Debatkan Kampanye, Habiburokhman Tantang Kubu 01 Penuhi Senayan

Rendy Adrikni Sadikin, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Kamis, 11 April 2019 | 15:46 WIB
Debatkan Kampanye, Habiburokhman Tantang Kubu 01 Penuhi Senayan
Ketua Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra Habiburokhman. [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Debat panas terjadi antara Politikus Gerindra Habiburokhman dan Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Rian Ernest di program TV Mata Najwa, Rabu (10/4/2019) kemarin.

Rian Ernest awalnya menyoroti perbedaan antara partisipan kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi-Maruf Amin dan paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi.

"Yang berkumpul di kubu Pak Jokowi berkumpul karena semarak, kegembiraan, canda tawa. Kalau di kubu Pak Prabowo, berbaris karena ketakutan yang disebarkan oleh Pak Prabowo," kata Rian Ernest.

Mendengar itu, Habiburokhman menilai ucapan Rian Ernest omong kosong dan tak memiliki dasar riset, melainkan keberpihakan semata.

Ia memilih untuk menyoroti perbedaan kampanye Jokowi dan Prabowo dari segi kuantitas, lalu menantang kubu 01 untuk memenuhi Senayan saat kampanye.

"Lihat saja kuantitasnya, yang gampang dilihat. Sama-sama di Solo, kemarin dengan hari ini penuh mana? Kemudian, cek saja nanti, sama-sama di Senayan, tanggal 7 dengan tanggal 13 penuh mana? itu saja," ujar Habiburokhman.

Kemudian Rian Ernest menyebut pernyataan Habiburokhman sebagai 'politik banyak-banyakan', yang menurutnya bisa saja dimobilisasi dengan isu sentimen semacam SARA.

Habiburokhman langsung terdengar tak terima dan menyela Rian Ernest, yang tetap melanjutkan berbicara.

Rian Ernest mengungkit surat dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tentang komplain terhadap kampanye kubu 02, yang dinilai tak lazim, inklusif, dan kurang menunjukkan kebinekaan.

baca juga

Lagi-lagi, Habiburokhman berbicara sebelum Rian Ernest selesai, dengan berulang kali mengatakan, "Ini manipulatif."

Mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli pun ikut angkat bicara.

"Islam banyak kok. Ada yang Kristen, banyak yang ini, ada Rachmawati Soekarnoputri, mewakili yang nasionalis," ujar Rizal Ramli.

Ia kemudian berhenti berbicara setelah dipotong oleh Habiburokhman. "Jangan dipelintir. Jadi surat itu sebelum pelaksanaan kampanye. Pelaksanaan kampanye, saya ada di sana, Bos," kata Habiburokhman.

"Ada doa lintas agama, teman-teman lintas agama hadir semua. Ada ikrar lagi yang dipimpin Ustaz Bactiar Nasir, yang sering difitnah radikal. Memimpin deklarasi setiap pada NKRI, pada Bineka Tunggal Ika, pada keberagaman. Kurang apa? Itu masih Anda fitnah SARA? Astagfirullahalazim," lanjutnya, sambil mengelus dada dan menggelengkan kepala.

Smeentara itu, Rian Ernest memilih untuk tak banyak bicara dan membiarkan publik yang memberikan penilaian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sengit, Debat Rian Ernest dan Habiburokhman Bahas 'Dana Pensiun Koruptor'

Sengit, Debat Rian Ernest dan Habiburokhman Bahas 'Dana Pensiun Koruptor'

News | Kamis, 11 April 2019 | 15:40 WIB

Di Depan Moeldoko, Rizal Ramli Blak-blakan Kritik Sikap 'Kepo' Jokowi

Di Depan Moeldoko, Rizal Ramli Blak-blakan Kritik Sikap 'Kepo' Jokowi

News | Kamis, 11 April 2019 | 12:57 WIB

Sebut Jokowi Tidak Tegas, Pernyataan Rizal Ramli Ditangkis Moeldoko

Sebut Jokowi Tidak Tegas, Pernyataan Rizal Ramli Ditangkis Moeldoko

News | Kamis, 11 April 2019 | 13:30 WIB

Rizal Ramli Puji Jokowi, Ternyata Ini Alasannya Banting Setir ke Prabowo

Rizal Ramli Puji Jokowi, Ternyata Ini Alasannya Banting Setir ke Prabowo

News | Kamis, 11 April 2019 | 10:46 WIB

BPN Desak Bawaslu Tindak Cepat Kasus Bowo Sidik

BPN Desak Bawaslu Tindak Cepat Kasus Bowo Sidik

News | Rabu, 10 April 2019 | 17:19 WIB

Terkini

Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang

Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang

Jawa Tengah | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:21 WIB

Ranking FIFA Terbaru: Spanyol Kudeta Argentina, Timnas Indonesia Jauh di Bawah

Ranking FIFA Terbaru: Spanyol Kudeta Argentina, Timnas Indonesia Jauh di Bawah

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:21 WIB

6 Daftar Negara yang Lolos Piala Dunia 2030, Spanyol hingga Argentina

6 Daftar Negara yang Lolos Piala Dunia 2030, Spanyol hingga Argentina

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:20 WIB

Di Balik COD: Niat Jual Motor, Pemuda di Lampung Selatan Disekap dan Diborgol Kawanan Bersenjata

Di Balik COD: Niat Jual Motor, Pemuda di Lampung Selatan Disekap dan Diborgol Kawanan Bersenjata

Lampung | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:19 WIB

Menteri Ekonomi Kreatif: FHI 2026 Ajang Akselererasi Ekspor Jenama Lokal

Menteri Ekonomi Kreatif: FHI 2026 Ajang Akselererasi Ekspor Jenama Lokal

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:17 WIB

Purbaya Pamer Rating Utang Dapat Nilai Tinggi dari China: Kita Emang Jago, Orang RI yang Tak Percaya

Purbaya Pamer Rating Utang Dapat Nilai Tinggi dari China: Kita Emang Jago, Orang RI yang Tak Percaya

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:16 WIB

Fakta Baru Ricuh Final Piala Dunia 2026: Gavi Tinju Punggung Leandro Paredes

Fakta Baru Ricuh Final Piala Dunia 2026: Gavi Tinju Punggung Leandro Paredes

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:16 WIB

Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Belum Ditahan, DPR Ingatkan Kejagung Soal Transparansi

Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Belum Ditahan, DPR Ingatkan Kejagung Soal Transparansi

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:14 WIB

Industri Otomotif China Terjebak Persaingan Brutal yang Mengancam Loyalitas Konsumen

Industri Otomotif China Terjebak Persaingan Brutal yang Mengancam Loyalitas Konsumen

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:10 WIB

LDA Keraton Solo Ancam Buka Paksa Akses yang Dikunci, Penghalang Revitalisasi Bakal Dipidanakan

LDA Keraton Solo Ancam Buka Paksa Akses yang Dikunci, Penghalang Revitalisasi Bakal Dipidanakan

Surakarta | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:10 WIB

×