4 Fakta di Balik Pembunuhan Wanita dalam Mobil, Pelaku Berlagak Melayat

Rendy Adrikni Sadikin, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 26 Maret 2019 | 12:38 WIB
4 Fakta di Balik Pembunuhan Wanita dalam Mobil, Pelaku Berlagak Melayat
Lokasi penemuan mayat wanita dalam mobil di Gowa (screenshot instagram)

Suara.com - Suara.com – Warga Dusun Japing, Desa Sunggumanai, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa dikejutkan dengan penemuan mayat wanita berkerudung di dalam mobil pada Jumat (22/3/2019) sekira pukul 8.00 WITA. Belakangan diketahui, korban bernama Sulaiha Djafar (41), warga Kota Makassar.

Saat ditemukan, leher wanita malang itu tersangkut pada sabuk pengaman. Kaca mobil bagian penumpang depan pecah. Barang berharga milik korban masih utuh, membuat polisi memperkirakan wanita ini merupakan korban pembunuhan.

Berikut Suara.com merangkum sejumlah fakta di balik penemuan mayat wanita.

1. Ada Tanda Kekerasan di Tubuh Korban

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap korban, petugas menemukan adanya tanda kekerasan benda tumpul di pipi sebelah kiri dan penyumbatan jalan napas di leher.

Di dalam mobil tempat korban ditemukan, dombet dan uang milik Sulaiha masih utuh. Di dalam mobil juga ditemukan batu dan bercak darah pada jok mobil.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, diketahui Sulaiha merupakan salah satu pegawai di Universitas Negeri Makassar (UNM). Ibu tiga anak ini juga memiliki seorang suami yang merupakan Kepala Cabang Dinas Kehutanan Kabupaten Barru, Sukri.

2. Pelaku Merekayasa Pembunuhan

Pelaku pun merekayasa pembunuhan yang dilakukannya. Ia membuat kronologi seolah rekan kerjanya menjadi korban perampokan.

baca juga

Pelaku pun memecahkan kaca mobil korban sehingga seolah-olah diserang perampok. Namun, rencana licik pelaku pun akhirnya terungkap usai polisi menemukan sidik jari pelaku di botol minuman dalam mobil.

Tak hanya itu, uang korban yang tidak raib pun membuat polisi curiga. Dari hasil visum, petugas juga menemui adanya luka bekas kekerasan di pipi kiri dan paha kanan.

3. Pelaku Pura-pura Melayat

Tak butuh waktu lama bagi polisi untuk menangkap pelaku pembunuhan terhadap Sulaiha. Dari informasi yang didapat pelaku merupakan rekan kantornya di UNM bernama Wahyu Jayadi.

Wahyu yang merupakan dosen di Fakultas llmu Keolahragaan UNM. Ia ditangkap saat sedang datang melayat ke RS Bhayangkara, tempat korban berada.

Pelaku sengaja berpura-pura ikut datang melayat ke rumah sakit untuk menghindari kecurigaan dari rekan sekantornya. Saat itulah Wahyu langsung digiring oleh polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

4. Berawal Sakit Hati

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap pelaku, pelaku mengakui alasan ia menghabisi nyawa Sulaiha lantaran tersinggung dengan korban. Korban dinilai terlalu ikut campur dengan masalah pribadi pelaku. Keduanya pun bertemu untuk menyelesaikan permasalahan itu.

Saat bertemu bukannya membaik justru keduanya terlibat cekcok hebat. Hingga akhirnya Wahyu pun memutuskan untuk menghabisi nyawa Sulaiha dengan mencekiknya sebanyak dua kali hingga kehabisan napas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakai Jimat Keselamatan di Sekujur Tubuh, Pria Ini Tewas Tertabrak Mobil

Pakai Jimat Keselamatan di Sekujur Tubuh, Pria Ini Tewas Tertabrak Mobil

Otomotif | Minggu, 24 Maret 2019 | 09:00 WIB

Siswi Kelas 6 Diperkosa dan Kepalanya Dipenggal Tiga Kakak serta Paman

Siswi Kelas 6 Diperkosa dan Kepalanya Dipenggal Tiga Kakak serta Paman

News | Rabu, 20 Maret 2019 | 16:02 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×