4 Fakta Pasukan Oranye yang Jadi Korban Tabrak Lari hingga Tewas

Selasa, 02 April 2019 | 15:39 WIB
4 Fakta Pasukan Oranye yang Jadi Korban Tabrak Lari hingga Tewas
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan antar jenazah Naufal Rosyid. (Dok Anies)

Suara.com - Naufal Rosyid (24), seorang Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) DKI Jakarta menjadi korban tabrak lari saat sedang bertugas. Naufal tewas usai menjalani perawatan intensif selama beberapa hari.

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan pun mengecam aksi tabrak lari yang dilakukan oleh pengendara hingga menyebabkan nyawanya melayang. Bahkan, hingga kini pengendara pelaku tabrak lari itu pun belum juga menyerahkan diri.

Berikut Suara.com merangkum beberapa fakta di balik insiden tabrak lari yang menewaskan Naufal si pasukan oranye.

1. Alami Pendarahan Otak

Naufal mendapatkan tugas membersihkan jalan di bawah jalan layang Pasar Rebo, Jakarta Timur sekira pada Selasa (26/3/2019) pagi buta. Sekitar pukul 5.30 WIB, petugas PPSU lainnya menemukan Naufal dalam kondisi terkapar di tepi jalan dan mengeluarkan banyak darah. Naufal fifuga menjadi korban tabrak lari sepeda motor.

Naufal pun langsung dilarikan ke RS Pasar Minggu. Dari hasil diagnosa dokter, Naufal mengalami pendarahan di otaknya. Nyawa Naufal pun tak tertolong, ia menghembuskan napas terakhirnya pada Minggu (31/3/2019).

2. Anies Baswedan Ikut Tandu Jenazah

Anies Baswedan mengecam aksi tabrak lari hingga menewaskan salah seorang pasukan oranye. Anies pun menyempatkan hadir ke rumah duka usai mendapatkan kabar Naufal telah tiada.

Anies ikut melaksanakan salat jenazah bersama dengan warga sekitar dan petugas PPSU lainnya. Anies juga membantu membawa tandu berisi jasad Naufal hingga ke tempat peristirahatan terakhirnya. Anies pun meminta agar pelaku tabrak lari bisa segera menyerahkan diri.

Baca Juga: Jokowi Singgung Lagi soal Kekuatan TNI: Jangan Menjelekkan!

"Kau penunggang kendaraan tak dikenal itu, ingatlah bahwa kau bisa lari pagi itu, tapi kau tidak bisa lari ari pertanggungjawaban di hadapan Yang Maha Adil," ungkap Anies melalui akun Instagram miliknya @aniesbaswedan.

3. Keluarga Terima Santunan Rp 196 Juta

Kepergian Naufal untuk selamanya dengan cara begitu tragis menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Hingga kini, keluarga pun masih mengalami trauma akibat kepergian Naufal.

Pemprov DKI melalui BPJS Ketenagakerjaan memberikan santunan kepada keluarga Naufal senilai Rp 196 juta. Santunan yang diberikan itu sama dengan 48 kali gaji Naufal menjadi petugas PPSU.

4. Polisi Buru Penabraknya

Kepolisian Metro Jakarta Timur melakukan pengejaran terhadap pelaku penabran Naufal. Pihak kepolisian pun telah memeriksa rekaman kamera pengintai atau CCTV dan saksi yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI