Sebut Jokowi Luluskan Sensor Film Homo, Tengku Zul Diskakmat Sutradara

Rendy Adrikni Sadikin | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Rabu, 01 Mei 2019 | 13:42 WIB
Sebut Jokowi Luluskan Sensor Film Homo, Tengku Zul Diskakmat Sutradara
Wasekjen Bidang Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI Tengku Zulkarnain (Twitter)

Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain menyindir rezim di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo yang meluluskan sensor film homo. Namun, cibiran pria yang kerap disapa Tengku Zul ini justru mendapat balasan telak dari sutradara Iman Brotoseno.

Melalui akun Twitter Tengku Zul yakni @ustadtengkuzul, Tengku Zul berkicau masa kemerdekaan Indonesia yang telah menginjak usia 73 tahun namun baru pada masa kepemimpinan Jokowi film bernuansa homo lulus sensor. Film yang dimaksud adalah film berjudul Kucumbu Tubuh Indahku yang menjuai kecaman hingga dicekal di beberapa daerah.

"73 tahun merdeka 7 presiden memerintah NKRI belum pernah film homo lulus sensor. Baru di era ini. Paham kalian mengapa para ulama yang lurus turun gunung saat Pemilu kemarin?" kata Tengku Zul seperti dikutip Suara.com, Rabu (1/5/2019).

Tengku Zul pun menuding bila melegalkan homo di Indonesia pun bisa saja terjadi. Menurutnya, hal tersebut dapat dilihat dari sikap Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

"Omong kosong homo tidak dilegalkan. Menagnya saja bilang mesti dirangkul. Ya Allah rusaknya zaman ini," ungkap Tengku Zul.

Pernyataan Tengku Zul ini pun ternyata mendapatkan respons dari sutradara Iman Brotoseno. Sutradara film 3 Srikandi ini pun menyebutkan sederet judul film homo yang pernah diluluskan sensor selama masa kemerdekaan Indonesia.

"Zaman orba ada film 'Istana Kecantikan', 'Akulah Vivian', 'Betty Bencong Slebor'. Setelah reformasi ada Arisan (Rachel Maryam juga main disini), 'Lovely Man' dll banyak," balas Iman Brotoseno.

Balasan dari Iman Brotoseno pun mendapatkan beragam respons dari warganet. Banyak warganet yang kembali mengingatkan Tengku Zul mengenai film-film panas yang pernah tayang bebas di layar kaca Indonesia jauh sebelum Jokowi memimpin Indonesia.

"Pada pura-pura lupa. Dulu tenar banget tahun 90-an film semi esek-esek. Feby Lawrence, Sally Marcelina, Ibra Azhari, sampai Inneke Koesherawaty," ujar @eworahmadi.

"73 tahun merdeka 7 presiden memerintah NKRI belum pernah tupai di kartun diblur," ungkap @ryotanama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Berwacana Pindahkan Ibu Kota, Sandiaga: Harus Ada Referendum

Jokowi Berwacana Pindahkan Ibu Kota, Sandiaga: Harus Ada Referendum

News | Selasa, 30 April 2019 | 18:09 WIB

Ditawari Bubuhkan Nama Ayah Seperti Anak Presiden Lain, Ini Reaksi Gibran

Ditawari Bubuhkan Nama Ayah Seperti Anak Presiden Lain, Ini Reaksi Gibran

News | Selasa, 30 April 2019 | 16:47 WIB

Setuju Ibu Kota Dipindah, Grace Natalie: Jakarta Sudah Over Crowded Banget

Setuju Ibu Kota Dipindah, Grace Natalie: Jakarta Sudah Over Crowded Banget

News | Selasa, 30 April 2019 | 15:18 WIB

Terkini

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB