Video Lawas Ajak Musuhi Presiden yang Utang Viral, Yusuf Mansur Klarifikasi

Rendy Adrikni Sadikin, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Senin, 22 April 2019 | 14:29 WIB
Video Lawas Ajak Musuhi Presiden yang Utang Viral, Yusuf Mansur Klarifikasi
Ustaz Yusuf Mansur. (Suara.com/Ummi Saleh)

Suara.com - Ustaz Yusuf Mansur tengah menjadi sorotan di media sosial karena video lawasnya saat cermah kembali viral. Dalam video itu, Yusuf Mansur bicara soal utang negara.

Ia mengeluhkan banyaknya utang Indonesia, yang disebutnya mencapai seribuan triliun rupiah. Dirinya juga menyesalkan keputusan negara untuk menjual tambang dan perusahaan multinasional ke negara asing dengan harga murah.

Pimpinan pondok pesantren Daarul Quran ini kemudian menyebut Indoensia sebagai negara yang gagal karena utang yang dimiliki makin menumpuk. Ia bahkan mengajak para jemaah yang mendengarkannya untuk memusuhi calon presiden kala itu jika menambah utang negara.

Seorang warganet menambahkan komentar untuk video itu. Ia mengaitkannya dengan dukungan Yusuf Mansur pada Pilpres 2019 ini untuk capres nomor urut 01 petahana Joko Widodo (Jokowi).

Pengguna akun Instagram @lenykarengkuan itu menilai, Yusuf Mansur terlalu berlebihan dalam membela Jokowi. Dia juga membandingkan Yusuf Mansur dengan pendakwah lain yang juga berada di barisan pendukung Jokowi, Muhammad Luthfi bin Yahya.

"Saya juga masih ingat ceramah Ustaz tahun 2014-an kalau enggak salah ingat. Masih ada full videonya juga lo, Pak. Besok saya post di IGTV ya Pak, buat reminder saja, semoga belum lupa saja sih hehe.

Note: mungkin saat Anda tidak begitu membangga-banggakan sih saya enggak ada masalah dan menghargai Anda dengan Anda pro petahana.

Cuma yang bikin saya enek, berulang kali Anda ber-statement lebay buat nunjukin ini lo si X itu agamanya baguus banget, please lah, enggak usah se-lebay itu juga buat bikin opini publik yang jelas-jelas itu enggak penting.

Saya menghargai Habib Luthfi dengan memilih petahana dan enggak ada mau bahas beliau sedikitpun ya karena beliau enggak lebay dalam ber-statement di publik, apalagi sampai bersumpah bawa-bawa hafalan Quran," tulisnya.

Penjelasan Ustaz Yusuf Mansur terkait video lawasnya yang viral - (Instagram/@yusufmansurnew)
Penjelasan Ustaz Yusuf Mansur terkait video lawasnya yang viral - (Instagram/@yusufmansurnew)

Yusuf Mansur langsung menanggapi komentar warganet tersebut. Dirinya mengaku salah dan menjelaskan, video itu diambil pada 2007, saat ia lebih miskin ilmu daripada sekarang.

"Kawan-kawan semua benar. Saya yang salah. Semoga ilmu dan pengetahuan saya terus diluaskan oleh Yang Maha Luas, sehingga enggak sempit. Itu rekaman periode 2007-an, masih miskin ilmu. Sekarang ya masih miskin ilmu. Mohon doa. Segala ucapan dan perkataan kawan-kawan jadi doa buat saya. Jazaakumullaah," balas Yusuf Mansur.

Pendakwah berusia 42 tahun ini lalu mengunggah tangkapan layar komentar warganet dan balasannya ke Instagram, Senin (22/4/2019).

Ia menambahkan penjelasan soal utang yang telah ia pelajari sebagai caption unggahan itu. Berikut keterangan lengkapnya:

"Enggak apa-apa. Memang masih jadi topik hari-hari terakhir ini. Makanya saya angkat. Kawan-kawan bisa melihat videonya di akun yang bersangkutan.

Saya makasih malahan. Bagus-bagus aja.

