Prabowo Tegaskan Berani Ambil Abolisi dan Amnesti: Hukum Jangan Jadi Alat Politik

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Jum'at, 13 Februari 2026 | 17:11 WIB
Prabowo Tegaskan Berani Ambil Abolisi dan Amnesti: Hukum Jangan Jadi Alat Politik
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato sambutan dalam peresmian secara serentak 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri se-Indonesia di SPPG Palmerah, Jakarta, Jumat (13/2/2026). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo menegaskan kesiapan abolisi dan amnesti untuk menjamin kepastian serta stabilitas hukum di Indonesia.
  • Prabowo berkomitmen menegakkan hukum tanpa pandang bulu serta mencegah penggunaan hukum sebagai alat politik lawan.
  • Ia menuntut pengadilan memberikan putusan adil, melampaui keraguan yang beralasan, demi pemerintah bersih.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan dirinya tidak segan memberikam abolisi hingga amnesti. Langkah tersebut ia akan ambil demi menciptakan kepastian hukum.

Mulanya, dalam pidatonya di Indonesia Economic Outlook 2026, Prabowo menyampaikan tekadnya untuk menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Ia akan meminta siapapin mematuhi hukum, tanpa kompromi.

"Kita harus tegaklan hukum dengan baik tapi tidak boleh ada miscarriage of justice. Tidak boleh hukum dipakai alat untuk mengerjain lawan politik. Tidak boleh," kata Prabowo, Jumat (13/2/2026).

Prabowo menegaskan ia tidak mau bila di dalam pemerintahannya menggunakan hukum sebagai alat untuk lawan politik. Ia mengatakan hal itu sudah ia buktikan sendiri.

"Saya buktikan saya berani abolisi, saya berani amnesti kalau saya merasa ada sesuatu," kata Prabowo.

Prabowo mengingatkan agar pengadilan di Indonesia harus memberikan keputusan secara adil, tanpa keraguan yang beralasan.

"Keputusan itu harus beyond a reasonable doubt. Harus tidak boleh ada keragu-raguan sedikit pun. Kalau ada kemungkinan bahwa terdakwa itu mungkin tidak bersalah, kita tidak boleh memberi keputusan yang final kepada mereka itu," kata Prabowo.

Prabowo mengaskan bahwa dirinya sebagai pemegang mandat dari rakyat selaku kepala negara dan pemerintagan akan bertanggung jawab.

"Saya ingin ada rule of law di Indonesia. Saya ingin ada kepastian hukum. Hanya dengan kepastian hukum kita bisa menjamin stabilitas dan ketenangan bagi rakyat kita," kata Prabowo.

baca juga

Prabowo berkeinginan rakyat Indonesia dapat merasakan hidup di dalam masyarakat dan pemerintahan yang bersih serta adil.

"Ini syarat dari keberhasilan suatu negara. Saya pelajari sejarah, tidak ada negara berhasil tanpa pemerintah yang bersih dan adil. Dan saya bertekad dengan tim saya, kita membangun pemerintah yang bersih dan adil," kata Prabowo.

"Dan birokrat-birokrat yang tidak mau menyesuaikan kita akan mengadakan regenerasi," sambung Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perempuan Mahardhika: Semakin RUU PPRT Tak Disahkan, Banyak Pekerja Rumah Tangga Mengalami Kekerasan

Perempuan Mahardhika: Semakin RUU PPRT Tak Disahkan, Banyak Pekerja Rumah Tangga Mengalami Kekerasan

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 16:55 WIB

Prabowo Patok Target Tinggi, RoA Danantara Wajib Tembus 7 Persen

Prabowo Patok Target Tinggi, RoA Danantara Wajib Tembus 7 Persen

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 16:32 WIB

Prabowo Ngaku Tahu Dalang yang Jelek-jelekan Indonesia: We Are Not Stupid

Prabowo Ngaku Tahu Dalang yang Jelek-jelekan Indonesia: We Are Not Stupid

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 16:11 WIB

Ketua Fraksi Golkar Minta Kader Jangan Pernah Serang Kebijakan Prabowo-Gibran!

Ketua Fraksi Golkar Minta Kader Jangan Pernah Serang Kebijakan Prabowo-Gibran!

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 15:52 WIB

Identitas Sudah Dikantongi, Kapolri Perintahkan Tangkap Pelaku Penembakan Pilot Smart Air

Identitas Sudah Dikantongi, Kapolri Perintahkan Tangkap Pelaku Penembakan Pilot Smart Air

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 15:47 WIB

Prabowo Tegaskan Defisit APBN Tetap Terkendali di Bawah 3% dari PDB

Prabowo Tegaskan Defisit APBN Tetap Terkendali di Bawah 3% dari PDB

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 15:31 WIB

Utang Pemerintahan Prabowo Meroket ke Rp9.637 Triliun

Utang Pemerintahan Prabowo Meroket ke Rp9.637 Triliun

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 15:05 WIB

Terkini

Gudang di Cakung Terbakar Hebat, Damkar Berjibaku Hampir 5 Jam Jinakkan Api

Gudang di Cakung Terbakar Hebat, Damkar Berjibaku Hampir 5 Jam Jinakkan Api

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:09 WIB

Lawan Praperadilan Ketum Kesthuri, KPK: Status Tersangka Korupsi Haji Sah, Bukti Lebih dari Dua!

Lawan Praperadilan Ketum Kesthuri, KPK: Status Tersangka Korupsi Haji Sah, Bukti Lebih dari Dua!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:52 WIB

Iran: Prancis Jangan Perumit Situasi dan Provokasi!

Iran: Prancis Jangan Perumit Situasi dan Provokasi!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:50 WIB

Hari Ini! Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Bakal Dibui 18 Tahun?

Hari Ini! Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Bakal Dibui 18 Tahun?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:34 WIB

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:21 WIB

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:10 WIB

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:00 WIB

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:10 WIB

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:05 WIB

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 05:30 WIB

×