak Kendaraan?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:33 WIB

Jaksa Agung Setor Rp10,2 Triliun ke Negara, Legislator PDIP: Bukti Nyata Selamatkan Aset

Jaksa Agung Setor Rp10,2 Triliun ke Negara, Legislator PDIP: Bukti Nyata Selamatkan Aset

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:32 WIB