Mayat Bayi Ditemukan di Kolong Ranjang Ibunya, Kondisinya Mengenaskan

Dythia Novianty

Sabtu, 27 April 2019 | 09:31 WIB
Mayat Bayi Ditemukan di Kolong Ranjang Ibunya, Kondisinya Mengenaskan
Mayat bayi yang ditemukan di kolong ranjang ibunya dimakamkan pihak keluarga, di Blitar , Jumat (26/4/2019). [Suara.com/Agus H]

Suara.com - Sesosok bayi ditemukan sudah dalam keadaan meninggal di kolong ranjang rumah ibunya, NM (33), di Jalan Palem, Kota Blitar. Kondisinya mengenaskan dengan kain melilit ketat di bagian leher dan kepala bayi lelaki itu.

Adik tiri NM, sebut saja T (27), orang yang pertama kali masuk ke kamar NM dan menemukan bayi tersebut di kolong ranjang pada Rabu sore (24/4/2019) mengatakan bahwa kain melilit ketat pada bagian leher dan kepala bayi saat dia temukan pertama kali.

"Bagian leher sampai kepala itu dibalut seperti itu. Ya jelas bayi akan meninggal kalau dibalut kuat seperti itu, nggak mungkin bisa bernafas," ujar T, Jumat (26/4/2019).

T menuturkan bahwa awalnya, dia mencari bayi itu di atas ranjang dengan cara menyibak-nyibak pakaian yang memenuhi tempat tidur NM, namun tidak menemukan bayi itu. Baru saat dia menengok bagian bawah, T melihat bagian ujung handuk dengan bercak-bercak darah.

"Saya jongkok dan coba tarik ujung handuk itu tapi berat. Saya tarik lagi keluar dan saya lihat kaki bayi. Seketika itu saya lemas," tutur T.

Spontan T berteriak histeris sehingga membuat warga yang turut mencari keberadaan bayi itu menghampirinya. Saat itulah, T menyaksikan hampir seluruh bagian tubuh bayi itu dibalut kain kecuali pada bagian kaki.

"Saya mau buka kain yang melilit bayi itu tapi tetangga mencegah. Kata mereka biarkan polisi yang buka," tuturnya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun pihak kepolisian, NM (33), warga Jalan Palem, Kota Blitar sedang mengandung 8 bulan, dilaporkan mengalami pendarahan dan dilarikan ke RSUD Mardiwaluyo, Rabu sore (24/4). Namun, pihak rumah sakit menyatakan bayi yang dikandung NM sudah tidak ada dalam kandungannya.

Bayi lelaki umur 8 bulan dalam kandungan itu kemudian ditemukan di kolong ranjang NM. Kini, bayi itu telah dikuburkan usai diotopsi oleh dokter forensik guna memastikan penyebab meninggalnya.

baca juga

Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar mengatakan bahwa polisi menemukan adanya tindak kekerasan pada bayi lelaki tersebut. Sebuah sumber di kepolisian menyebutkan bahwa saat ditemukan mulut bayi tersumpal kain.

Jumat sore polisi mengirim NM ke RS Bhayangkara Kediri, guna menjalani pemeriksaan kejiwaan setelah polisi kesulitan meminta keterangan darinya.

"Tiap kita tanya tentang bayinya dia hanya diam, kayak orang bengong, geleng-geleng kepala. Kalau pun menjawab, dia hanya bilang sedang mengalami menstruasi," ujar AKP Heri Sugiono, Kasat Reskrim, Jumat (26/4).

