Dengar Jokowi Ditagih Ongkos Kampanye di Maluku, Adik Prabowo Tertawa

Bangun Santoso | Muhammad Yasir | Suara.com

Kamis, 11 April 2019 | 14:21 WIB
Dengar Jokowi Ditagih Ongkos Kampanye di Maluku, Adik Prabowo Tertawa
Direktur Komunikasi dan Media BPN Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Hasim Djojohadikusumo. (Suara.com/M Yasir)

Suara.com - Direktur Komunikasi dan Media BPN Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Hasim Djojohadikusumo tertawa saat mendengar kabar adanya masa kampanye Capres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi yang menagih uang kampanye.

Saat ditanyai tanggapan soal adanya kabar tersebut, Hasim sempat tidak percaya. Adik kandung Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto itu justru tertawa tatkala mendengar kabar adanya masa kampanye Jokowi - Ma'ruf Amin yang menagih uang kampanye.

"Saya enggak tahu tuh. Masa sih? Hahaha. Saya baru tahu," kata Hasim di Kantor Bawaslu, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (11/4/2019).

Lebih lanjut, Hasim pun meminta untuk mengecek kebenaran kabar tersebut. Hasim menyarankan untuk menanyakan langsung kepada Jokowi.

"Coba tanyakan sama Pak Jokowi," tuturnya.

Sementara itu, Juru Debat BPN Prabowo - Sandiaga Uno, Ahmad Riza Patria menilai hal itu lah yang membedakan Jokowi dan Prabowo. Sebab, kata dia, Prabowo tidak pernah menjanjikan uang kepada masa pendukungnya yang hadir dalam kampanye.

"Itu bedanya sama kita, (massa) kita enggak dibayar. Itu bedanya kalau Pak Prabowo enggak pakai uang," kata Riza.

Diketahui, isu belum dibayarnya ongkos kampanye Rp 50 ribu perorang itu beredar luas setelah sebuah tulisan diunggah Koordinator Kampanye Jokowi-Ma’ruf di Maluku Utara, Kiki Nurain melalui akun Facebook pribadinya, Rabu (10/4/2019) kemarin.

Dalam unggahan itu, Kiki mengadu kepada Jokowi lantaran merasa dipersulit soal biaya kampanye tersebut oleh sebuah organisasi massa bernama Aliansi Anak Negeri Indonesia Timur yang diketuai Iskandar Alam (Akmal).

"Pak Jokowi yang terhormat. Saya mau melaporkan Aliansi Anak Timur Maluku Utara yang mempersulit sebagian masyarakat untuk mengambil haknya dalam mengikuti kampanye Jokowi yang di bayar/orang Rp 50 ribu,” tulis Kiki.

Dia mengaku sempat dijanjikan akan dibayar seluruh biaya sebagaimana massa yang hadir dalam kampanye Jokowi di Maluku. Namun, hingga hari ini, uang kampanye yang dijanjikan itu urung dibayar. Dia mengaku sengaja mengadukan hal ini kepada Jokowi lewat media sosial karena kerap ditagih oleh masyarakat.

“Sesuai dengan janji yang saya ketahui, katanya selesai kampanye masyarakat akan mengambil haknya sesuai data yang diambil. Tetapi sampai 3 hari kmai tidak dibayar malah janji, janji dan janji. Saya bukan persoalkan rupiah tapi saya punya tanggung jawab besar kepada masyarakat sesuai janji,” jelas Kiki.

Kiki juga menyebut sempat membuat tulisan serupa mengenai dana kampanye di akun facebooknya namun tulisannya diminta untuk dihapus oleh Aliansi Anak Negeri Indonesia Timur. Ia merasa seperti diserang oleh pihak panitia kampanye.

“Bahkan saya diminta oleh Panitia Aliansi untuk menghapus postingan saya yang sebelumnya terkait dana masalah kampanye dengan alasan dapat teguran dari pusat. Saya seakan-akan diserang dari aliansi,” ungkap Kiki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ganjar Pranowo Ungkap Alasan Prabowo Dilarang Kampanye di Simpang Lima

Ganjar Pranowo Ungkap Alasan Prabowo Dilarang Kampanye di Simpang Lima

News | Kamis, 11 April 2019 | 14:07 WIB

Ditagih Ongkos Kampanye Jokowi di Ternate, Begini Jawaban TKN

Ditagih Ongkos Kampanye Jokowi di Ternate, Begini Jawaban TKN

News | Kamis, 11 April 2019 | 13:58 WIB

Kata Fengshui, Jokowi Lebih Beruntung di Hari Pencoblosan 17 April

Kata Fengshui, Jokowi Lebih Beruntung di Hari Pencoblosan 17 April

News | Kamis, 11 April 2019 | 13:42 WIB

Bacaan Fengshui: Chemistry Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandiaga Punya Ciong

Bacaan Fengshui: Chemistry Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandiaga Punya Ciong

News | Kamis, 11 April 2019 | 13:35 WIB

Beda Lokasi, 8 Momen Saling Sahut Prabowo Subianto dan Jokowi

Beda Lokasi, 8 Momen Saling Sahut Prabowo Subianto dan Jokowi

News | Kamis, 11 April 2019 | 13:05 WIB

Terkini

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB