JPU Tolak Permohonan Tahanan Kota Ratna Sarumpaet

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih
JPU Tolak Permohonan Tahanan Kota Ratna Sarumpaet
Terdakwa kasus penyebaran berita bohong atau hoaks, Ratna Sarumpaet kembali menjalani persidangan. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Tim kuasa hukum terdakwa mengaku tidak tahu alasan JPU menolak permohonan tahanan kota Ratna Sarumpaet.

Suara.com - Permohonan terdakwa kasus penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet agar dapat dikenakan tahanan kota ditolak Jaksa Penuntut Umum (JPU). Hal itu disampaikan JPU Payaman dalam persidangan ketujuh Ratna di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Kami menolak permintaan terdakwa," kata Payaman kepada majelis hakim di persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (4/4/2019).

Bilhuda, salah satu tim kuasa hukum terdakwa mengaku tidak tahu alasan JPU menolak permohonan Ratna Sarumpaet. Ia mengatakan tim kuasa hukum belum menerima salinan penolakan tersebut karena baru disampaikan secara lisan.

"Ya kami tidak tahu alasan JPU menolak karena belum disampaikan alasannya", kata Bilhuda.

Bilhuda menerangkan, alasan kliennya meminta menjadi tahanan rumah karena terdakwa sudah berumur 71 tahun dan sakit-sakitan.

Meski demikian, tim kuasa hukum Ratna masih menunggu keputusan majelis hakim terkait pengajuan terdakwa menjadi tahanan kota.

Majelis hakim saat ini masih mempertimbangkan pengajuan terdakwa menjadi tahanan kota.

Untuk diketahui, permohonan tersebut sebelumnya diajukan Ratna kepada majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada Selasa (26/3/2019).

"Sudah diajukan tadi, tapi jawabannya belum (ada)," ujar Ratna di Polda Metro Jaya, Selasa (26/3/2019) lalu.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS