Kubu Prabowo: Artikel The Guardian Akurat soal Kekecewaan Pendukung Jokowi

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 05 April 2019 | 21:21 WIB
Kubu Prabowo: Artikel The Guardian Akurat soal Kekecewaan Pendukung Jokowi
[The Guardian]

Suara.com - Anggota Dewan Pakar BPN Prabowo Subianto – Sandiaga uNo, Dradjad Wibowo, mengakui isi artikel media Inggris The Guardian, berjudul Joko Widodo: How 'Indonesia's Obama' failed to live up to the hype, bersifat faktual.

Sebab, menurutnya, banyak pendukung Presiden sekaligus Capres nomor urut 1 Jokowi yang justru kecewa terhadap kinerja sang patron.

Dradjad mengakui, pendukung Jokowi saat Pilpres 2014 terdiri dari banyak kalangan. Terutama pengusaha, akademisi, aktivis, dan keagamaan.

Tapi kekinian, para pendukung Jokowi pada Pilpres 2014 itu kerap mengutarakan kekecewaannya. Politikus PAN itu mengklaim, kekecewaan barisan pendukung Jokowi itu kerap diterimanya saat mengunjungi daerah-daerah.

"Mereka kecewa terhadap kinerja Jokowi. Para pengusaha mengeluhkan bisnis yang makin seret. Sementara pemerintah memropagandakan 'ekonomi baik-baik saja'," kata Dradjad saat dihubungi Suara.com, Jumat (5/4/2019).

Dradjad menjelaskan, pendukung Jokowi yang berasal dari kalangan aktivis dan akademisi mengungkapkan kekecewaan karena rusaknya kualitas demokrasi. Banyak politik uang yang dilancarkan dengan memanfaatkan BUMN.

"Bagaimana kementerian, lembaga, BUMN dan pemerintah daerah menghamburkan uang negara untuk menaikkan elektabilitas petahana. Belum lagi intervensi aparat hukum. Lebih jelek dari Orba, itu pandangan sebagian dari mereka," ujarnya.

Karena temuan itu, Dradjad menyampaikan bahwa banyak dari mereka yang memilih untuk mendukung lawan petahana, yakni Prabowo – Sandiaga pada Pilpres 2019. Ada pula pendukung Jokowi pada Pilpres 2014 kekinian memilih golput.

"Jadi fenomena yang ditulis the Guardian itu akurat. Karena itu, saya tidak heran jika nanti golput akan tinggi. Mereka kebanyakan adalah mantan pendukung Pak Jokowi," tuturnya.

baca juga

Namun, Dradjat tak bersepakat terhadap artikel The Guardian yang menyamakan Jokowi dengan mantan Presiden AS Barrack Obama.

"Terlalu jauh levelnya. Di bawah Presiden Jokowi, hukum Indonesia menjadi pisau yang super tajam ke pihak yang berseberangan, super tumpul kepada pendukung Presiden Jokowi.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanggapi The Guardian, Kubu Prabowo: Jokowi Tak Seindah dalam Impian

Tanggapi The Guardian, Kubu Prabowo: Jokowi Tak Seindah dalam Impian

News | Jum'at, 05 April 2019 | 20:33 WIB

Media Asing: Jokowi, Obama Indonesia yang Gagal Penuhi Ekspektasi

Media Asing: Jokowi, Obama Indonesia yang Gagal Penuhi Ekspektasi

News | Jum'at, 05 April 2019 | 18:09 WIB

Respons Chat WA Rizieq Versi Yusril, BPN: Yang Jelas Prabowo Salat!

Respons Chat WA Rizieq Versi Yusril, BPN: Yang Jelas Prabowo Salat!

News | Kamis, 04 April 2019 | 18:43 WIB

Disebut Pelanggar HAM, BPN: Prabowo Justru Jadi Penyelamat Mahasiswa

Disebut Pelanggar HAM, BPN: Prabowo Justru Jadi Penyelamat Mahasiswa

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 18:09 WIB

Terkini

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB