Curi Mesin Pompa Air Musala, Hamdi Dihajar Massa dan Diserahkan ke Polisi

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Rabu, 03 April 2019 | 11:10 WIB
Curi Mesin Pompa Air Musala, Hamdi Dihajar Massa dan Diserahkan ke Polisi
Hamdi Saputra, harus berurusan dengan pihak keplisian setelah ketahuan mencuri mesin pompa air Musala Al-Jihad tak jauh dari rumahnya. (medanheadlines.com/istimewa)

Suara.com - Hamdi Saputra, harus berurusan dengan pihak keplisian setelah ketahuan mencuri mesin pompa air Musala Al-Jihad tak jauh dari rumahnya. Sebelum diamankan polisi, Hamdi lebih dulu menjadi bulan-bulanan warga yang merasa kesal atas ulah tersebut hingga babak belur dihajar massa di lahan garapan Desa Bandar Klipah, Kecamatan Percut Seituan, Selasa (2/4/2019).

Pria yang tinggal di Jalan Masjid Pasar X, Kelurahan Bandar Klipah, Kecamatan Percut Seituan, kini masih diamankan di Polsek Percut Seituan.

Ketua Badan Kenaziran Musala Al-Jihad, Rustam Efendi Nasution mengatakan aksi pencurian itu diketahui saat jama’ah hendak melaksanakan salat subuh, sekira pukul 05.00 WIB. Sewaktu jama’ah mau mengambil wudhu air tidak keluar dari kran tempat wudhu.

“Waktu mau ngambil wudhu airnya tidak keluar. Begitu dicek ternyata mesin pompanya sudah hilang,” kata Rustam kepada wartawan di kantor polisi saat membuat laporan pengaduan, seperti diberiti diberitakan medanheadlines.com - jaringan Suara.com, Rabu (3/4/2019) dini hari.

Kemudian perwakilan pengurus melalui pengeras suara Musala menyampaikan berita kehilangan. Malamnya, ada warga yang melapor kepada dirinya bahwa Hamdi mengantarkan mesin pompa ke rumah Martempe Sianturi (37) yang juga tinggal di sekitaran Mushola.

“Selanjutnya saya dan warga mendatangi rumah Martempe Sianturi dan benar melihat pompa air Musala ada di rumahnya. Kepada warga Martempe Sianturi mengaku membeli pompa itu dari Hamdi seharga Rp 70 ribu,” ucap Rustam.

Setelah itu warga bersama Martempe Sianturi mendatangi rumah Hamdi dan langsung mengamankannya. Saat ditanyai, Hamdi mengakui perbuatannya sehingga warga dengan spontan menghajarnya hingga babak belur.

Setelah puas menghajar pelaku, warga membawanya ke pos polisi Pasar X menunggu kedatangan polisi. Tak lama berselang, personel Unit Reskrim Polsek Percut Seituan datang dan memboyong Hamdi berikut pompa air Mushola ke markas komando untuk diproses lebih lanjut.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maling di Kembangan Jakbar Berakhir Dimassa, Awalnya Lihat Kunci Motor Orang Nyantel usai Turun dari Ojol

Maling di Kembangan Jakbar Berakhir Dimassa, Awalnya Lihat Kunci Motor Orang Nyantel usai Turun dari Ojol

News | Rabu, 26 Juli 2023 | 16:28 WIB

Terkini

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:00 WIB

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:42 WIB

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:33 WIB