Wapres JK Sebut Jokowi dan Prabowo Sama-sama Menggunakan Strategi Islami

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 09 April 2019 | 13:47 WIB
Wapres JK Sebut Jokowi dan Prabowo Sama-sama Menggunakan Strategi Islami
Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan pernyataan pers di Kantor Wapres Jakarta, Selasa (9/4/2019). (ANTARA/Fransiska Ninditya)

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan Capres nomor urut 01 dan nomor urut 02, Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto sama-sama menggunakan strategi pendekatan Islami di Pilpres 2019. Strategi tersebut dilakukan untuk mendapatkan suara dari kalangan muslim.

"Jadi strategi umum yang terjadi, kedua calon itu (menggunakan) strategi Islami, (mendekati) pemilih yang Islam. Dua-duanya memakai strategi yang sama, cuma caranya saja yang berbeda," kata JK kepada wartawan di Kantor Wapres Jakarta, Selasa (9/4/2019).

Wapres JK menerangkan, pendekatan Islami yang dilakukan capres petahana Jokowi dengan menggandeng ulama, Ma'ruf Amin, sebagai calon wapresnya. Sementara capres Prabowo Subianto menggunakan strategi dengan melibatkan ormas-ormas Islam dalam upaya pemenangannya.

"Pak Jokowi ambil ulama itu kan berarti dia ingin dekat dengan pemilih Islami kan? Kemudian yang satunya (Prabowo) memakai simbol-simbol Islam yang sangat keras, (salat) subuh berjamaah," jelas JK.

Terkait pesan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang mengkritik kampanye akbar Prabowo - Sandiaga terlalu ekslusif dan mengedepankan identitas agama, JK menilai pesan tersebut baik.

JK sepakat bahwa pelaksanaan pesta demokrasi di Indonesia, khususnya dalam kampanye Pilpres, seharusnya tidak membeda-bedakan identitas masyarakat.

"Surat yang disampaikan Pak SBY itu, sebagai pemimpin, bagus. Supaya kita, walaupun berbeda dalam caranya, tetap bersatu dalam mengemukakannya, dalam kampanyenya," kata JK.

Sebelumnya, SBY mengirimkan pesan terbuka dari Singapura yang ditujukan kepada Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsudin, Wakil Ketua Umum Syarief Hasan, dan Sekjen Hinca Panjaitan. Surat tersebut terkait pelaksanaan kampanye akbar Prabowo - Sandiaga di Stadion Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Minggu (6/4).

Dalam surat tersebut, SBY meminta kepada tiga pimpinan Partai Demokrat untuk memberikan saran kepada capres Prabowo agar memastikan kampanyenya mengusung persatuan dalam perbedaan.

"Cegah demonstrasi, apalagi 'show of force' identitas, baik yang berbasiskan agama, etnis serta kedaerahan, maupun yang bernuansa ideologi, paham dan polarisasi politik yang ekstrem," kata SBY dalam suratnya.

Sebagai mantan presiden dan mantan capres, SBY dengan tegas menyatakan ketidaksukaannya terhadap konsep kampanye yang memecah-belah kelompok menjadi "pro-Pancasila" dan "pro-Khilafah". (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi: Jangan Sampai Ada yang Suka Marah-marah Betul

Jokowi: Jangan Sampai Ada yang Suka Marah-marah Betul

News | Selasa, 09 April 2019 | 13:44 WIB

Prabowo Gebrak-gebrak Podium, TKN: Karakter Dasar Calon Presiden

Prabowo Gebrak-gebrak Podium, TKN: Karakter Dasar Calon Presiden

News | Selasa, 09 April 2019 | 13:28 WIB

Jusuf Kalla: Pemilih Golput karena Kebingungan, Bukan Kecewa dengan Jokowi

Jusuf Kalla: Pemilih Golput karena Kebingungan, Bukan Kecewa dengan Jokowi

News | Selasa, 09 April 2019 | 13:17 WIB

Haddad Alwi Buka Kampanye Jokowi di Karawang: Jokowi Pilihanku

Haddad Alwi Buka Kampanye Jokowi di Karawang: Jokowi Pilihanku

News | Selasa, 09 April 2019 | 12:57 WIB

Kampanye Prabowo di Palembang: Naik-naik Prabowo, Turun-turun Jokowi

Kampanye Prabowo di Palembang: Naik-naik Prabowo, Turun-turun Jokowi

News | Selasa, 09 April 2019 | 12:41 WIB

Terkini

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

News | Rabu, 15 April 2026 | 00:14 WIB

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

News | Selasa, 14 April 2026 | 23:49 WIB

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

News | Selasa, 14 April 2026 | 22:14 WIB

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:51 WIB

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:45 WIB

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:07 WIB

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:35 WIB

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:31 WIB

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:08 WIB

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:39 WIB