Saya pribadi banyak belajar, tentang rasio utang, tentang utang yang berguna, tentang utang yang berbahaya, tentang utang yang bermanfaat, tentang utang yang memerangkap. Baik skala pribadi, keluarga, maupun skala korporasi, pemerintahan, dan negara.

Semua membawa kepada kearifan.

Satu sisi, tetap berdiri di atas iman dan tauhid, untuk tetap tidak mengandalkan utang, memunculkan kekreatifan, kejeniusan, kecerdasan, kerja keras, kerja cerdas, jalan-jalan doa, ekonomi berjemaah, Indonesia berjemaah, dsb.

Benang merahnya dapat: perubahan dan pertambahan ilmu, informasi, wawasan, dan pengalaman, dari perjalanan waktu ke waktu.

Tapi memang, makin banyak tahu, makin malu. Makin enggak ngerti apa-apa. Makin enggak mau nyalahin siapa-siapa. Sebab ternyata makin kelihatan bodoh dan salahnya saya.

Semoga kita semua makin mau belajar supaya makin merunduk, makin tawadhu', makin enggak mau nyerang, makin engga kmau kelihatan tinggi, makin merendah, makin menjaga perasaan orang.

Selalu saya minta maaf dan minta didoakan. Segala saran dan kritikan diterima dengan senang. Ini diangkat supaya jadi pembelajaran bersama. Jauh dari baperan hehehe.

Happy Monday," terang Yusuf Mansur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahas Pilpres 2019, Sujiwo Tejo Ibaratkan Pemenang sebagai Selingkuhan

Bahas Pilpres 2019, Sujiwo Tejo Ibaratkan Pemenang sebagai Selingkuhan

News | Senin, 22 April 2019 | 11:06 WIB

Unggah Foto Lawas Jokowi, Hotman Paris Beri Nasihat Soal Masa Depan Cerah

Unggah Foto Lawas Jokowi, Hotman Paris Beri Nasihat Soal Masa Depan Cerah

News | Senin, 22 April 2019 | 14:27 WIB

Viral, Nenek Beri Jawaban Kocak Saat Ditanya Pilih Jokowi atau Prabowo

Viral, Nenek Beri Jawaban Kocak Saat Ditanya Pilih Jokowi atau Prabowo

News | Senin, 22 April 2019 | 08:25 WIB

H+2 Pilpres: Jokowi Ngadem di Bogor, Prabowo Berpesta di Kertanegara

H+2 Pilpres: Jokowi Ngadem di Bogor, Prabowo Berpesta di Kertanegara

News | Jum'at, 19 April 2019 | 16:12 WIB

H+2 Pilpres, Jokowi Belum Tampak Berkegiatan Keluar Istana

H+2 Pilpres, Jokowi Belum Tampak Berkegiatan Keluar Istana

News | Jum'at, 19 April 2019 | 15:06 WIB

Terkini

Alarm Regresi Demokrasi, Menguatnya Kartelisasi Politik dan Ancaman Neo Otoritarianisme di Indonesia

Alarm Regresi Demokrasi, Menguatnya Kartelisasi Politik dan Ancaman Neo Otoritarianisme di Indonesia

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:52 WIB

Buron! Bareskrim Kejar Bos New Zone Medan, Diduga Jadi Bandar Narkoba di Kelab Malam Miliknya

Buron! Bareskrim Kejar Bos New Zone Medan, Diduga Jadi Bandar Narkoba di Kelab Malam Miliknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:31 WIB

Krisis Literasi Belum Selesai, Kenapa Siswa Bakal Dipaksa Belajar Bahasa Prancis?

Krisis Literasi Belum Selesai, Kenapa Siswa Bakal Dipaksa Belajar Bahasa Prancis?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:18 WIB

Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up

Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:12 WIB

Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan

Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:57 WIB

Skandal Epstein Memanas! Pam Bondi Akui Ada Kesalahan, DPR AS Curiga Ada Fakta yang Ditutupi

Skandal Epstein Memanas! Pam Bondi Akui Ada Kesalahan, DPR AS Curiga Ada Fakta yang Ditutupi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:42 WIB

Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital

Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:15 WIB

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:50 WIB

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:46 WIB

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:10 WIB