Dinilai Tak Beri Fadli Zon Hak Jawab, Maruarar Sirait Ditegur Host CDK

Rendy Adrikni Sadikin, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Rabu, 01 Mei 2019 | 14:58 WIB
Dinilai Tak Beri Fadli Zon Hak Jawab, Maruarar Sirait Ditegur Host CDK
Maruarar Sirait dan Fadli ZOn - (YouTube/tvOneNews)

Suara.com - Juru Kampanye Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Maruarar Sirait dan Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Fadli Zon terlibat debat panas dalam program Catatan Demokrasi Kita (CDK) di tvOne pada Selasa (30/4/2019) kemarin.

Sang pemandu acara, Andromeda Mercury, sampai ditegur Maruarar Sirait, dan kemudian menegur balik politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu, saat tidak memberi kesempatan menjawab untuk Fadli Zon.

Topik yang diangkat kala itu adalah "Benarkah Pemilih 02 Islam Garis Keras?" Namun, saat berdebat, Maruarar Sirait dan Fadli Zon tengah membahas quick count dan real count Pilpres 2019, yang diduga mengandung kecurangan.

"Pak Fadli sama saya pasti beda pendapat. Dia enggak percaya, Jokowi itu yang paling baik, benar, buat Indonesia. Saya juga enggak percaya, Prabowo itu yang paling benar dan tepat buat Indonesia. Makanya saya pilih Jokowi," kata Maruarar Sirait.

"Dia enggak percaya quick count itu tepat dan akurat dan ilmiah, kan begitu. Saya percaya," lanjutnya.

Kemudian Fadli Zon menyela, "Saya bilang bukan quick count-nya. Saya enggak percaya penyelenggara quick count-nya."

Maruarar Sirait lalu menanyakan, apakah Fadli Zon percaya pada output-nya, dan dijawab 'tidak'. Kemudian, saat Fadli Zon hendak memberi penjelasan lebih lanjut, Maruarar Sirait tak mengizinkan karena saat itu adalah gilirannya untuk berbicara, dan Fadli Zon mengikuti.

"Okay, gantian dong. Saya percaya, penyelenggaranya saya percaya, output-nya saya percaya, jadi kita enggak bisa debat lagi. Nanti kita lihat lagi," ujarnya.

Fadli Zon lalu menyela lagi dengan menanyakan penjelasan dari Maruarar Sirait soal hasil penghitungan suara di Bengkulu, yang datanya dinilai tak sesuai oleh BPN. Namun, Maruarar Sirait tidak menanggapinya.

baca juga

"Kita lihat output-nya nanti. Ada real count, ada quick count. Ya kan? Tadi saya katakan, saya percaya dengan real count..." ujar Maruarar Sirait.

"Nah bagaimana menjelaskan Bengkulu, misalnya? Bengkulu kan real count-nya 100 persen. Bukan, di Bengkulu sudah 100 persen, bedanya bisa 11 persen," tandas Fadli Zon lagi.

Maruarar Sirait menjawab, "Kita hasil akhir..." Lalu ia kembali didesak Fadli Zon untuk memberi tanggapan yang jelas tentang ketidaksesuaian data penghitungan suara di Bengkulu.

"Saya enggak mau bahas satu provinsi. Saya bahas satu Indonesia," jawab Maruarar Sirait.

Kemudian keduanya kembali berbicara secara bersamaan. Fadli Zon mengatakan bahwa quick count bisa saja gagal karena sengaja dikondisikan, sedangkan Maruarar Sirait membantah Fadli Zon, hingga kemudian ia kewalahan dan meminta Andromeda Mercury untuk bertindak tegas sebagai pembawa acara.

"Boleh gantian enggak? Tadi saya enggak nyela," tanyanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Petuah Habibie ke Jokowi dan Prabowo: Jangan Pecah Bangsa karena Pemilu

Petuah Habibie ke Jokowi dan Prabowo: Jangan Pecah Bangsa karena Pemilu

News | Rabu, 01 Mei 2019 | 14:34 WIB

KPU Jayawijaya Jemput Paksa Logistik Pemilu ke Distrik

KPU Jayawijaya Jemput Paksa Logistik Pemilu ke Distrik

News | Rabu, 01 Mei 2019 | 13:42 WIB

Dahlan Iskan, Mahfud MD sampai Istri Gus Dur Bertemu Habibie

Dahlan Iskan, Mahfud MD sampai Istri Gus Dur Bertemu Habibie

News | Rabu, 01 Mei 2019 | 13:20 WIB

Presiden KSPI Sebut Prabowo Subianto, Massa Buruh Teriak Presiden Indonesia

Presiden KSPI Sebut Prabowo Subianto, Massa Buruh Teriak Presiden Indonesia

News | Rabu, 01 Mei 2019 | 13:19 WIB

Bachtiar Nasir: Rekomendasi Ijtima Ulama III Jadi Alternatif Fatwa MUI

Bachtiar Nasir: Rekomendasi Ijtima Ulama III Jadi Alternatif Fatwa MUI

News | Rabu, 01 Mei 2019 | 12:47 WIB

Terkini

Menjawab Kritik Polisi Bahasa: Mengapa Kita Harus Berhenti Menganggap Bahasa Sedang Rusak

Menjawab Kritik Polisi Bahasa: Mengapa Kita Harus Berhenti Menganggap Bahasa Sedang Rusak

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Kejurnas Catur ke-51 Digelar di Banten, PB Percasi Punya Misi Besar

Kejurnas Catur ke-51 Digelar di Banten, PB Percasi Punya Misi Besar

Sport | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:56 WIB

PLN Perkuat Layanan Kelistrikan Terintegrasi untuk Rumah Tangga hingga Pelaku Usaha

PLN Perkuat Layanan Kelistrikan Terintegrasi untuk Rumah Tangga hingga Pelaku Usaha

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:56 WIB

Ungguli Prabowo di Survei, KDM Berpeluang Balik Golkar dan Duet Bareng Gibran di 2029

Ungguli Prabowo di Survei, KDM Berpeluang Balik Golkar dan Duet Bareng Gibran di 2029

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:54 WIB

Bahasa Campuran Bukan Sekadar Tren: Multibahasa Menjadi Tuntutan Hidup

Bahasa Campuran Bukan Sekadar Tren: Multibahasa Menjadi Tuntutan Hidup

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Terungkap Dugaan Praktik Mucikari di Padang, Satu Pria Dibawa ke Polda

Terungkap Dugaan Praktik Mucikari di Padang, Satu Pria Dibawa ke Polda

Sumbar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:49 WIB

Kilang Balikpapan Hampir Rampung, Impor Bensin RI Berpotensi Turun Separuh

Kilang Balikpapan Hampir Rampung, Impor Bensin RI Berpotensi Turun Separuh

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:48 WIB

Ketegasan Sanksi Karhutla: Izin Dicabut, Lahannya Mau Dibiarkan Terbakar?

Ketegasan Sanksi Karhutla: Izin Dicabut, Lahannya Mau Dibiarkan Terbakar?

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:43 WIB

Apresiasi Tiga Pekerja, Pertamina Dorong Pengabdian dan Pelayanan yang Lebih Baik

Apresiasi Tiga Pekerja, Pertamina Dorong Pengabdian dan Pelayanan yang Lebih Baik

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:39 WIB

Luncurkan Teras Pelajar Sumut Berkah, Gubsu Bobby Siapkan Ruang Kreativitas-Pengembangan Bakat Siswa

Luncurkan Teras Pelajar Sumut Berkah, Gubsu Bobby Siapkan Ruang Kreativitas-Pengembangan Bakat Siswa

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:36 WIB

×