Pengamat: Pilpres, Pertarungan 'Asal Bukan Prabowo' vs 'Asal Bukan Jokowi'

Angga Roni Priambodo, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Rabu, 10 April 2019 | 18:24 WIB
Pengamat: Pilpres, Pertarungan 'Asal Bukan Prabowo' vs 'Asal Bukan Jokowi'
Pengamat politik, yunarto Wijaya. [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Program Indonesia Lawyers Club (ILC) TV One pada Selasa (9/4/2019) kemarin menggunakan 'El Clasico' sebagai analogi persaingan antara calon presiden nomor urut 01 petahana Joko Widodo (Jokowi) dan nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Namun, tak seperti pertandingan sepak bola antara Real Madrid dan Barcelona, pengamat politik Yunarto Wijaya justru berpendapat bahwa Pilpres 2019 tidak seru.

"Ini menarik, memang kita bicara El Clasico karena ini pertarungan yang sudah pernah terjadi di 2014, bebuyutan-lah, kira-kira seperti itu. Dan El Clasico ini bukan hanya menarik buat para pendukung yang sangat fanatik, tapi juga memancing orang yang bukan pendukung Barcelona dengan Madrid untuk nonton," ujar Yunarto Wijaya.

"Analoginya, saya menyesalkan ekspektasi yang sangat tinggi ini kemudian tidak terwujud. Kalau kita analogikan dalam pertarungan 2019 antara Jokowi dengan Prabowo," tambahnya.

Menurut Yunarto Wijaya, upaya kedua kubu dalam meraih suara tertinggi diwarnai dengan berbagai pelanggaran, yang diibaratkannya dengan kartu merah.

"Kenapa? Pertama, ini pertandingan yang terlalu banyak kartu merahnya. Kalau kita analogikan dalam pertandingan bulutangkis, bukan siapa yang lebih bagus dalam melakukan smash dan lob yang menang, tapi lawan mana yang lebih banyak menyaringkan kok itu ke net," jelas Yunarto Wijaya.

Ia menambahkan, pemilu kali ini memancarkan aura yang sangat negatif. Terlebih, pertarungan antar-pemilih terkesan lebih kuat daripada si calon presiden sendiri.

"Memang harus diakui, ini, menurut saya, bisa dikategorikan bukan sekadar pertarungan Jokowi melawan Prabowo. Ini pertarungan persepsi di kalangan pemilih 'asal bukan Jokowi' melawan 'asal bukan Prabowo'," katanya.

Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia menilai, para pemilih cenderung lebih mudah menangkap kelemahan kandidat lawan daripada keunggulan kandidat pilihan. Ia mencontohkan pertarungan tagar bernuansa negatif di Twitter yang terjadi selama tiga hari berturut-turut antara pendukung 01 dan pendukung 02 pasca debat pilpres.

baca juga

"Ini yang menyebabkan bagaimana kita sulit kemudian mencerna pertarungan ide program dan branding positif dari kedua calon dan lebih mudah buat kita menemukan pertarungan negatif, bahkan sampai level black campaigne," tutur Yunarto Wijaya.

Berdasarkan analisisnya, hal tersebut menunjukkan bahwa kualitas pemilu 2019 lebih rendah dibandingkan pada 2014, karena bukannya fokus pada evaluasi petahana, tetapi malah sama seperti di 2014, ketika belum ada capres petahana, yakni saling menjatuhkan personal branding masing-masing capres.

"Harusnya pertarungan 2019 ini akan lebih kaya dalam perdebatan mengenai program, perdebatan mengenai tesis dan antitesis terkait program yang sudah ada, dan kita akan memiliki pertarungan yang lebih rasional. Logikanya seperti itu," ujar Yunarto Wijaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Said Didu Minta TNI Polri Netral, Maruarar Sirait: Pasti, Yakin Itu!

Said Didu Minta TNI Polri Netral, Maruarar Sirait: Pasti, Yakin Itu!

News | Rabu, 10 April 2019 | 17:50 WIB

Hadiri Silatnas Kepala Desa se-Indonesia, Hadirin: Lanjutkan Pak Jokowi

Hadiri Silatnas Kepala Desa se-Indonesia, Hadirin: Lanjutkan Pak Jokowi

News | Rabu, 10 April 2019 | 17:28 WIB

Prabowo Kampanye Gebrak Meja, Pengamat Politik UIN Singgung Selfie Jokowi

Prabowo Kampanye Gebrak Meja, Pengamat Politik UIN Singgung Selfie Jokowi

News | Rabu, 10 April 2019 | 15:34 WIB

Terkini

Kecelakaan Maut di Balige, Kakak-Adik Naik Motor Tewas Tabrakan dengan Mobil

Kecelakaan Maut di Balige, Kakak-Adik Naik Motor Tewas Tabrakan dengan Mobil

Sumut | Rabu, 16 September 2026 | 12:22 WIB

Ciri-Ciri Kulit Wajah Over Cleansing Akibat Terlalu Sering Cuci Muka

Ciri-Ciri Kulit Wajah Over Cleansing Akibat Terlalu Sering Cuci Muka

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 12:22 WIB

Jeritan Hati Ibu Korban Pencabulan di Palmerah: 4 Bulan Lapor Polisi, Pelaku Belum Juga Ditangkap

Jeritan Hati Ibu Korban Pencabulan di Palmerah: 4 Bulan Lapor Polisi, Pelaku Belum Juga Ditangkap

News | Rabu, 16 September 2026 | 12:20 WIB

6 Cara Memilih Helm Motor yang Sesuai dengan Standar Keselamatan SNI

6 Cara Memilih Helm Motor yang Sesuai dengan Standar Keselamatan SNI

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 12:20 WIB

Investor Tolak Mentah-mentah Usulan Restrukturisasi Utang Rp2,3 T Adhi Karya

Investor Tolak Mentah-mentah Usulan Restrukturisasi Utang Rp2,3 T Adhi Karya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 12:16 WIB

BEM FST USN Kolaka Soroti Persoalan Banjir Lamedai-Dugaan Kekerasan Terhadap Massa Aksi

BEM FST USN Kolaka Soroti Persoalan Banjir Lamedai-Dugaan Kekerasan Terhadap Massa Aksi

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 12:15 WIB

Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Kemenpora, BRI Dukung Ekosistem Olahraga Nasional

Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Kemenpora, BRI Dukung Ekosistem Olahraga Nasional

Sumut | Rabu, 16 September 2026 | 12:09 WIB

Gedung Pengungsi Jalur Gaza Roboh, 5 Orang Tewas

Gedung Pengungsi Jalur Gaza Roboh, 5 Orang Tewas

News | Rabu, 16 September 2026 | 12:07 WIB

SSS-Class Revival Hunter Dapat Adaptasi Anime, Tayang Januari 2027

SSS-Class Revival Hunter Dapat Adaptasi Anime, Tayang Januari 2027

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 12:07 WIB

Karier dan Pekerjaan yang Cocok untuk Zodiak Aquarius yang Kreatif, Ide Liarnya Bisa Jadi Cuan

Karier dan Pekerjaan yang Cocok untuk Zodiak Aquarius yang Kreatif, Ide Liarnya Bisa Jadi Cuan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 12:06 WIB

×