Polisi Bubar Paksa Aksi May Day di Sukoharjo, Atribut Demo Buruh Dirampas

Pebriansyah Ariefana, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 02 Mei 2019 | 14:53 WIB
Polisi Bubar Paksa Aksi May Day di Sukoharjo, Atribut Demo Buruh Dirampas
Ilustrasi Demo buruh. (Antara)

Suara.com - Aksi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Rabu (1/5/2019) lalu di Sukoharjo, Solo dibatalkan kepolisian. Polisi menyita atribut aksi dari massa Serikat Pekerja Listrik Area Solo Raya (Splas) yang tergabung dalam Federasi Serikat Buruh Kerakyatan (Serbuk) sebelum aksi dimulai.

Sekretaris Jendral (Sekjen) Serbuk, Hamid istakhori mengatakan, awalnya, satu hari sebelum aksi atau Selasa (30/4/2019) Kasat intel Polres Sukoharjo, AKP Muhammad H Kholid bertemu dengan Sekretaris Splas, Tri Joko Susilo. Polres Sukoharjo disebut Hamid meminta untuk berkoordinasi jelang May Day 2019.

Namun saat pertemuan, ternyata massa Splas diminta untuk membatalkan aksinya. Dalam pertemuan itu, Kholid menyampaikan empat hal. Pertama karena 1 Mei adalah libur Nasional, jadi tidak diizinkan melakukan aksi. Kedua, Surat Tanda Pemberitahuan (STP) aksi harus disampaikan ke Polda Jawa Tengah.

Ketiga, Pemda Sukoharjo dan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) sudah mengadakan acara May Day dan massa aksi diminta bergabung di acara itu. Keempat, aksi melanggar kearifan lokal karena dianggap Kholid membuat suasana tidak kondusif.

"Ada empat hal yang dipenuhi atau keberatan agar memberikan surat tanda terima pemberitahuan aksi," ujar Hamid di kantor YLBHI, Menteng, Jakarta Pusat (2/5/2019).

Setelah mendapat syarat tersebut, Hamid mengaku sempat tidak menggubris dan tetap mengadakan aksi. Menurut Hamid, aksi tetap dilakukan karena untuk melakukan aksi tidak perlu surat izin dan pihaknya sudah menyampaikan pemberitahuan.

Lalu pada hari aksi, Rabu (1/5/2019), Hamid mengatakan Kholid berpesan agar aksi di Sukoharjo berlangsung tertib. Namun saat massa sudah berkumpul pukul 09.30 WIB, polisi justru datang untuk membubarkan massa aksi.

Bahkan Kepolisian disebut Hamid menyita atribut aksi. Karena tidak ingin membuat keributan, Hamid menginstruksikan untuk tidak melawan dan tetap berkumpul di lokasi aksi.

"Teman-teman mempertahankan (atribut aksi) tentu. Karena kita menginstruksikan untuk tidak terprovokasi, agar tidak terjadi keributan tapi terus berkoordinasi," kata Hamid.

baca juga

Akhirnya Hamid menyebut Kepolisian mengembalikan atribut aksi sekitar pukul 15.00 ketika aksi sudah tidak mungkin dilanjutkan. Hamid menyebut akan menindaklanjuti bersama YLBHI menyurati Kapolri, Kapolda Jawa Tengah, dan Polres Sukoharjo.

"Saya sama YLBHI mau koordinasi protes mengirimkan surat ke Kapolri, Kapolda, dan tentu ke Kapolresnya," pungkas Hamid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapolri: Anarko Sindikalisme Kelompok Internasional, Berlambang A

Kapolri: Anarko Sindikalisme Kelompok Internasional, Berlambang A

News | Kamis, 02 Mei 2019 | 14:27 WIB

PT Transjakarta Laporkan Aksi Perusakan Saat May Day ke Polda Metro Jaya

PT Transjakarta Laporkan Aksi Perusakan Saat May Day ke Polda Metro Jaya

News | Kamis, 02 Mei 2019 | 12:39 WIB

May Day di Bandung Diwarnai Aksi Vandalisme, Ini Kata Ridwan Kamil

May Day di Bandung Diwarnai Aksi Vandalisme, Ini Kata Ridwan Kamil

Jabar | Kamis, 02 Mei 2019 | 11:55 WIB

Anies Minta Polisi Usut Pelaku Vandalisme di Jakarta saat Hari Buruh

Anies Minta Polisi Usut Pelaku Vandalisme di Jakarta saat Hari Buruh

News | Kamis, 02 Mei 2019 | 11:12 WIB

Jokowi Pamer Gambar Bawa Gembolan Perkakas, Demokrat: Mau Pulang ke Solo?

Jokowi Pamer Gambar Bawa Gembolan Perkakas, Demokrat: Mau Pulang ke Solo?

News | Kamis, 02 Mei 2019 | 10:28 WIB

Terkini

Bahasa Kita bukan NPC!

Bahasa Kita bukan NPC!

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Kenapa Nita Gunawan Operasi Wajah sampai ke Shanghai? Ini Alasannya

Kenapa Nita Gunawan Operasi Wajah sampai ke Shanghai? Ini Alasannya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?

Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:45 WIB

3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya

3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Siap Berangkat Demo ke Bundaran HI, Emak-emak Sampai Mahasiswa Menyemut di UI

Siap Berangkat Demo ke Bundaran HI, Emak-emak Sampai Mahasiswa Menyemut di UI

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:40 WIB

IHSG Terus Merosot, Rp6 Kuadriliun Nilai Kapitalisasi Pasar Menguap

IHSG Terus Merosot, Rp6 Kuadriliun Nilai Kapitalisasi Pasar Menguap

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:39 WIB

Lowongan Cleaning Service DJP Viral, Calon Pekerja Harus Jadi Seperti 'Avatar'

Lowongan Cleaning Service DJP Viral, Calon Pekerja Harus Jadi Seperti 'Avatar'

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:38 WIB

Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri

Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri

Batam | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:36 WIB

Kawal Aksi Hari Sumpah Pemuda di Yogyakarta, Polisi Siapkan Pengalihan Arus Situasional

Kawal Aksi Hari Sumpah Pemuda di Yogyakarta, Polisi Siapkan Pengalihan Arus Situasional

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:36 WIB

Menlu Singapura Mendadak Datang Minta Waktu Bertemu, Prabowo Siap Terima Sore Ini

Menlu Singapura Mendadak Datang Minta Waktu Bertemu, Prabowo Siap Terima Sore Ini

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:36 WIB

×