BPN: Meski Prabowo Menang Selisih 10 Persen, Kita Tetap Usut Kecurangan

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 27 April 2019 | 21:53 WIB
BPN: Meski Prabowo Menang Selisih 10 Persen, Kita Tetap Usut Kecurangan
Ilustrasi. (Suara.com/Supriyadi]

Suara.com - Wakil Direktur Media dan Komunikasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Dhimam Abror menilai bahwa kecurangan dalam pemilu justru berkaitan dengan kualitas demokrasi yang berjalan di Indonesia.

Dhimam mengatakan hal itu menanggapi kubu Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Maruf Amin yang merasa heran melihat Prabowo yang mengklaim menang tapi terus menuduh ada kecurangan dalam pemilu.

Dia pun mengklaim kubu Prabowo - Sandiag tetap akan mengusut kecurangan meski nanti menang di Pilpres 2019.

"Kecurangan tidak ada hubungan dengan menang atau kalah. Meskipun kami menang selisih 10 persen pun kecurangan tetap kami persoalkan," kata Dhimam kepada Suara.com, Sabtu (27/4/2019).

Terkait tuduhan adanya kecurangan-kecurangan itu, kubu Prabowo - Sandiaga terus mendorong dibentuknya Tim Pencari Fakta (TPF) untuk Pemilu 2019. Dhimam pun menilai siapapun tak harus khawatir dengan wacana pembentukan TPF bila merasa tak ada kecurangan dalam kontestasi politik tahun ini.

"Semua pihak enggak perlu takut dengan TPF kalau enggak melakukan kecurangan kenapa takut, justru kalau takut dan malah menolak. Kami malah curiga jangan-jangan melakukan banyak kecurangan," pungkasnya.

Sebelumnya, Direktur Komunikasi Politik TKN Jokowi - Maruf Amin, Usman Kansong mengaku heran dengan klaim kemenangan yang disampaikan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

Usman menyebut klaim kemenangan yang dilakukan Prabowo dirasa aneh dengan pernyataan dari kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN), termasuk Capres Prabowo yang menganggap Pemilu 2019 terdapat banyak kecurangan.

"Kita tahu bahwa diawal saat baru saja selesai pencoblosan, 02 menyatakan menang dengan 62 persen, anehnya, uniknya, lucunya bersamaan dengan itu menyatakan pemilu curang. Inikan paradoks," ujar Usman di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Selatan, Sabtu (27/4/2019).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buat Heboh Pemilu, Ini Fakta di Balik Pria Bernama Menang Prabowo

Buat Heboh Pemilu, Ini Fakta di Balik Pria Bernama Menang Prabowo

Jatim | Sabtu, 27 April 2019 | 21:26 WIB

Diduga Salah Hitung, KPU Cek Selisih 320 Ribu Suara Real Count Jokowi

Diduga Salah Hitung, KPU Cek Selisih 320 Ribu Suara Real Count Jokowi

News | Sabtu, 27 April 2019 | 21:04 WIB

Kubu Prabowo Usul Masa Jabatan Presiden 7 Tahun, TKN: Berlebihan!

Kubu Prabowo Usul Masa Jabatan Presiden 7 Tahun, TKN: Berlebihan!

News | Sabtu, 27 April 2019 | 20:43 WIB

BPN: Prabowo Menang pun Kami Ungkap Kecurangan Pemilu

BPN: Prabowo Menang pun Kami Ungkap Kecurangan Pemilu

News | Sabtu, 27 April 2019 | 19:53 WIB

Kalah di Banten, Ketua PWNU ke Ma'ruf: Kami Malu, Mungkin Abah Kurang Puas

Kalah di Banten, Ketua PWNU ke Ma'ruf: Kami Malu, Mungkin Abah Kurang Puas

Banten | Sabtu, 27 April 2019 | 19:30 WIB

Terkini

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

×