Ketua MPR Sebut Rencana Presiden Prabowo Jadi Juru Damai AS-Iran Membanggakan

Senin, 02 Maret 2026 | 14:34 WIB
Ketua MPR Sebut Rencana Presiden Prabowo Jadi Juru Damai AS-Iran Membanggakan
Ketua MPR Ahmad Muzani. (Suara.com/Lilis)
Baca 10 detik
  • Ketua MPR RI Ahmad Muzani mendukung rencana Presiden Prabowo menjadi juru damai konflik AS dan Iran.
  • Pemerintah Indonesia menawarkan Presiden Prabowo Subianto melakukan mediasi antara Iran dan Amerika Serikat di Teheran.
  • Langkah ini diambil menyikapi agresi militer AS dan Israel terhadap Iran, Indonesia menyerukan penghentian penggunaan kekuatan.

Suara.com - Ketua MPR RI Ahmad Muzani menilai rencana Presiden Prabowo Subianto untuk terlibat sebagai juru damai dalam konflik Amerika Serikat dan Iran sebagai langkah yang membanggakan bagi Indonesia.

Menurut Muzani, apabila upaya tersebut dapat direalisasikan, hal itu menunjukkan komitmen Indonesia dalam meredakan ketegangan global, khususnya di kawasan Timur Tengah yang tengah memanas.

“Ya kalau itu bisa dilakukan saya kira sesuatu yang membanggakan. Ada upaya dari Indonesia untuk meredakan ketegangan di kawasan Timur Tengah, kalau itu bisa dilakukan. Mudah-mudahan itu bisa dilakukan,” ujar Muzani ditemui di Jakarta, Senin (2/3/2026).

Ia menilai inisiatif diplomasi tersebut sejalan dengan peran Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia sebagaimana diamanatkan konstitusi. Namun demikian, Muzani menegaskan bahwa realisasi rencana tersebut tetap harus melihat dinamika dan perkembangan situasi terkini.

“Tapi saya harus lihat keadaan dan situasi, perkembangan dan situasi yang terjadi di sini,” tambahnya.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia menyatakan kesiapan Presiden Prabowo Subianto untuk mengunjungi Teheran dalam upaya mediasi konflik yang tengah berlangsung antara Iran dengan Amerika Serikat serta Israel. 

Langkah ini disampaikan setelah serangan agresi militer yang dilakukan AS dan Israel ke wilayah Iran memicu balasan dari Teheran, meningkatkan kekhawatiran eskalasi perang yang lebih luas. 

Indonesia menyerukan penghentian penggunaan kekuatan dan mengedepankan perundingan damai untuk mengurangi ketegangan regional. Prabowo disebut siap melakukan mediasi jika disetujui kedua belah pihak.

Melalui pernyataan Kementerian Luar Negeri, Pemerintah Indonesia menegaskan, penggunaan kekuatan militer bukanlah solusi bagi perselisihan politik. 

Baca Juga: Misi Damai Prabowo untuk AS-Israel-Iran Dinilai Terlalu Ambisius

Kemlu mendesak agar seluruh aktor yang terlibat dalam konflik ini untuk menahan diri guna mencegah jatuhnya lebih banyak korban jiwa dari warga sipil. 

Kemlu meminta agar seluruh pihak yang berseteru segera menghentikan kontak senjata dan memilih jalur perundingan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI