Survei Membuktikan Mayoritas Rakyat Belum Tahu 3 Kartu Sakti Baru Jokowi

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 02 April 2019 | 18:15 WIB
Survei Membuktikan Mayoritas Rakyat Belum Tahu 3 Kartu Sakti Baru Jokowi
Jokowi saat kunjungi SD di Sentani, Papua yang terkena banjir bandang, (Suara.com/Ummi H S)

Suara.com - Mayoritas rakyat Indonesia belum tahu 3 kartu sakti baru Calon Presiden Jokowi yang selama ini dibanggakan. Itu berdasarkan hasil Survei Indo Barometer.

Mayoritas publik belum mengetahui akan keberadaan tiga kartu sakti yang disampaikan Joko Widodo dalam kampanye Pilpres 2019. Namun masyarakat menyukai program tersebut.

Ketiga program tersebut yaitu, Kartu Sembako Murah (KSM), Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) dan Kartu Pra Kerja (KPK).

"Program-program tersebut disukai masyarakat namun yang kenal atau tahu masih rendah atau di bawah 40 persen," kata peneliti Indo Barometer Hadi Suprapto Rusli dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (2/4/2019).

Terkait program Kartu Sembako Murah, sebanyak 40,5 persen masyarakat mengetahui atau pernah mendengarnya dan yang tidak mengetahui program tersebut sebesar 59,5 persen. Dari mereka yang tahu atau pernah mendengar, menurut dia, mayoritas masyarakat setuju sebesar 89,9 persen dan yang tidak setuju sebesar 4,9 persen.

Dia mengatakan ada dua alasan teratas alasan masyarakat menyukai program sembako murah, yaitu pertama membantu perekonomian rakyat sebesar 60,6 persen, kedua meringankan beban masyarakat sebesar 14,6 persen.

"Adapun dua alasan teratas masyarakat tidak setuju dengan program tersebut sebab masyarakat menilai pembagian sembako tidak merata sebesar 45,8 persen dan menganggap programnya tidak bermanfaat sebesar 16,7 persen," katanya.

Untuk Kartu Indonesia Pintar (KIP Kuliah) menurut dia, sebanyak 27 persen masyarakat mengetahui program KIP Kuliah dan 73 persen masyarakat tidak tahu. Dia mengatakan, dari masyarakat yang sudah mengetahui program itu, mayoritas setuju sebesar 85,5 persen dan yang tidak setuju sebesar 6,8 persen.

"Program KIP Kuliah dinilai bermanfaat 33,9 persen dan membantu masyarakat agar dapat melanjutkan ke jenjang sekolah yang lebih tinggi sebesar 24,2 persen," ujarnya.

baca juga

Sementara itu menurut Hadi, alasan masyarakat tidak setuju karena pembagiannya tidak merata atau tidak tepat sasaran sebesar 22,7 persen dan ada juga yang mengatakan programnya tidak bermanfaat sebesar 13,6 persen.

Untuk program Kartu Pra Kerja (KPK) menurut dia, sebesar 27,8 persen masyarakat mengetahui akan adanya program tersebut ke depan dan 72,2 persen menyatakan tidak mengetahui.

"Dari masyarakat yang tahu atau pernah mendengar menurut dia, sebesar 69,2 persen mayoritas masyarakat setuju dengan program tersebut dan yang tidak setuju sebesar 22,2 persen," katanya.

Hadi mengatakan program KPK dinilai bermanfaat sebesar 30,3 persen, dengan adanya Kartu Pra Kerja masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan pekerjaan sebesar 18,2 persen. Sementara itu ada dua alasan tertinggi masyarakat tidak setuju menganggap Kartu Pra Kerja karena tidak mendidik masyarakat sebesar 44,6 persen dan akan mengakibatkan angka pengangguran bertambah sebesar 10,8 persen.

Survei Indo Barometer itu dilakukan pada 15-21 Maret 2019 di 34 provinsi dengan melibatkan 1.200 responden dan "margin of error" +/- 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Metode penarikan sampel dengan "multistage random sampling" dengan teknik pengumpulan data adalah wawancara tatap muka dengan mengisi kuesioner. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei Indo Barometer: Selisih Suara Prabowo - Jokowi 18,8 Persen

Survei Indo Barometer: Selisih Suara Prabowo - Jokowi 18,8 Persen

News | Selasa, 02 April 2019 | 18:08 WIB

Habib Rizieq Lontar Tuduhan ke Menlu, Kubu Jokowi: Rakyat Sudah Maklum

Habib Rizieq Lontar Tuduhan ke Menlu, Kubu Jokowi: Rakyat Sudah Maklum

News | Selasa, 02 April 2019 | 18:08 WIB

Survei LSI Denny JA: Jokowi dan Prabowo Kebagian Suara FPI

Survei LSI Denny JA: Jokowi dan Prabowo Kebagian Suara FPI

News | Selasa, 02 April 2019 | 16:51 WIB

Ditantang, Yunarto Wijaya Siap Pindah ke Negara Komunis Jika Prabowo Menang

Ditantang, Yunarto Wijaya Siap Pindah ke Negara Komunis Jika Prabowo Menang

News | Selasa, 02 April 2019 | 15:32 WIB

Jokowi Singgung Lagi soal Kekuatan TNI: Jangan Menjelekkan!

Jokowi Singgung Lagi soal Kekuatan TNI: Jangan Menjelekkan!

News | Selasa, 02 April 2019 | 15:06 WIB

Terkini

Harga Beda Tipis, Ini iPhone yang Paling Menarik Dibeli di 2026

Harga Beda Tipis, Ini iPhone yang Paling Menarik Dibeli di 2026

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:39 WIB

Anggaran Ketahanan Pangan Naik Jadi Rp195,32 T pada RAPBN 2027, Ini Rincian Alokasinya

Anggaran Ketahanan Pangan Naik Jadi Rp195,32 T pada RAPBN 2027, Ini Rincian Alokasinya

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Anggaran MBG Menyusut Jadi Rp240,2 Triliun, Sasaran Berkurang 10,8 Juta

Anggaran MBG Menyusut Jadi Rp240,2 Triliun, Sasaran Berkurang 10,8 Juta

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:15 WIB

4 Rekomendasi Rice Cooker untuk 1 Orang, agar Nasi Tak Mubazir

4 Rekomendasi Rice Cooker untuk 1 Orang, agar Nasi Tak Mubazir

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:10 WIB

Tren Bisnis Kuliner dan Properti Dilirik Investor, Bagaimana Proyeksinya

Tren Bisnis Kuliner dan Properti Dilirik Investor, Bagaimana Proyeksinya

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus

Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus

Foto | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Dari Kosong hingga Omzet Puluhan Juta, Cerita Ari Mengubah Tren Kopi Menjadi Peluang UMKM

Dari Kosong hingga Omzet Puluhan Juta, Cerita Ari Mengubah Tren Kopi Menjadi Peluang UMKM

Jawa Tengah | Kamis, 20 Agustus 2026 | 05:57 WIB

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

×