Kena OTT KPK, Posisi Bowo Sidik di Golkar Digantikan Nusron Wahid

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 28 Maret 2019 | 18:46 WIB
Kena OTT KPK, Posisi Bowo Sidik di Golkar Digantikan Nusron Wahid
Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk Freidrich. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Bowo Sidik Pangraso, anggota DPR dari Fraksi Golkar yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK resmi dicopot dari jabatannya sebagai Ketua Pemenangan Pemilu Wilayah Jawa Tengah I. Sebagai pengganti, Partai Golkar memilih Nusron Wahid untuk mengisi jabatan Bowo.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk Freidrich mengungkapkan bahwa Bowo telah resmi dipecat dari kepengurusannya di DPP Partai Golkar beserta jabatan lainnya yakni Ketua Pemenangan Pemilu Wilayah Jateng I.

Sesuai dengan arahan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartanto, posisi Bowo akan digantikan oleh Nusron Wahid yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Korbid Pemenangan Jawa - Kalimantan.

"Untuk sementara jabatan ketua pemenangan pemilu wilayah jateng 1 akan diambil alih langsung oleh pak Nusron," kata Lodewijk di Kantor DPP Golkar, Jalan Anggrek Neli, Jakarta Barat, Kamis (28/3/2019).

Lodewijk memahami jika kasus yang menimpa Bowo sedikitnya mempengaruhi elektabilitas di Pileg 2019. Oleh karena itu untuk mempertahankan elektabilitas partai, posisi Bowo pada pencalegan juga dicabut dan langsung digantikan oleh caleg lain yang mendapatkan urutan nomor di bawah Bowo.

"Jadi tidak kita ragukan ini akan menurunkan elektabilitas, karena lapisan berikutnya, kalau nggak salah pak Bowo ini nomor 2, nomor urut 3 dan seterusnya pasti berebutan untuk mengambil posisi yang bersangkutan," tuturnya.

"Apalagi ini kasarnya kita sudah saat-saat kalau di sepak bola (itul injury time, atau kita lari sudah sprint. Saya pikir peluang ini tidak akan lari kemana-mana tapi akan lari ke teman-teman sendiri dalam satu dapil yaitu Jateng 1," ujarnya.

Sementara itu untuk posisi Bowo sebagai anggota Komisi VI DPR RI juga akan digantikan. Namun pergantian itu belum bisa dilakukan secepatnya karena dalam aturan yang berlaku di DPR.

"Kita menyesuaikan dengan peraturan yang berlaku di DPR bahwa waktu pergantian DPR sudah lewat jadi tentu tidak akan lakukan penggantian," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OTT KPK Bowo Sidik, Partai Golkar Pastikan Tidak Berikan Bantuan Hukum

OTT KPK Bowo Sidik, Partai Golkar Pastikan Tidak Berikan Bantuan Hukum

News | Kamis, 28 Maret 2019 | 17:49 WIB

OTT Bowo Sidik, KPK Sita Puluhan Kardus Berisi Uang Rupiah dan Dolar AS

OTT Bowo Sidik, KPK Sita Puluhan Kardus Berisi Uang Rupiah dan Dolar AS

News | Kamis, 28 Maret 2019 | 17:34 WIB

Partai Golkar Pecat Bowo Sidik Pangarso

Partai Golkar Pecat Bowo Sidik Pangarso

News | Kamis, 28 Maret 2019 | 17:10 WIB

Korupsi Distribusi Pupuk, Harta Anggota DPR Bowo Sidik Capai Rp 10,4 Miliar

Korupsi Distribusi Pupuk, Harta Anggota DPR Bowo Sidik Capai Rp 10,4 Miliar

News | Kamis, 28 Maret 2019 | 15:57 WIB

Terjaring OTT KPK, Golkar Kirim Doa untuk Bowo Sidik Pangarso

Terjaring OTT KPK, Golkar Kirim Doa untuk Bowo Sidik Pangarso

News | Kamis, 28 Maret 2019 | 14:15 WIB

Terkini

Kapal Perang Italia Bakal Jaga Kapal Kargo Negaranya yang Lewat Selat Bab al-Mandab

Kapal Perang Italia Bakal Jaga Kapal Kargo Negaranya yang Lewat Selat Bab al-Mandab

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:20 WIB

Muhammadiyah Dorong Rokok dan Vape Diberi Label Non-Halal

Muhammadiyah Dorong Rokok dan Vape Diberi Label Non-Halal

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:15 WIB

Muhammadiyah Desak BPJPH Labeli Rokok dan Vape Produk Non-Halal

Muhammadiyah Desak BPJPH Labeli Rokok dan Vape Produk Non-Halal

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:15 WIB

9 Rekomendasi Moisturizer Murah untuk Remaja SMP SMA Under Rp50 Ribu

9 Rekomendasi Moisturizer Murah untuk Remaja SMP SMA Under Rp50 Ribu

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 15:15 WIB

Sudah Punya Karier, Kenapa Masih Kembali Kuliah? Ini Alasannya

Sudah Punya Karier, Kenapa Masih Kembali Kuliah? Ini Alasannya

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 15:12 WIB

Awas Modus Penipuan Segitiga Mobil Bekas Berharga Murah Mengintai Pembeli

Awas Modus Penipuan Segitiga Mobil Bekas Berharga Murah Mengintai Pembeli

Otomotif | Jum'at, 18 September 2026 | 15:10 WIB

Kapal China Tabrak Perahu Filipina Saat Bagikan Subsidi Bahan Bakar Nelayan di Kepulauan Spratly

Kapal China Tabrak Perahu Filipina Saat Bagikan Subsidi Bahan Bakar Nelayan di Kepulauan Spratly

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:05 WIB

Usai Geledah 3 Ruang Dirjen ATR/BPN, KPK Sasar Kantor Summarecon

Usai Geledah 3 Ruang Dirjen ATR/BPN, KPK Sasar Kantor Summarecon

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:05 WIB

Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG

Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG

Jogja | Jum'at, 18 September 2026 | 15:00 WIB

Isu Black September Merebak, Boni Hargens Ungkap Modus Destabilisasi Politik

Isu Black September Merebak, Boni Hargens Ungkap Modus Destabilisasi Politik

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:00 WIB

×