TKN Sebut Jokowi Beri Kejutan Diksi Penuh Makna Lawan Prabowo di Debat

Sabtu, 30 Maret 2019 | 21:57 WIB
TKN Sebut Jokowi Beri Kejutan Diksi Penuh Makna Lawan Prabowo di Debat
Calon Presiden (Capres) Joko Widodo mengikuti debat Capres ke-4 di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN), Hasto Kristiyanto menganggap jika banyak kejutan yang disampaikan Capres petahana Joko Widodo dalam visi-misinya saat berhadapan dengan pesaingnya, Capres nomor urut 02 Prabowo Subiato di acara debat keempat Pilpres 2019, malam ini.

"Pak Jokowi selalu terdepan dengan kejutan diksi penuh makna," kata Hasto Kristiyanto di Jakarta, Sabtu (30/3/2019).

Hasto menyebut, kejutan diksi yang diungkapkan Jokowi di antaranya adalah "Dilan" yang memiliki kepanjangan digital melayani. Terkait perang argumentasi itu, Prabowo hanya berkutat dengan masalah korupsi. Namun, menurutnya, hal itu berbanding terbalik dengan adanya enam caleg Gerindra yang terlibat kasus korupsi yang tak dilakukan penindakan secara tegas.

"Gagasan Prabowo menciptakan pemerintahan yang kuat dan bersih langsung tereliminasi karena ketidakmampuan mendorong Gerindra terdepan dalam memberantas korupsi. Sementara pendekatan pertahanan hanya dari aspek memperbesar anggaran bukanlah solusi," katanya.

Sementara capres 01 Jokowi, menurut dia, lebih menampilkan pemahaman penguasaan teknologi, mengedepankan peningkatan sumber daya manusia (SDM) demi penguasaan rancang bangun industri persenjataan.

"Gagasan politik luar negeri Prabowo lebih kompromistis, bersahabat dengan semua negara, sementara Jokowi mampu menangkap esensi dasar politik luar negeri bebas aktif yang berpihak pada kepentingan nasional dan tanggung jawab mewujudkan persaudaraan dunia," katanya.

Hasto melihat, pada Debat Capres keempat, kembali menampilkan perbedaan karakter Jokowi yang visioner, fokus pada SDM, dan bertumpu pada kemajuan teknologi, sementara Prabowo tampil biasa.

"Hal yang menggembirakan, bahwa ideologi bangsa Pancasila diyakini sebagai pemersatu dan kesepakatan bersama, dan tidak ada satu kekuatan manapun yang bisa menggantinya," katanya.

Baca Juga: Jokowi Bilang 20 Tahun ke Depan Tak Ada Invasi, Prabowo: Aduh, Aduh, Aduh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI