Yuli Dikeroyok Pakai Kaos Jokowi, Sandiaga: Polisi Harus Bertindak!

Agung Sandy Lesmana | Novian Ardiansyah | Suara.com

Rabu, 03 April 2019 | 14:07 WIB
Yuli Dikeroyok Pakai Kaos Jokowi, Sandiaga: Polisi Harus Bertindak!
Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno menanggapi adanya peristiwa seorang perempuan bernama Yuli Wijaya yang dikeroyok massa kampanye Capres Prabowo Subianto di Jawa Tengah lantaran mengenakan baju capres petahana Joko Widodo (Jokowi). 

Sandiaga meminta agar aparat kepolisian segera menindaklanjuti kasus pengeroyokan tersebut.  Dia sekaligus mengajak agar para pendukung agar bisa saling menghargai perbedaan dalam pemilihan paslon di Pilpres 2019.

"Ya itu tentunya pihak yang berwajib harus menanganinya, kita jangan berprasangka, berspekulasi. Tapi saya sudah sampaikan dari awal, Pemilu ini Pilpres, Pileg ini adalah pesta demokrasi, kita hargai perbedaan kita, mau pakai baju," ujar Sandiaga di Taman Buah Mekarsari, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/4/2019).

Sandiaga mengungkapkan bahwa dirinya juga beberapa kali melihat adanya perbedaan dukungan di antara masayarakat. Namun begitu, dia mengimbau agar masyarakat bisa saling merangkul bukan justru membuat perbedaan menjadi perpecahan.

"Ini adalah esensi dari demokrasi kita dan kita harus jaga kondusifitas. Ini tinggal 13 hari lagi, mari kita jaga sekondusif mungkin sehingga damai dan pemilu ini berlangsung jujur dan adil dan sukses untuk semua," kata Sandiaga.

Yuli Wijaya babak belur dan kepalanya robek karena dikeroyok di kampanye Prabowo subianto - Sandiaga Uno di Lapangan Kemiri, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Selasa (2/4/2019) kemarin. Yuli digebuki karena pakai baju bergambar Jokowi.

Pengeroyokan yang terjadi di Jalan Purworejo-Yogyakarta di Desa Krendetan, Bagelen, Kabupaten Purworojo tersebut mengakibatkan korban Yuli Wijaya (28) warga Dukuh Sarangan, Desa Krendetan, Kecamatan Bagelen mengalami luka di bagian kepala.

Seorang saksi Sri Rejeki menuturkan rombongan massa peserta kampanye ini datang dari arah Purworejo menuju Yogyakarta, namun di tengah perjalanan mereka terlibat pengeroyokan terhadap Yuli Wijaya.

Ia menuturkan para pelaku juga merusak beberapa sepeda motor yang di parkir tidak jauh dari lokasi pengeroyokan. Yuli Wijaya menuturkan kejadian itu saat dirinya sedang menunggu parkiran sepeda motor.

Tiba-tiba rombongan itu memintanya untuk melepas baju yang dipakainya bergambar capres Jokowi, tetapi dirinya tidak mau. Karena dipaksa begitu dirinya mau buka dari belakang langsung dipukul dengan benda tumpul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketawa Dengar Prabowo Klaim Lebih TNI, Megawati: Mas Bowo Iki Kelewatan

Ketawa Dengar Prabowo Klaim Lebih TNI, Megawati: Mas Bowo Iki Kelewatan

News | Selasa, 02 April 2019 | 17:24 WIB

Kampanye di Padang, Prabowo Apresiasi Dukungan Warga Sumbar

Kampanye di Padang, Prabowo Apresiasi Dukungan Warga Sumbar

News | Selasa, 02 April 2019 | 16:34 WIB

Kampanye di Padang, Banyak Pendukung Prabowo yang Tumbang

Kampanye di Padang, Banyak Pendukung Prabowo yang Tumbang

News | Selasa, 02 April 2019 | 15:34 WIB

Pekikan Prabowo Presiden Menggema di Padang

Pekikan Prabowo Presiden Menggema di Padang

News | Selasa, 02 April 2019 | 15:22 WIB

Lewat Pengeras Suara, Bawaslu Padang Larang Anak Diajak Kampanye Prabowo

Lewat Pengeras Suara, Bawaslu Padang Larang Anak Diajak Kampanye Prabowo

News | Selasa, 02 April 2019 | 14:22 WIB

Terkini

Operasi Imigrasi Sapu Bersih, 346 WNA Diciduk dalam 5 Hari

Operasi Imigrasi Sapu Bersih, 346 WNA Diciduk dalam 5 Hari

News | Senin, 13 April 2026 | 17:15 WIB

Tolak 'War Tiket Haji', Maman DPR: Ibadah Bukan Ajang Kompetisi Klik Internet!

Tolak 'War Tiket Haji', Maman DPR: Ibadah Bukan Ajang Kompetisi Klik Internet!

News | Senin, 13 April 2026 | 17:10 WIB

1,5 Tahun Menjabat, Kepercayaan Publik pada Prabowo Tembus 75,1 Persen, MBG Jadi Faktor Utama

1,5 Tahun Menjabat, Kepercayaan Publik pada Prabowo Tembus 75,1 Persen, MBG Jadi Faktor Utama

News | Senin, 13 April 2026 | 17:05 WIB

Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Tembus 74,1 Persen, Program MBG Jadi Faktor Utama

Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Tembus 74,1 Persen, Program MBG Jadi Faktor Utama

News | Senin, 13 April 2026 | 17:03 WIB

Respons Modus 'Surat Mundur', Wagub Jatim Minta Inspektorat Dalami Kasus OTT Bupati Tulungagung

Respons Modus 'Surat Mundur', Wagub Jatim Minta Inspektorat Dalami Kasus OTT Bupati Tulungagung

News | Senin, 13 April 2026 | 16:52 WIB

Kuota Program Magang Diperbesar Pemerintah, Peluang Karier atau Sekadar Tenaga Kerja Murah?

Kuota Program Magang Diperbesar Pemerintah, Peluang Karier atau Sekadar Tenaga Kerja Murah?

News | Senin, 13 April 2026 | 16:49 WIB

Gelap Mata Demi 'Deposit' Judol: Pria di Makassar Bacok Istri dan Leher Sepupu hingga Tewas!

Gelap Mata Demi 'Deposit' Judol: Pria di Makassar Bacok Istri dan Leher Sepupu hingga Tewas!

News | Senin, 13 April 2026 | 16:48 WIB

Ancaman Serangan Israel ke Iran Kembali Mencuat Usai Perundingan Damai Gagal Total

Ancaman Serangan Israel ke Iran Kembali Mencuat Usai Perundingan Damai Gagal Total

News | Senin, 13 April 2026 | 16:47 WIB

Apa Itu Blanket Overflight? Berbahaya Bagi Kedaulatan RI, Rumornya Bakal Diteken Menhan

Apa Itu Blanket Overflight? Berbahaya Bagi Kedaulatan RI, Rumornya Bakal Diteken Menhan

News | Senin, 13 April 2026 | 16:35 WIB

Proyek Pedestrian Rasuna Said Mulai Bikin Macet, Pramono: Nggak Mungkin Bangun Tidak Ada Efek

Proyek Pedestrian Rasuna Said Mulai Bikin Macet, Pramono: Nggak Mungkin Bangun Tidak Ada Efek

News | Senin, 13 April 2026 | 16:32 WIB