Polri Tegaskan Tak Ada Motif Politik Dalam Pengamanan Pemilu

Bangun Santoso | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Kamis, 28 Maret 2019 | 16:17 WIB
Polri Tegaskan Tak Ada Motif Politik Dalam Pengamanan Pemilu
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Mohammad Iqbal. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Mohammad Iqbal menegaskan, anggota Polri tetap menjaga netralitas saat Pemilu 2019. Selain itu, keterlibatan anggota Polri pada pemilu bukanlah untuk membela salah satu pasangan calon, melainkan untuk pengamanan dan tidak ada kaitannya dengan politik.

"Tidak ada kaitannya dengan motif politik, kita wajib mengetahui daerah pemilihan (dapil), juga daerah mana yang terkonsentarasi paslon a dan paslon b, untuk apa? kita ingin melakukan proses pengamanan di situ," ujar Iqbal di Balai Kartini, Kamis (28/3/2019).

Iqbal mengatakan, terkait pemetaan tingkat kerawanan wilayah adalah hal yang wajar dilakukan setiap tahunnya. Hal itu sebagai bahan polisi menentukan strategi pengamanan.

Jika nantinya ada anggota Polri yang tak netral, pihaknya akan memroses dengan tegas sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Jadi sama sekali tidak ada motif politik, jadi tegas sekali bapak Kapolri mengeluarkan TR (telegram rahasia)-nya. Artinya, siapapun yang tidak netral akan kami proses, ada mekanismenya," jelasnya.

Ia juga menegaskan, Pemilu 2019 akan berjalan dengan lancar tanpa ada gangguan yang berarti. Dirinya juga mengajak masyarakat dan elemen terkait untuk ikut berpartisipasi menciptakan keamanan.

"Kami mengajak youtuber, selebgram dan pegiat sosmed untuk bersama kami melakukan literasi digital yang positif. Jangan dibiarkan masyarakat mendapat berita yang tidak benar akibat ada konten-konten negatif, hoaks dan lainnya," imbuh Iqbal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua DPR : Pemilu 2019 Jangan Membuat Luka Baru bagi Masyarakat

Ketua DPR : Pemilu 2019 Jangan Membuat Luka Baru bagi Masyarakat

DPR | Kamis, 28 Maret 2019 | 15:44 WIB

Menkominfo Sebut Hoaks Paling Banyak Berkaitan dengan Politik

Menkominfo Sebut Hoaks Paling Banyak Berkaitan dengan Politik

News | Kamis, 28 Maret 2019 | 15:17 WIB

Mahfud MD ke Wiranto: Tak Ada UU yang Dapat Menjerat Orang yang Ajak Golput

Mahfud MD ke Wiranto: Tak Ada UU yang Dapat Menjerat Orang yang Ajak Golput

News | Kamis, 28 Maret 2019 | 15:04 WIB

Mahfud MD: Golput Itu Hak, Memilih Itu Hak!

Mahfud MD: Golput Itu Hak, Memilih Itu Hak!

News | Kamis, 28 Maret 2019 | 14:36 WIB

Peneliti LIPI: Golput Banyak Disebabkan Faktor Teknis Ketimbang Ideologis

Peneliti LIPI: Golput Banyak Disebabkan Faktor Teknis Ketimbang Ideologis

News | Kamis, 28 Maret 2019 | 14:01 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB