Jokowi Sibuk Kampanye, Wiranto: Masih Bisa Memberikan Perintah ke Menteri

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir | Suara.com

Rabu, 27 Maret 2019 | 14:19 WIB
Jokowi Sibuk Kampanye, Wiranto: Masih Bisa Memberikan Perintah ke Menteri
Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto. (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengklaim kampanye yang dilakukan Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) tidak akan menganggu stabilitas pemerintahan. Wiranto mengatakan meski tengah berkampanye, Jokowi tetap melakukan komunikasi dengan jajaran menteri kabinet.

Wiranto menerangkan di masa kemajuan teknologi informasi saat ini, Presiden Jokowi tetap memberikan arahan kepada menteri-menteri melalui berbagai macam saluran komunikasi. Sehingga, stabilitas pemerintahan tidak akan terganggu meskipun Jokowi sedang melakukan kampanye di luar daerah.

"Lancar-lancar saja kan kalau sistem pemerintahan itu kan tidak ada masalah, Pak Jokowi sambil kampanye juga masih bisa memberikan perintah dari pesawat terbang dari daerah lain jadi bukan zaman romawi ini," ucap Wiranto di Hotel Paragon, Jakarta Pusat, Rabu (27/3/2019).

Stabilitas pemerintahan kata Wiranto, juga tidak akan terganggu hanya karena Jokowi berkampanye. Ini dikarenakan masih ada Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Presiden Jokowi dan Iriana Joko Widodo. (Dokumentasi: Agus Suprapto)
Presiden Jokowi dan Iriana Joko Widodo. (Dokumentasi: Agus Suprapto)

Selain itu menteri-menteri di Kabinet Indonesia Kerja juga tidak semuanya menjadi juru kampanye Jokowi dan tetap melaksanakan tugasnya seperti sedia kala.

"Walaupun presiden sedang melaksanakan kampanye, kan wakil presiden enggak kampanye. Kemudian para menteri juga sebagian juga melaksanakan tugas seperti biasa," ungkapnya.

Terkait sejumlah menteri di kabinet kerja yang menjadi juru kampanye Jokowi, Wiranto menyebut menteri-menteri tersebut tetap mengutamakan kewajibannya. Menurutnya, mereka hanya diperbolehkan menjadi juru kampanye ketika di akhir pekan saja.

"Selain itu harus ada izin cuti satu hari dalam waktu Senin sampai Jumat. Satu hari izin," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Presiden Jokowi Salah Sedekap saat Salat?

CEK FAKTA: Presiden Jokowi Salah Sedekap saat Salat?

News | Rabu, 27 Maret 2019 | 14:11 WIB

Belum Kampanye di Banjarmasin, Jokowi Diserang Hoaks

Belum Kampanye di Banjarmasin, Jokowi Diserang Hoaks

News | Rabu, 27 Maret 2019 | 13:53 WIB

Bandingkan Kemeja Putih dengan Jas Prabowo, BPN: Jokowi Jangan Bikin Malu!

Bandingkan Kemeja Putih dengan Jas Prabowo, BPN: Jokowi Jangan Bikin Malu!

News | Rabu, 27 Maret 2019 | 13:48 WIB

Wiranto: Ajak Golput Namanya Mengacau, Bisa Kena UU ITE atau KUHP

Wiranto: Ajak Golput Namanya Mengacau, Bisa Kena UU ITE atau KUHP

News | Rabu, 27 Maret 2019 | 13:28 WIB

Terkini

Ade Armando Ungkap Alasan Mengundurkan Diri dari PSI: Ada yang Ingin Menghabisi Saya dan Partai

Ade Armando Ungkap Alasan Mengundurkan Diri dari PSI: Ada yang Ingin Menghabisi Saya dan Partai

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:34 WIB

Kapal Sipil Oman di Selat Hormuz Ditembak Kapal Perang Amerika Serikat, 5 Orang Tewas

Kapal Sipil Oman di Selat Hormuz Ditembak Kapal Perang Amerika Serikat, 5 Orang Tewas

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:34 WIB

Diperiksa Soal Kasus Pemerasan THR, Plt Bupati Cilacap Bersumpah: Demi Allah, Saya Nggak Tahu

Diperiksa Soal Kasus Pemerasan THR, Plt Bupati Cilacap Bersumpah: Demi Allah, Saya Nggak Tahu

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:30 WIB

Sampaikan Laporan Akhir ke Presiden, Komisi Reformasi Polri Serahkan Berkas Setebal 3.000 Halaman

Sampaikan Laporan Akhir ke Presiden, Komisi Reformasi Polri Serahkan Berkas Setebal 3.000 Halaman

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:28 WIB

Skandal Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Proaktif Lindungi Korban

Skandal Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Proaktif Lindungi Korban

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:27 WIB

Tarif Kereta AS untuk Piala Dunia 2026 Melejit, Picu Protes Keras Suporter Global

Tarif Kereta AS untuk Piala Dunia 2026 Melejit, Picu Protes Keras Suporter Global

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:23 WIB

Jual Video Asusila via Telegram, Pasangan Muda di Kediri Ditangkap Polisi

Jual Video Asusila via Telegram, Pasangan Muda di Kediri Ditangkap Polisi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:21 WIB

Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI

Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:07 WIB

Okupansi Hotel Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Anjlok Drastis, Banyak Pembatalan

Okupansi Hotel Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Anjlok Drastis, Banyak Pembatalan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:57 WIB

KY Uji Kualitas Ratusan Calon Hakim Agung, Masyarakat Diajak 'Kuliti' Rekam Jejak Peserta

KY Uji Kualitas Ratusan Calon Hakim Agung, Masyarakat Diajak 'Kuliti' Rekam Jejak Peserta

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:50 WIB