Array

Pemilik Salon Dibunuh Rekan Pria, Kondisi Mona Telah Jadi Tulang Belulang

Minggu, 14 April 2019 | 17:14 WIB
Pemilik Salon Dibunuh Rekan Pria, Kondisi Mona Telah Jadi Tulang Belulang

Suara.com - Misteri hilangnya seorang perempuan bernama Moga Saputra Siregar alias Mona (40) akhirnya terkuak. Ternyata, pemilik salon di Desa Padang Hasior Lombang, Sihapas, Barumun itu merupakan korban pembunuhan.

Terungkapnya kasus ini, polisi pun telah menemukan tulang belulang Mona di semak-semak, Desa Lubuk Gonting, Kecamatan Sihapapas Barumun, Padang Lawas, Sumatera Utara.

Kasus berawal Saprin Efendi Siregar, saudara korban melapor ke Polres Tapanuli Selatan. Pelaporan kasus itu disampaikan setelah Mona mendadak menghilang sejak 26 Maret 2019 lalu.

“Efendi lalu membuat laporan pengaduan orang hilang di Polsek Barumun dengan nomor LP/19/IV/2019/SU/Tapsel/TPS tertanggal 8 April 2019,” kata Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan AKP Alexander Piliang dilansir Kabarmedan.com--jaringan Suara.com, Minggu (14/4/2019).

Berdasarkan keterangan warga, korban terakhir kali terlihat sedang berboncengan dengan Patut Pohan. Bermodalkan bukti-bukti yang ditemukan, polisi akhirya menemukan titik terang. Kasus ini mulai terungkap setelah polisi meringkus lelaki bernama Sahukum Hasibuan alias Farhan Hasibuan alias Hukum (33).

Dari hasil interogasi, kata dia, Farhan mengaku membunuh korban bersama rekannya Patut pada 26 Maret 2019 malam. Dugaan sementara, motif pembunuhan ini, keduanya ingin menguasai barang berharga milik korban.

“Kedua pelaku menusuk bagian dada korban berulang kali dengan benda tajam. Jasad korban lalu dibuang pelaku ke semak-semak di wilayah Desa Lubuk Gonting, Kecamatan Sihapapas Barumun, Padang Lawas,” jelasnya.

Terkait penangkapan itu, polisi kemudian meminta Farhan menunjukkan lokasi pembuangan mayat korban. Dari lokasi, jasad korban pun ditemukan sudah dalam kondisi mengenaskan.

"Petugas menemukan sesosok mayat yang telah menjadi tulang belulang. Diduga itu adalah jasad korban. Selanjutnya, tulang belulang itu dibawa ke RSUD Paluta,” akunya.

Baca Juga: Ratusan WNI di Sidney Tidak Bisa Memilih, Ini Kata TKN

Sahukum kemudian dibawa untuk mencari keberadaan rekannya Patut. Namun, saat dilakukan pengembangan pelaku berusaha melarikan diri.

“Petugas memberikan tindakan tegas terukur dengan menembak kakinya. Saat ini petugas masih melakukan pengejaran terhadap Patut,” kata dia.

Dalam kasus ini, keduanya kini telah ditahan. Polisi telah menyita beberapa barang bukti berupa satu buah sepeda motor dan satu unit telepon seluler.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI