Said Didu Minta TNI Polri Netral, Maruarar Sirait: Pasti, Yakin Itu!

Angga Roni Priambodo, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Rabu, 10 April 2019 | 17:50 WIB
Said Didu Minta TNI Polri Netral, Maruarar Sirait: Pasti, Yakin Itu!
Politisi PDIP Maruarar Sirait. (Suara.com/Ria)

Suara.com - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Maruarar Sirait meluruskan isu soal tidak netralnya TNI Polri, yang dianggap cenderung mendukung calon presiden nomor urut 01 petahana Joko Widodo (Jokowi).

Ia menjelaskannya pada Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Muhammad Said Didu dalam program Indonesia Lawyers Club (ILC) TV One, Selasa (9/4/2019) kemarin.

Mulanya Said Didu meminta pihak TNI dan Polri untuk bersikap netral terhadap kedua kubu paslon.

"Ada 10 pihak yang saya harap betul-betul netral dan menunjukkan bahwa hari-hari ini, mari kita berpikir, mencari Presiden Republik Indonesia. Satu, netral lah, wahai polisi. Netral lah wahai TNI," ujarnya.

Maruarar Sirait tak langsung menimpali Said Didu saat itu. Namun, ia menginterupsi dengan penjelasan soal isu 'TNI Polri tidak netral' saat Said Didu membicarakan tentang narasi yang memecah belah bangsa.

"Saya tadi, kemarin, jogging di Surabaya, baca poster 'kami rakyat Jokowi'. Lo, kok terus, saya siapa? 'Ini jalan tol jokowi', terus, jalan lain siapa? Narasi-narasi ini harus dihentikan semua karena memecah belah bangsa. Kami rakyat Indonesia itulah orang berakal sehat, kalau rakyat jokowi saya nggak tahu akalnya seperti apa," kata Said Didu.

Maruarar Sirait kemudian menyela, dengan menjelaskan bahwa Prabowo dan Jokowi sama-sama nasionalis dan Pancasilais, sehingga para pendukungnya juga seharusnya bersikap demikian.

Ia lalu meminta Said Didu untuk berpikiran secara objektif, terutama terkait pandangannya terhadap TNI dan Polri.

"Kalau soal TNI/Polri, dulu banyak yang menganggap bahwa Jokowi itu lemah. Dia adalah boneka, tapi begitu dia sebagai panglima tertinggi bisa mengkoordinasikan TNI Polri kompak, di mana-mana kita lihat sekarang sangat solid, dianggap menggunakan," ujar Maruarar Sirait.

Karena uraiannya terlalu panjang, ia pun diminta menyatakan langsung poin ucapannya oleh Karni Ilyas.

"Poin saya satu saja Pak, bahwa TNI Polri itu pasti netral, tapi Jokowi, bagaimana bisa meningkatkan kualitas, itu bagus," katanya lagi.

Namun, Said Didu terlihat bingung dengan respons tersebut.

"Interupsinya apa?" tanyanya.

"TNI Polri tadi. Tadi kan Bapak bilang TNI Polri harus netral. Iya, saya katakan TNI Polri itu netral, tapi Jokowi memang bisa membuat kesejahteraan keluarganya dan juga gajinya meningkat, itu iya. Bagaimana menjaga Pancasila sama-sama kuat, itu iya. TNI kita netral, yakin itu," jawab Maruarar Sirait.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kubu 01 Disebut Produksi Narasi Perpecahan , Budiman Sudjatmiko: Buktikan!

Kubu 01 Disebut Produksi Narasi Perpecahan , Budiman Sudjatmiko: Buktikan!

News | Rabu, 10 April 2019 | 18:50 WIB

Pengamat: Pilpres, Pertarungan 'Asal Bukan Prabowo' vs 'Asal Bukan Jokowi'

Pengamat: Pilpres, Pertarungan 'Asal Bukan Prabowo' vs 'Asal Bukan Jokowi'

News | Rabu, 10 April 2019 | 18:24 WIB

Said Didu Sebut 02 Akan Menang, Mahfud MD: Kok Beda?

Said Didu Sebut 02 Akan Menang, Mahfud MD: Kok Beda?

News | Selasa, 09 April 2019 | 18:06 WIB

Terkini

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 00:05 WIB

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:11 WIB

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:45 WIB

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:32 WIB

Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!

Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:22 WIB

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:06 WIB

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:52 WIB

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:38 WIB

KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:27 WIB

Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:15 WIB