Sebut Rommy Ancam Bongkar Dana Pilpres, TKN: Kita Tahu Siapa Andi Arief

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 25 April 2019 | 19:25 WIB
Sebut Rommy Ancam Bongkar Dana Pilpres, TKN: Kita Tahu Siapa Andi Arief
Sekretaris TKN Jokowi - Ma'ruf, Hasto Kristiyanto. (Suara.com/Ummi H. S)

Suara.com - Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi - Ma'ruf , Hasto Kristiyanto menanggapi santai soal cuitan politikus Partai Demokrat Andi Arief yang menyatakan eks Ketum PPP Romahurmuziy alias Rommy sedang berupaya mencari perlindungan diri atas kasus hukum yang sedang menimpanya.

Dalam cuitannya, Rommy, kata Andy, mengancam akan membongkar dana Pilpres 2019 jika upaya tersebut tak direspon.

Terkait hal itu, Hasto mengklaim sudah tahu sosok dan latar belakang Andi Arief. Dia pun menyebutkan, tidak ada saling ancam-mengancam dalam tradisi demokrasi di Indonesia.

"Kita tahu pak Andy Arief ya, ancam - mengancam itu tidak ada dalam tradisi demokrasi kita," ujar Hasto di Rumah Aspirasi, Proklamasi, Jakarta, Kamis (25/4/2019).

Cuitan Andi Arief soal Romahurmuziy alias Rommy. (Capture Twitter)
Cuitan Andi Arief soal Romahurmuziy alias Rommy. (Capture Twitter)

Hasto pun menegaskan seluruh anggaran yang ada di TKN Jokowi - Ma'ruf berasal dari dana gotong royong dan dapat dipertanggungjawabkan. Sebab, menurut Hasto, nantinya dana Pilpres 2019 juga akan diaudit KPU.

"Seluruh anggaran dilakukan secara gotong-royong dengan cara yang baik dan bisa dipertanggungjawabkan nanti ada audit resmi juga dari KPU. Sehingga hal seperti itu, kami meyakini ancam - mengancam enggak ada," kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan.

Sebelumnya, melalui cuitan di akun Twitter prabadinya, @AndiArief__, Andi menyampaikan jika sedang berupaya mencari perlindungan diri atas kasus hukum yang sedang menimpanya.  Bahkan, menurutnya, Rommy mengancam akan membongkar dana Pilpres 2019. 

Andi mengaku mendapatkan kabar itu langsung dari istri Rommy.  Dia menyebutkan bahwa praperadilan yang kini ditempuh Rommy menjadi salah satu juru selamat untuk melindunginya dari kasus suap di KPK.

"Kabarnya Rommy tidak sakit. Sengaja buying time pemeriksaan. Melalui istrinya dia mengancam pada seorang petinggi negara akan membongkar dana pilpres jika tidak dilindungi. Kabarnya pra peradilan jalan menolong. Halo KPK," cuit Andi Arief seperti dikutip Suara.com, Kamis (25/4/2019).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Diminta Temui Prabowo Tanpa Utusan, TKN: Saran Sandiaga Seperti JK

Jokowi Diminta Temui Prabowo Tanpa Utusan, TKN: Saran Sandiaga Seperti JK

News | Kamis, 25 April 2019 | 18:41 WIB

KPK Panggil Dua Staf Ahli Kemenag Terkait Kasus Jual Beli Jabatan

KPK Panggil Dua Staf Ahli Kemenag Terkait Kasus Jual Beli Jabatan

News | Kamis, 11 April 2019 | 10:07 WIB

Amin Rais Ancam Kerahkan People Power, TKN: Jangan Kotori Pemilu

Amin Rais Ancam Kerahkan People Power, TKN: Jangan Kotori Pemilu

News | Minggu, 07 April 2019 | 13:28 WIB

TKN Sebut Jokowi Beri Kejutan Diksi Penuh Makna Lawan Prabowo di Debat

TKN Sebut Jokowi Beri Kejutan Diksi Penuh Makna Lawan Prabowo di Debat

News | Sabtu, 30 Maret 2019 | 21:57 WIB

KPK Periksa Panitia Seleksi Jabatan di Kementerian Agama

KPK Periksa Panitia Seleksi Jabatan di Kementerian Agama

News | Rabu, 27 Maret 2019 | 10:51 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×