Hari-hari Sebelum Prabowo Meninggal, Kepala Pusing sampai Muntah-muntah

Pebriansyah Ariefana, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 24 April 2019 | 14:15 WIB
Hari-hari Sebelum Prabowo Meninggal, Kepala Pusing sampai Muntah-muntah
Prabowo, bernama lengkap Rudi Mulia Prabowo adalah ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). (dok Keluarga)

Suara.com - Prabowo meninggal setelah kerja keras mengawal proses pemilihan umum 17 April 2019 kemarin. Prabowo meninggal kena serangan jantung.

Prabowo, bernama lengkap Rudi Mulia Prabowo adalah ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Sebelum meninggal 22 April 2019 kemarin, Prabowo bekerja hampir tanpa henti sampai lupa makan. Prabowo tidak sempat memakan dua jatah nasi kotaknya yang disediakan panitia pemungutan suara di Matraman, Jakarta Timur.

Inez, anak Prabowo, bercerita, ayahnya pasca hari Pemilu tanggal 18-22 April selalu mengeluh kepalanya pusing dan terlihat pucat. Namun Inez mengatakan ayahnya itu tetap mengurus Pemilu seperti permintaan tanda tangan dan urusan lainnya.

Hingga akhirnya tanggal 22 April Inez menyebut Prabowo sempat muntah saat tertidur dan langsung dilarikan ke RSUD Matraman. Sesampainya di RS, Prabowo sudah tak bernyawa.

"Papa bilang katanya keliyengan (pusing) terus, sempet ngobrol sama saya, minta ambilin air hangat terus tidur. Pas saya keluar tiba-tiba mama teriak papa muntah terus pas saya periksa sudah gak ada denyut (nadi)," pungkas Inez di rumahnya, Pisangan Baru Matraman, Jakarta Timur (24/4/2019).

Selama masa pencoblosan, Prabowo sudah terlihat kelelahan dan terus lanjut mengerjakan tugasnya sampai pemungutan suara selesai pukul 13.00 WIB. Lanjut ke perhitungan suara, Prabowo terus memimpin prosesnya dengan baik sampai selesai.

Proses perhitungan baru selesai sekitar pukul 05.00 WIB. Usai suara dihitung dan dimasukan kembali ke kotak suara, Prabowo juga lanjut mengantar kotak suara ke Kecamatan sampai pukul 10.00 WIB.

Hingga akhirnya 22 April Inez menyebut Prabowo sempat muntah saat tertidur dan langsung dilarikan ke RSUD Matraman. Sesampainya di RS, Prabowo sudah tak bernyawa.

baca juga

Prabowo akhirnya dimakamkan di TPU Prumpung, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (23/4/2019) pagi. Prabowo meninggalkan istri, satu anaknya. Menurut Inez, berdasarkan keterangan dokter RSUD Matraman, Prabowo kelelahan dan serangan jantung mendadak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo Meninggal, 2 Jatah Nasi Kotak di TPS Tak Dimakan

Prabowo Meninggal, 2 Jatah Nasi Kotak di TPS Tak Dimakan

News | Rabu, 24 April 2019 | 13:48 WIB

Prabowo Meninggal Dunia Kena Serangan Jantung, 1 Hari Tak Makan Urus Pemilu

Prabowo Meninggal Dunia Kena Serangan Jantung, 1 Hari Tak Makan Urus Pemilu

News | Rabu, 24 April 2019 | 13:22 WIB

Prabowo Meninggal Kena Serangan Jantung saat Kawal Proses Pencoblosan

Prabowo Meninggal Kena Serangan Jantung saat Kawal Proses Pencoblosan

News | Rabu, 24 April 2019 | 13:10 WIB

PBNU Doakan Petugas KPPS Meninggal dalam Tugas Diampuni Dosanya

PBNU Doakan Petugas KPPS Meninggal dalam Tugas Diampuni Dosanya

News | Rabu, 24 April 2019 | 08:06 WIB

119 Petugas KPPS Meninggal Dunia, Menkes Sesalkan Beban Kerja 24 Jam

119 Petugas KPPS Meninggal Dunia, Menkes Sesalkan Beban Kerja 24 Jam

Health | Rabu, 24 April 2019 | 05:43 WIB

Terkini

Jawa Barat Masuk Puncak Musim Kemarau

Jawa Barat Masuk Puncak Musim Kemarau

Foto | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:59 WIB

Bela Puan Maharani, Hasto Tegaskan Komitmen PDIP Garap RUU Perampasan Aset Tak Perlu Diragukan

Bela Puan Maharani, Hasto Tegaskan Komitmen PDIP Garap RUU Perampasan Aset Tak Perlu Diragukan

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:57 WIB

Mengulas Warisan Abadi Romcom Remaja dalam Film 10 Things I Hate About You

Mengulas Warisan Abadi Romcom Remaja dalam Film 10 Things I Hate About You

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:50 WIB

6 Sunscreen Anti Aging yang Mengandung Bahan Alami sesuai Review dan Harga

6 Sunscreen Anti Aging yang Mengandung Bahan Alami sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:48 WIB

Febrie Adriansyah Kalah! Hakim Tolak Praperadilan Status Tersangka dan Penahanan Kasus TPPU

Febrie Adriansyah Kalah! Hakim Tolak Praperadilan Status Tersangka dan Penahanan Kasus TPPU

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:47 WIB

Jakmania Boikot Persija, Rizky Ridho Akhirnya Angkat Bicara: Kami Butuh Kalian!

Jakmania Boikot Persija, Rizky Ridho Akhirnya Angkat Bicara: Kami Butuh Kalian!

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:44 WIB

Awas Ketipu Angka Palsu! Ini Cara Cek Odometer Motor Bekas yang Asli Belum Direset

Awas Ketipu Angka Palsu! Ini Cara Cek Odometer Motor Bekas yang Asli Belum Direset

Otomotif | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:42 WIB

Andalkan AI Benahi Desil, Luhut: Orang Tak Bisa Sembunyikan Data Lagi

Andalkan AI Benahi Desil, Luhut: Orang Tak Bisa Sembunyikan Data Lagi

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:40 WIB

322 Orang Ditangkap Buntut Demo 27 Agustus, 48 Jadi Tersangka

322 Orang Ditangkap Buntut Demo 27 Agustus, 48 Jadi Tersangka

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Pengembangan PLTP Makin Masif, Industri EPC Ikut Kecipratan

Pengembangan PLTP Makin Masif, Industri EPC Ikut Kecipratan

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:36 WIB

×