Betapa Macho dan Tuanya DPR RI, Para Lelaki Mendominasi Politik Indonesia

Reza Gunadha

Sabtu, 06 April 2019 | 16:21 WIB
Betapa Macho dan Tuanya DPR RI, Para Lelaki Mendominasi Politik Indonesia
Ilustrasi gedung DPR RI [Suara.com/Ema Rohimah]

Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, masing-masing menyumbang 3 perempuan caleg untuk DPR RI.

Sedangkan Yogyakarta, Sumatera Utara, Sulawesi Barat, dan Maluku, masing-masing menyumbang 2 perempuan untuk duduk di kursi dewan terhormat di Senayan.

Sisanya, terdapat 9 provinsi yang masing-masing menyumbang 1 perempuan untuk menjadi wakil rakyat tingkat nasional.

Perempuan Caleg terpilih Pemilu 2014 berdasarkan daerah pemilihan. [Ella S Prihatini/WSIF edisi 72 tahun 2019]
Perempuan Caleg terpilih Pemilu 2014 berdasarkan daerah pemilihan. [Ella S Prihatini/WSIF edisi 72 tahun 2019]

"Dari keseluruhan kandidat perempuan yang terpilih melalui Pemilu 2014, 47 persen di antaranya adalah calon nomor satu."

Menurut Elli, kecilnya persentase caleg perempuan yang terpilih pada Pemilu 2014 karena ditempatkan pada nomor urutan bawah.

”Preferensi ini terlihat ketika partai-partai cenderung menempatkan kandidat laki-laki di nomor urut teratas di kertas suara. Sementara calon legislatif perempuan ditempatkan di nomor-nomor yang lebih rendah,” jelasnya.

Secara statistik, kata dia, semakin rendah seorang kandidat ditempatkan dalam kertas suara, semakin kecil pula kemungkinannya untuk menang.

“Setiap satu nomor lebih rendah dari puncak daftar calon legislatif, peluang untuk menang bakal merosot sebanyak 63,5 persen.”

Uniknya lagi, menurut Elli dalam penelitiannya, terdapat tren bahwa mayoritas perempuan caleg yang terpilih pada Pemilu 2014 memiliki hubungan dengan petahana.

baca juga

Sebanyak 45 dari 97 perempuan caleg yang lolos ke DPR tahun 2014, menikah atau memiliki hubungan darah dengan para pemimpin politik.

Grafis yang menunjukkan perempuan caleg yang menang pada Pemilu 2014 masih punya hubungan dengan oligarki. [Ella S Prihatini/WSIF edisi 72 tahun 2019]
Grafis yang menunjukkan perempuan caleg yang menang pada Pemilu 2014 masih punya hubungan dengan oligarki. [Ella S Prihatini/WSIF edisi 72 tahun 2019]

”Itu mengindikasikan bahwa laki-laki masih mengendalikan politik dan banyak perempuan tidak bisa menang tanpa dukungan dari politikus pria.”

Ia menjelaskan, fenomena itu juga mengartikulasikan sistem politik di Indonesia melanggengkan oligarki.

Ella menemukan data yang kontras terhadap jumlah perempuan caleg terpilih pada Pemilu 2014.

Pada pemilu lima tahun silam, 80 persen kursi DPR RI dimiliki oleh laki-laki. Di antara mereka, 75 persen berdomisili di Jawa dan 90 persen lulusan pendidikan tinggi.

Dari segi umur juga tak ideal, karena 39 persen anggota DPR berusia antara 40 sampai 59 tahun. Padahal, kelompok usia 40-59 tahun tersebut hanya 12,89 persen dari total populasi Indonesia.

Sedangkan anggota dewan yan berusia 50-59 tahun di DPR mencapai 30 persen kursi. Padahal, kelompok usia itu hanya mewakili 8,43 persen populasi nasional.

Dalam bagian penutup hasil risetnya, Elli menegaskan temuannya secara umum menunjukkan bahwa parlemen nasional Indonesia saat ini jauh dari mewakili semua anggota masyarakat.

Profile karakteristik anggota DPR RI 2014-2019 yang tak mewakili keberagaman. [Ella S Prihatini/WSIF edisi 72 tahun 2019]
Profile karakteristik anggota DPR RI 2014-2019 yang tak mewakili keberagaman. [Ella S Prihatini/WSIF edisi 72 tahun 2019]

”Perempuan, generasi muda, dan orang-orang dari luar Jawa terus menjadi minoritas dan kurang terwakili,” tulisnya.

Khusus bagi kaum perempuan dan wanita politikus, situasi saat ini justru tak menguntungkan.

Sebab, meski mereka dilibatkan dalam kegiatan politik maupun pemilu, tapi tetap ditempatkan pada posisi rendah.

”Keberhasilan pemilihan kandidat perempuan sangat terkait dengan pengalaman dalam jabatan politik, usia, dan posisi daftar dalam lembar suara. Terlebih, kebaikan politikus laki-laki dan dinasti politik terus menjadi aspek penentu dalam nominasi politik perempuan.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antisipasi Keributan Pemilu, DPR Minta DPT Transparan

Antisipasi Keributan Pemilu, DPR Minta DPT Transparan

DPR | Selasa, 02 April 2019 | 18:18 WIB

Humas DPR Raih Penghargaan Bronze pada Ajang PRIA 2019

Humas DPR Raih Penghargaan Bronze pada Ajang PRIA 2019

DPR | Selasa, 02 April 2019 | 18:07 WIB

DPR : Illegal Fishing di Raja Ampat Rusak Habitat Ikan

DPR : Illegal Fishing di Raja Ampat Rusak Habitat Ikan

DPR | Senin, 01 April 2019 | 13:41 WIB

Menteri PPN: Pulau Jawa Krisis Air Bersih Pada 2045

Menteri PPN: Pulau Jawa Krisis Air Bersih Pada 2045

Bisnis | Selasa, 26 Maret 2019 | 14:39 WIB

DPR Terima Kunjungan Delegasi Partai Buruh Australia

DPR Terima Kunjungan Delegasi Partai Buruh Australia

News | Selasa, 26 Maret 2019 | 12:51 WIB

Terkini

Defisit APBN Tembus Rp 240,1 Triliun per Agustus 2026, Setara 0,93% PDB

Defisit APBN Tembus Rp 240,1 Triliun per Agustus 2026, Setara 0,93% PDB

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 10:31 WIB

Kasus ISPA Melonjak Akibat Karhutla, Bagaimana Pemerintah Seharusnya Bersikap?

Kasus ISPA Melonjak Akibat Karhutla, Bagaimana Pemerintah Seharusnya Bersikap?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:29 WIB

Menteri Pertahanan Tinjau Isi Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi, Wartawan Dilarang Masuk

Menteri Pertahanan Tinjau Isi Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi, Wartawan Dilarang Masuk

Jakarta | Jum'at, 18 September 2026 | 10:26 WIB

Le Bleu by K Club, Spot Kuliner di Nusa Dua dengan Pemandangan Laut dan Sunset

Le Bleu by K Club, Spot Kuliner di Nusa Dua dengan Pemandangan Laut dan Sunset

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 10:25 WIB

Urutan Pemakaian Primer, Cushion, dan Bedak Tabur agar Flawless Hasilnya

Urutan Pemakaian Primer, Cushion, dan Bedak Tabur agar Flawless Hasilnya

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 10:25 WIB

Borok SPPG Terkuak Usai 37 Siswa di Kediri Keracunan: Daging Ditaruh di Bawah, Kucing Bebas Masuk

Borok SPPG Terkuak Usai 37 Siswa di Kediri Keracunan: Daging Ditaruh di Bawah, Kucing Bebas Masuk

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 10:22 WIB

Upcycling Clothes: Solusi agar Baju Lama Tak Berakhir jadi Kain Lap

Upcycling Clothes: Solusi agar Baju Lama Tak Berakhir jadi Kain Lap

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 10:20 WIB

WNI Tentara Bayaran Rusia WhatsApp Jubir Kemlu RI, Apa Katanya?

WNI Tentara Bayaran Rusia WhatsApp Jubir Kemlu RI, Apa Katanya?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:20 WIB

Jelang MotoGP 2026, InJourney dan Pemda NTB Siapkan Pengalaman Wisata Kelas Dunia

Jelang MotoGP 2026, InJourney dan Pemda NTB Siapkan Pengalaman Wisata Kelas Dunia

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 10:11 WIB

Mendagri Beri Penghargaan untuk Empat Kategori Pelayanan Daerah Regional Maluku dan Nusa Tenggara

Mendagri Beri Penghargaan untuk Empat Kategori Pelayanan Daerah Regional Maluku dan Nusa Tenggara

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:11 WIB

×