Kontributor : Agus H

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Akan Periksa Kejiwaan Ibu Bayi yang Tewas di Kolong Ranjang

Polisi Akan Periksa Kejiwaan Ibu Bayi yang Tewas di Kolong Ranjang

Jatim | Jum'at, 26 April 2019 | 16:51 WIB

Ngaku Bayinya Hilang, Ada Mayat Orok Disumpal Kain di Kolong Ranjang Janda

Ngaku Bayinya Hilang, Ada Mayat Orok Disumpal Kain di Kolong Ranjang Janda

Jatim | Jum'at, 26 April 2019 | 12:40 WIB

Tersangka Penganiayaan Petugas TPS Ditahan Polres Blitar Kota

Tersangka Penganiayaan Petugas TPS Ditahan Polres Blitar Kota

Jatim | Kamis, 18 April 2019 | 15:36 WIB

Mayat Bayi di Plastik Tergeletak di Pinggir Jalan Tambora, Dikerubuti Lalat

Mayat Bayi di Plastik Tergeletak di Pinggir Jalan Tambora, Dikerubuti Lalat

News | Jum'at, 05 April 2019 | 15:40 WIB

Keren, Pengguna Jalan Raya di Blitar Dapatkan Sosialisasi Tilang Rokok

Keren, Pengguna Jalan Raya di Blitar Dapatkan Sosialisasi Tilang Rokok

Otomotif | Selasa, 02 April 2019 | 19:00 WIB

Misteri Mayat Bayi di Kantong Kresek Merah, Polisi Cari Pembuang

Misteri Mayat Bayi di Kantong Kresek Merah, Polisi Cari Pembuang

News | Minggu, 25 November 2018 | 14:11 WIB

Terkini

Cak Imin Digoda Zulhas di Depan Prabowo soal Nyapres, Langsung Angkat Tangan

Cak Imin Digoda Zulhas di Depan Prabowo soal Nyapres, Langsung Angkat Tangan

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:53 WIB

Dukung Program 3 Juta Rumah,  BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM

Kalbar | Jum'at, 18 September 2026 | 20:51 WIB

Zulhas Sebut 'Biar Prabowo Saja yang Jadi Presiden!' Bahlil Langsung Kasih 2 Jempol

Zulhas Sebut 'Biar Prabowo Saja yang Jadi Presiden!' Bahlil Langsung Kasih 2 Jempol

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:47 WIB

Diare Anak di Pontianak Meningkat, 40 Kasus Tercatat dalam Dua Pekan

Diare Anak di Pontianak Meningkat, 40 Kasus Tercatat dalam Dua Pekan

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:46 WIB

Sebanyak 1.619 Debitur Telah Memperoleh Penyaluran KPP Bernilai Rp427,5 Miliar dari BRI

Sebanyak 1.619 Debitur Telah Memperoleh Penyaluran KPP Bernilai Rp427,5 Miliar dari BRI

Batam | Jum'at, 18 September 2026 | 20:43 WIB

AI Makin Dipakai Cari Informasi, Tapi Benarkah Hasilnya Bisa Dipercaya?

AI Makin Dipakai Cari Informasi, Tapi Benarkah Hasilnya Bisa Dipercaya?

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 20:42 WIB

BPJS Bakal Ubah Sistem JKN Jadi Value Based, Apa yang Bakal Berubah bagi Pasien?

BPJS Bakal Ubah Sistem JKN Jadi Value Based, Apa yang Bakal Berubah bagi Pasien?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:39 WIB

Menteri Perumahan Apresiasi BRI Dalam Perluasan Pembiayaan Dukung Program 3 Juta Rumah

Menteri Perumahan Apresiasi BRI Dalam Perluasan Pembiayaan Dukung Program 3 Juta Rumah

Bali | Jum'at, 18 September 2026 | 20:37 WIB

Kembalikan Rp5 Miliar Tak Hapus Pidana! Ferry Boboho Tetap Berpeluang Jadi Tersangka?

Kembalikan Rp5 Miliar Tak Hapus Pidana! Ferry Boboho Tetap Berpeluang Jadi Tersangka?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:33 WIB

BRI Perkuat Sinergi Pemerintah untuk Perluas Pembiayaan Perumahan Rakyat

BRI Perkuat Sinergi Pemerintah untuk Perluas Pembiayaan Perumahan Rakyat

Jakarta | Jum'at, 18 September 2026 | 20:32 WIB

×