Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyindir lembaga survei yang dinilainya tidak peka dalam melihat kondisi dan suasana di lapangan saat kampanye terbuka Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. Hal itu menyusul adanya sumbangan dana dari Rizal, seorang pekerja bengkel kepada Prabowo.
Sindiran Fahri tersebut ditulis di akun Twitter pribadinya, @Fahrihamzah. Ia berujar lembaga survei bergeming jika fenomena seperti di atas terjadi pada Prabowo atau Sandiaga.
"Lembaga survey tidak mau menangkap emosi dan histeria....apabila itu ada dipihak lawan klien mereka...motifnya dagang belaka!" cuit Fahri seperti dikutip Suara.com, Kamis (4/4/2019).
Diketahui, dalam beberap agenda kampanye baik Prabowo maupun Sandiaga kerap mendapat sumbangan dana untuk kampanye dari berbagai lapisan masyarakat.
Sumbangan yang diperoleh dari masyarakat bahkan membuat keduanya sampai terharu.
Seperti yang dialami oleh Prabowo, ia sempat menangis terharu karena mendapat sumbangan uang dari pekerja bengkel bernama Rizal, saat kampanye akbar di Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (2/4/2019).
Sumbangan yang tidak disebutkan jumlahnya itu diterima Prabowo di hadapan ratusan ribu pendukung yang ikut menyemarakkan kampanye tersebut.
"Saya terima sumbangan ini, terima kasih," kata Prabowo menangis, seperti diberitakan Covesia.com—jaringan Suara.com.
Seusai menerima sumbangan tersebut, Prabowo langsung memeluk pemuda tersebut. Tak hanya itu, Prabowo juga menerima sumbangan dari emak-emak peduli negeri di Kota Padang.