Klaim Banyak Kecurangan, BPN Prabowo Buka Posko Pengaduan di Batam

Bangun Santoso

Minggu, 28 April 2019 | 08:19 WIB
Klaim Banyak Kecurangan, BPN Prabowo Buka Posko Pengaduan di Batam
Pasangan Capres-Cawapres 02, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. (Suara.com/Muhaimin)

Suara.com - Badan Pemenangan Nasional atau BPN Prabowo - Sandiaga membuka Posko Pengaduan Terpadu Pilpres 2019. Peresmian posko tersebut juga turut dihadiri pengurus dan relawan BPN Kota Batam.

Posko yang terletak di Kantor DPC Gerindra Batam, Ruko Anggrek Sari, Batam Centre ini diresmikan secara langsung oleh Ketua BPN Prabowo - Sandiaga Kota Batam, Iman Sutiawan bersama Direktorat Advokasi dan Hukum BPN Prabowo-Sandi, Yupen Hadi pada Jumat (26/4/2019) sore.

Yupen mengatakan, bahwa keberadaan posko pengaduan terpadu ini bertujuan untuk mengantisipasi adanya tindak kecurangan yang dinilainya di Kepri cukup rawan kecurangan, termasuk Batam.

Selain itu, juga untuk melengkapi keberadaan posko pengaduan yang sudah ada di lebih dari 50 persen kota di Indonesia.

"Banyaknya laporan kecurangan di seluruh Indonesia dan harus diakomodir oleh BPN, jadi dibuatlah posko pengaduan ini agar masyarakat tau kemana harus melapor. Terhitung hari ini, posko pengaduan ini sudah ada di lebih dari 50 persen kota di Indonesia," ujarnya seperti dikutip dari Batamnews.co.id (jaringan Suara.com).

Menurut Jupen, untuk setiap masyarakat atau relawan juga tidak usah takut melapor apabila ada melihat kecurangan, BPN telah menyiapkan kuasa hukum dari dari tim capres nomor urut 02 sebagai pendamping.

"Tapi laporan yang disampaikan harus benar dan bisa dipertanggungjawabkan. Baik itu berupa bukti video maupun foto," katanya.

Sementara Iman Sutiawan menjelaskan posko ini wujud kongkrit melaporkan berbagai indikasi kecurangan, sebelum dan sesudah proses Pemilihan.

“Baik itu temuan dari relawan, kader dan juga masyarakat bukan lagi sekedar penyampaian lisan," kata Iman.

Lanjut Iman, dengan adanya posko pengaduan ini, setiap indikasi kecurangan bisa dipertanggungjawabkan. Dia berjanji pihaknya akan melindungi saksi apabila kabar yang disampaikan benar.

Plt Posko Pengaduan Terpadu Kepri Musrin menambahkan, untuk membuat laporan terkait adanya temuan kecurangan, relawan bisa menghubungi nomor call centre di 085835728792.

"Konsepnya sederhana cukup menyampaikan kejadiannya di mana, buktinya apa, siapa saksinya, kemudian datang ke posko dan mengisi formulir yang sudah disiapkan," ucap Musrin.

Terakhir, meski posko ini berada di Kota Batam, namun cakupannya meliputi seluruh wilayah Provinsi Kepri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Real Count KPU Minggu Pagi: Jokowi 56,37% - Prabowo 43,63%

Update Real Count KPU Minggu Pagi: Jokowi 56,37% - Prabowo 43,63%

News | Minggu, 28 April 2019 | 06:34 WIB

BPN: Meski Prabowo Menang Selisih 10 Persen, Kita Tetap Usut Kecurangan

BPN: Meski Prabowo Menang Selisih 10 Persen, Kita Tetap Usut Kecurangan

News | Sabtu, 27 April 2019 | 21:53 WIB

BPN: Prabowo Menang pun Kami Ungkap Kecurangan Pemilu

BPN: Prabowo Menang pun Kami Ungkap Kecurangan Pemilu

News | Sabtu, 27 April 2019 | 19:53 WIB

Kalah di Banten, Ketua PWNU ke Ma'ruf: Kami Malu, Mungkin Abah Kurang Puas

Kalah di Banten, Ketua PWNU ke Ma'ruf: Kami Malu, Mungkin Abah Kurang Puas

Banten | Sabtu, 27 April 2019 | 19:30 WIB

Keok di Tanah Kelahiran, Ma'ruf: Bukan Kalah tapi Belum Menang

Keok di Tanah Kelahiran, Ma'ruf: Bukan Kalah tapi Belum Menang

News | Sabtu, 27 April 2019 | 19:16 WIB

Terkini

Pigai Minta Tambahan Rp492,9 Miliar untuk Kementerian HAM, DPR Hanya Setujui Rp224,9 Miliar

Pigai Minta Tambahan Rp492,9 Miliar untuk Kementerian HAM, DPR Hanya Setujui Rp224,9 Miliar

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 20:19 WIB

Siapkan Dana Pendidikan Anak Tanpa Cemas, BRI Multiguna Tawarkan Pembiayaan Fleksibel

Siapkan Dana Pendidikan Anak Tanpa Cemas, BRI Multiguna Tawarkan Pembiayaan Fleksibel

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 20:04 WIB

Kadistamhut DKI: Pungli di Pemakaman Jakarta Libatkan RT Hingga RW

Kadistamhut DKI: Pungli di Pemakaman Jakarta Libatkan RT Hingga RW

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 20:02 WIB

Jaminan Sosial PRT Dinilai Masih Lemah, UU PPRT Dikhawatirkan Hanya Jadi Aturan di Atas Kertas

Jaminan Sosial PRT Dinilai Masih Lemah, UU PPRT Dikhawatirkan Hanya Jadi Aturan di Atas Kertas

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 19:57 WIB

Sindikat Perdagangan Daging Kucing Digulung, Ratusan Anabul Berhasil Diselamatkan

Sindikat Perdagangan Daging Kucing Digulung, Ratusan Anabul Berhasil Diselamatkan

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 19:54 WIB

Rekayasa Lalu Lintas Kalibata Kamis Pagi, Hindari Jalan Ini Mulai Pukul 08.00 WIB

Rekayasa Lalu Lintas Kalibata Kamis Pagi, Hindari Jalan Ini Mulai Pukul 08.00 WIB

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 19:51 WIB

Antrean Haji 26 Tahun Masih Kelamaan, Prabowo Perintahkan Pangkas Lagi!

Antrean Haji 26 Tahun Masih Kelamaan, Prabowo Perintahkan Pangkas Lagi!

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 19:46 WIB

Dana Pribadi Prabowo untuk Urusan Negara: Indonesia Demokrasi atau Monarki?

Dana Pribadi Prabowo untuk Urusan Negara: Indonesia Demokrasi atau Monarki?

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42 WIB

Era Jokowi 'Main Halus', Zaman Prabowo 'Lebih Keras': Pakar Kuliti Bedanya

Era Jokowi 'Main Halus', Zaman Prabowo 'Lebih Keras': Pakar Kuliti Bedanya

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 19:39 WIB

Tinggalkan Ganja, BNN Bakal Sulap Petani di Aceh Jadi Pengusaha Kopi Produktif

Tinggalkan Ganja, BNN Bakal Sulap Petani di Aceh Jadi Pengusaha Kopi Produktif

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 19:31 WIB