Sebut Kesatria, 4 Pengakuan Amien Rais di Sidang Ratna Sarumpaet

Rendy Adrikni Sadikin | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Kamis, 04 April 2019 | 16:12 WIB
Sebut Kesatria, 4 Pengakuan Amien Rais di Sidang Ratna Sarumpaet
Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (4/4). Jaksa Penuntut Umum memanggil Amien Rais sebagai saksi sidang kasus hoax penganiayaan terdakwa Ratna Sarumpaet. [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Amien Rais, hadir menjadi saksi dalam persidangan aktivis Ratna Sarumpaet atas kasus penyebaran berita bohong atau hoaks.

Dalam persidangan, Amien Rais banyak memberikan pernyataan mengejutkan. Mulai dari pengakuan kerugian yang dialami BPN Prabowo - Sandi akibat berita hoaks yang diciptakan oleh Ratna Sarumpaet hingga rasa kekecewaan yang begitu besar.

Pasalnya, Amien Rais dan BPN Prabowo - Sandi dibohongi oleh Ratna Sarumpaet yang mengaku jadi korban pemukulan, padahal lebam di wajahnya akibat bekas operasi plastik yang ia lakukan.

Berikut Suara.com merangkum beberapa pengakuan Amien Rais selama menjadi saksi di persidangan Ratna yang ke-tujuh, Kamis (4/4/2019):

1. BPN Prabowo - Sandi Alami Kerugian

Amien Rais mengakui saat pertama kali mendengar kabar Ratna Sarumpaet menjadi korban pemukulan, ia begitu merasa terpukul. Pasalnya, seorang aktivis dipukuli oleh sejumlah orang dan hal itu telah melanggar HAM.

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto pun langsung ambil sikap atas kasus yang menimpa Ratna Sarumpaet. Berbagai dukungan diberikan oleh BPN Prabowo - Sandi untuk memperjuangkan haknya.

Namun, setelah terungkap fakta bahwa Ratna Sarumpaet telah berbohong, Amien Rais mengakui BPN Prabowo - Sandi mengalami kerugian. Ratna Sarumpaet pun dicoret dari Juru Kampanye BPN Prabowo - Sandi.

"Ya jelas (dirugilkan) artinya kita sudah menyampaikan sesuatu yang dikatakan, ternyata tidak seperti itu yang disampaikan. Kita nggak ketemu lagi (pasca penyebaran berita hoaks)," kata Amien Rais.

2. Dugaan Kekuatan Spiritual

Amien Rais sempat tak menyangka Ratna Sarumpaet telah menciptakan kebohongan yang membuat warga geger. Amien Rais pun menduga ada kekuatan spiritual yang menguasai diri Ratna Sarumpaet sehingga ia tak mampu berpikir dengan logis.

"Cuma kenapa terjadinya seperti ini, jadi ada berbagai macam teori. Janganm-jangan RS yang istikamah, mungkin ada kekuatan spiritual atau apa yang menyebabkan kemudian pikirannya tidak logis," ungkap Amien Rais.

Dugaan Amien Rais itu langsung dibantah oleh Ratna Sarumpaet. Usai persidangan berakhir, Ratna Sarumpaet memastikan bukan kekuatan spiritual yang menyebabkan ia tak mampu berpikir secara logis.

"Jadi bukan spiritual, mungkin saya sakit. Saya nggak tahu," ujar Ratna Sarumpaet singkat.

3. Kecewa Berat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bela Ahok, Cuitan Hanum Rais Disamakan Jubir PSI dengan People Power

Bela Ahok, Cuitan Hanum Rais Disamakan Jubir PSI dengan People Power

News | Kamis, 04 April 2019 | 15:36 WIB

JPU Tolak Permohonan Tahanan Kota Ratna Sarumpaet

JPU Tolak Permohonan Tahanan Kota Ratna Sarumpaet

News | Kamis, 04 April 2019 | 14:45 WIB

Amien Rais di Sidang: Mbak Ratna Sudah Akui Kesalahan, Itu Kesatria

Amien Rais di Sidang: Mbak Ratna Sudah Akui Kesalahan, Itu Kesatria

News | Kamis, 04 April 2019 | 14:08 WIB

Terkini

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:38 WIB

Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini

Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:37 WIB

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:25 WIB

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:21 WIB

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:16 WIB

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:10 WIB

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:06 WIB

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:55 WIB