4 Kontroversi Zakir Naik yang Sempat Bikin Geger Publik

Rendy Adrikni Sadikin, Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 27 Maret 2019 | 11:05 WIB
4 Kontroversi Zakir Naik yang Sempat Bikin Geger Publik
Ulama India, Zakir Naik di Jakarta, Jumat (31/3). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Penceramah asal India Zakir Naik kembali menjadi sorotan dunia. Ia diduga melakukan penyelewengan dana bantuan dari negara-negara Islam yang ditampung organisasinya untuk kepentingan pribadi.

Tuduhan itu pun menambah daftar panjang kontroversi yang pernah dilakukan oleh Zakir. Berikut Suara.com merangkum beberapa kontroversi Zakir Naik.

1. Selewengkan Dana Bantuan

Kontroversi terbaru Zakir Naik adalah terungkapnya fakta penyelewengan dana bantuan dari negara-negara Islam yang ditampung dalam organisasi Islamic Research Foundation (IRF) miliknya. Dana yang terkumpul mencapai RS 193 Crore atau setara Rp 397 miliar itu dicuci dengan dimasukkan ke deposito ribadi termasuk membeli 20 apartemen di Mumbai dan Pune.

Hal ini terungkap setelah salah satu staf Zakir Naik yakni Najmudin Sathak ditangkap pada Jumat (22/3/2019). Najmudin adalah orang utama yng membantu Zakir Naik dalam praktik pencucian uang itu.

“Najmudin Sathak ditangkap karena dia adalah sosok utama yang membantu Zakir Naik melakukan praktik pencucian uang tersebut. Selain itu, ada pula uang yang dipakai untuk memproduksi video berisi ujaran kebencian,” kata laporan resmi Enforcement Directorate India.

2. Diduga hasut anak muda untuk jadi teroris

Zakir Naik sudah menjadi buronan dari negara asalnya, India beberapa tahun lalu. Zakir Naik diduga telah melakukan pendanaan terhadap aksi terorisme.

Zakir Naik diduga kerap melakukan ceramah yang menghasut anak muda untuk melakukan aksi teror. Pihk kepolisian India pun menduga ada keterlibatan organisasi milik Zakir Naik dalam upaya meradikalisasi para pemuda.

baca juga

Akibatnya, Otoritas Imigrasi Mumbai pun mencabut paspor Zakir Naik. Sejak saat ituZakir Naik berstatus sebagai burona dari negara asalnya yakni India.

3. Ceramah Perbandingan Agama Diduga Picu Keretakan

Zakir Naik seringkali melakukan ceramah perbandingan agama di berbagai negara. Ceramah yang disampaikan Zakir Naik ini mendapatkan banyak kritik lantaran dianggap dapat memicu keretakan persatuan antar umat beragama.

Atas dasar ini, sejumlah negara melakukan aksi penolakan terhadap Zakir Naik. Mulai dari negara Inggris, Malaysia, Bangladesh hingga negara asalnya sendiri India.

4. Berikan Pengaruh terhadap al-Qaeda

Zakir Naik kerap melakukan safari dakwah ke berbagai negara di dunia. Ceramah yang disampaikan oleh Zakir Naik disebut telah menginspirasi banyak aktivis al-Qaeda.

Bahkan, Zakir Naik pun dianggap telah menjadi sosok yang mempengaruhi penyerangan teror di Dhaka, Bangladesh pada 1 Juli 2016 yang menewaskan puluhan orang. Saluran televisi Peace TV milik Zakir Naik di Bangladesh pun dilarang tayang kembali. Sejumlah yayasan milik Zakir Naik digerebek dan disegel oleh pihak berwajib.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Zakir Naik Selewengkan Dana Kesejahteraan Umat buat Beli 20 Apartemen

Zakir Naik Selewengkan Dana Kesejahteraan Umat buat Beli 20 Apartemen

News | Selasa, 26 Maret 2019 | 13:56 WIB

Ekspansi Tesla di Asia: Setelah China, Terbitlah India

Ekspansi Tesla di Asia: Setelah China, Terbitlah India

Otomotif | Rabu, 20 Maret 2019 | 14:00 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×